ASPEK.ID, JAKARTA – Bank Indonesia atau BI mencatat aliran modal asing keluar dari ke Indonesia sebesar Rp 990 miliar berdasarkan data transaksi 22 hingga 25 Maret 2021.
“Berdasarkan data transaksi 22 – 25 Maret 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp0,99 triliun, dengan jual neto di pasar SBN sebesar Rp0,26 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp0,73 triliun,” sebut Bank Indonesia.
Premi CDS Indonesia 5 tahun naik ke 86,49 bps per 25 Maret 2021 dari 73,56 bps per 19 Maret 2021.
Data setelmen selama 2021 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto sebesar Rp9,32 triliun.
Sementara itu, Rupiah ditutup pada level (bid) Rp14.420 per dolar AS. Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun turun ke level 6,69%. DXY menguat ke level 92,85 dan Yield UST (US Treasury) Note[2] 10 tahun turun ke level 1,633%














