ASPEK.ID, JAKARTA – Bos Air Asia, Tony Fernandes mengatakan bahwa industri penerbangan sangat terpukul saat ini akibat dampak wabah virus Corona atau Covid-19.
AirAsia sendiri telah menghentikan seluruh layanan penerbangannya untuk sementara waktu mulai 1 April 2020, baik untuk rute internasional maupun domestik.
Untuk rute domestik, AirAsia akan menangguhkan layanan penerbangan hingga 21 April 2020 sedangkan rute internasional, kebijakan ini berlaku untuk waktu yang lebih lama, yakni hingga 17 Mei 2020.
“Tidak ada pendapatan yang masuk untuk sementara, 96 persen armada kami tidak terbang, dan kami masih memiliki komitmen finansial yang harus dipenuhi, seperti pemasok bahan bakar dan agen penyewaan pesawat,” kata Tony Fernandes dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4).
Tony mengatakan perseroan menempuh segala upaya yang dimungkinkan untuk mengurangi beban selama periode ini, agar dapat kembali pulih secepatnya.
Air Asia, kata dia, merupakan satu dari segelintir maskapai di dunia yang masih tetap mempertahankan seluruh stafnya.
AirAsia adalah sebuah keluarga besar dan ada puluhan ribu Allstars (karyawan) yang bergantung pada bisnis untuk keberlangsungan hidup dan kesejahteraan keluarga mereka.
Namun, Tony menjamin bahwa AirAsia kuat dan tetap berfokus pada masa depan dan melayani seluruh pelanggan seperti sedia kala.
“Saya memohon maaf dengan setulus hati jika banyak rencana perjalanan yang terdampak,”ujar Tony.























