• Latest
  • Trending
Harga Kopi Arabica Gayo Stabil

Enam Faedah Ngopi Saat Pagi Bagi Tubuh

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Melorot Tipis, Simak Daftar Lengkapnya Hari Ini

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Dolar AS Makin Perkasa, Pagi Ini Nyaris Sentuh Rp 17.900

Diteriaki Menteri Pembohong, Mentan Curhat ke Jokowi

Amran: Pegawai Pertanian yang Ditembak di Papua, Anaknya Dapat Beasiswa dan Diterima Kerja di Bulog

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

Update KM Virgo: 34 Penyelam Diterjunkan Cari 120 Korban yang Masih Hilang

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Hoaks Purbaya Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China

Singapore Airlines Dilarang Masuk Hongkong

20 Maskapai Terbaik Dunia 2026

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

BPKH Kelola Dana Haji Rp 184 Triliun, 70% di Sukuk Negara

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Ketua Periklindo Curhat di DPR: Mobil & Motor Listrik Dilarang Naik Kapal Laut

Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al Madani Wafat

Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al Madani Wafat

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Loyo di Akhir Perdagangan, 354 Saham Ditutup Melemah

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Resmi Terbitkan Aturan Demutualisasi BEI

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Eks Bupati Pati Sudewo Dituntut Penjara 8,5 Tahun

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Enam Faedah Ngopi Saat Pagi Bagi Tubuh

by Aspek
Agustus 3, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Harga Kopi Arabica Gayo Stabil

Ilustrasi kopi Arabica Gayo di The Atjeh Connection Resto and Coffee. [Foto: Azwar Ipank/Aspek.id]

Dilansir laman Very Well Health, Senin (3/8/2026), berikut enam hal yang dapat terjadi pada tubuh saat minum kopi pada pagi hari:

1. Memberi dorongan energi

BacaJuga

Harga Emas Antam Melorot Tipis, Simak Daftar Lengkapnya Hari Ini

Dolar AS Makin Perkasa, Pagi Ini Nyaris Sentuh Rp 17.900

Amran: Pegawai Pertanian yang Ditembak di Papua, Anaknya Dapat Beasiswa dan Diterima Kerja di Bulog

Update KM Virgo: 34 Penyelam Diterjunkan Cari 120 Korban yang Masih Hilang

Hoaks Purbaya Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China

20 Maskapai Terbaik Dunia 2026

Satu cangkir kopi hitam standar mengandung hingga 250 miligram kafein. Sebagai zat stimulan, kafein bekerja pada sistem saraf dan otak sehingga membuat tubuh terasa lebih segar, meningkatkan konsentrasi, dan mengurangi rasa lelah.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan kemampuan fisik dan performa saat berolahraga. Meski demikian, efek tersebut tidak berlangsung lama. Peningkatan energi umumnya mulai terasa sekitar satu jam setelah mengonsumsi kopi dan dapat bertahan selama empat hingga enam jam.

2. Meningkatkan kadar hormon kortisol

Kafein memengaruhi hormon dalam sistem saraf. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi yang mengandung sekitar 80-120 miligram kafein sudah dapat memicu peningkatan kadar kortisol secara signifikan. Kortisol merupakan salah satu hormon utama yang berperan dalam respons tubuh terhadap stres.

Peningkatan kadar kortisol ini bersifat sementara karena hormon tersebut memang mengalami fluktuasi alami sepanjang hari. Efeknya juga cenderung lebih jelas dirasakan oleh orang yang tidak terbiasa mengonsumsi kopi secara rutin.

3. Memengaruhi sistem pencernaan

Kopi pada pagi hari turut memberikan dampak pada sistem pencernaan. Kafein memiliki efek sebagai pencahar alami yang merangsang pergerakan usus.

Apabila diminum setelah sarapan, kopi dapat membantu merangsang proses pencernaan dan memicu buang air besar dalam waktu singkat. Efek ini dapat membantu orang yang sesekali mengalami sembelit ringan.

Di sisi lain, kopi juga bersifat asam sehingga dapat merangsang produksi asam lambung. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat menyebabkan sakit perut, nyeri ulu hati (heartburn), perut kembung, gas berlebih, hingga iritasi pada lapisan lambung.

4. Menghambat penyerapan sejumlah nutrisi

Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat mengganggu penyerapan beberapa nutrisi penting, seperti kalsium, zat besi, magnesium, dan vitamin D. Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi berkaitan dengan kadar vitamin D yang lebih rendah. Salah satu dugaan penyebabnya adalah proses metabolisme kafein di dalam tubuh.

Meski demikian, konsumsi kopi dalam jumlah sedang umumnya tidak memberikan dampak berarti bagi orang yang memiliki kadar nutrisi seimbang. Para ahli menyarankan agar orang yang berisiko mengalami kekurangan vitamin atau mengonsumsi suplemen, seperti vitamin D dan kalsium, mengatur waktu konsumsi suplemen tersebut agar tidak bersamaan dengan minum kopi.

5. Picu kenaikan tekanan darah sementara

Karena bersifat stimulan, kafein dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara waktu, terutama pada orang yang jarang mengonsumsi kopi. Saat sistem saraf pusat dirangsang oleh kafein, tubuh merespons dengan menyempitkan pembuluh darah. Respons tersebut menyebabkan detak jantung meningkat, yang kemudian diikuti dengan kenaikan tekanan darah.

Meski efeknya bersifat sementara, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara rutin justru dapat membantu menurunkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi. Penderita hipertensi tetap disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai batas konsumsi kopi yang aman.

6. Meningkatkan kadar gula darah

Minum kopi sebelum sarapan juga dapat memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap kadar gula darah dan sensitivitas insulin. Ketika kafein merangsang sistem saraf untuk melepaskan hormon, tubuh turut melepaskan glukosa yang tersimpan ke dalam aliran darah. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang bersifat sementara.

Respons insulin setiap orang dapat berbeda-beda karena dipengaruhi berbagai faktor, seperti genetika, metabolisme, dan kondisi tubuh masing-masing. Di sisi lain, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang dalam jangka panjang berpotensi mendukung kesehatan metabolisme.

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Masyarakat Pilih Bawa Tumbler Dapat Potongan Harga Kopi

Jakarta - Membawa tumbler untuk mengisi ulang air minum kini semakin lazim ditemui. Di berbagai gerai kopi, semakin banyak konsumen...

Peneliti Kenalkan Kopi Liberika untuk Model UMKM Hijau

Meulaboh – Dosen Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar (UTU) Dedy Darmansyah, S.P., M.Si., menjadi sosok di balik transformasi...

Harga Kopi Arabica Gayo Stabil

Berhenti Minum Kopi Jika Alami 3 Gejala Ini

Kopi dikenal karena manfaatnya untuk membantu meningkatkan fokus dan meningkatkan tingkat energi. Penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan kopi bisa menurunkan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In