• Latest
  • Trending
Pertamina  Layani Banker Rendah Sulfur di Cilacap

Pertamina Siapkan Rp22 Triliun Beli Kapal

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

Eks Dirut PT PGN Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Jual Beli Gas

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Waka Komisi V DPR Usul Bentuk Lembaga ‘Superbody’ Khusus Tangani Bencana

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Ditutup Menguat 1,68% ke Level 6.501, Mayoritas Saham Menghijau

PLN:  2030 ada 10 Ribu Bus Listrik di Jakarta

Pramono Bidik 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal di Jakarta pada 2030

KPK Ungkap Dugaan Uang Pengkondisian Pansus Haji, DPR Klaim Tak Tahu

Ketua Komisi VIII DPR Kritik Usulan Ongkos Haji 2027 Rp 107 Juta

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Karhutla Mengancam Kalimantan, BNPB Temukan 1.487 Hotspot dari Pantauan Satelit

Mahkamah Agung Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

MA Keluarkan Aturan Baru, Putusan Bebas Tak Boleh Dikasasi

Sambut Imlek, Antam Luncurkan ‘Emas Kerbau Logam’

Orang RI Simpan 1.800 Ton Emas di Rumah Senilai Rp 4.460 T

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Wapres Gibran ke NTT Ajak Mahasiswa

Harga LPG Non Subsidi Naik Mulai 18 April 2026, Ini Rinciannya

Pertamina Gandeng Kejagung Kawal Transparansi Pengadaan Impor BBM Hingga LPG

6 Jet Tempur F-16 Milik AS Latihan Bersama TNI AU

Bandara Kertajati Disiapkan Jadi Pangkalan Pesawat Tempur TNI AU

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

KPK Sita Aset Rp150 M di Kasus Imigrasi Silmy Karim, Ada Tanah hingga Kendaraan

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pertamina Siapkan Rp22 Triliun Beli Kapal

by Aspek
Desember 29, 2021
in BUMN
Pertamina  Layani Banker Rendah Sulfur di Cilacap

Ilustrasi, armada kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) berkapasitas 2 juta barel milik PT Pertamina International Shipping.

PT Pertamina International Shipping bakal mengucurkan investasi hingga US$1,6 miliar atau setara dengan Rp22,4 triliun untuk mendatangkan kapal-kapal baru yang akan digunakan untuk masuk ke bisnis yang lebih hijau dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.

Direktur Utama Pertamina International Shipping (PIS) Erry Widiastono mengatakan bahwa bisnis perkapalan ke depannya akan lebih mengarah kepada program-program yang mendukung dekarbonisasi.

Dia menuturkan, pihaknya telah mengantisipasi perkembangan itu dengan mengarahkan bisnisnya ke kapal yang lebih ramah lingkungan.

BacaJuga

Garuda Uji Coba Internet Ngebut, Penumpang Bisa Video Call di Udara

Dony Oskaria: BUMN Karya: Utang Banyak, Anak Usaha Bermasalah

Garuda Jelaskan Alasan Direktur Niaga Garuda Diberhentikan

60% Saham Kereta Cepat Bakal Diambil Kemenkeu, Bagaimana Nasib PT PSBI?

Citilink Buka Rute Baru dari Bandung ke Lima Kota Besar Mulai Minggu ini

PLN Siapkan 5 Lapis Pengamanan Listrik di Istana Negara

Erry menjelaskan, ke depannya pihaknya akan lebih menangkap peluang untuk mengangkut kargo-kargo yang lebih ramah lingkungan, seperti gas dan biofuel.

“Kami sudah buat roadmap untuk investasi sendiri, di mana investasi yang dibutuhkan PIS sampai dengan 2030 itu kami perkirakan sekitar US$1,5 miliar hingga US$1,6 miliar, ini mencakup konsentrasi kami terhadap kapal-kapal yang lebih green,” katanya dalam webinar yang digelar pada Selasa (28/12/2021).

Pertamina International Shipping berencana menambah setidaknya 69 unit kapal dengan cara akuisisi maupun new build.

Dengan tambahan itu, maka jumlah armada kapal perseroan akan menjadi 164 unit dari total yang ada saat ini 95 unit.

Direktur Pengembangan Bisnis Pertamina International Shipping Wisnu Medan Santoso menjelaskan, pihaknya menargetkan untuk mencapai pendapatan lebih dari US$4 miliar pada 2027.

Untuk itu, peningkatan jumlah kapal milik tanker diharapkan bisa meningkatkan kemampuan perseroan dalam mendistribusikan kargo yang saat ini berada pada angka 125 juta ton per tahun menjadi 180 juta ton per tahun.

Selain itu, Pertamina International Shipping berencana untuk memperluas segmentasi jenis produk yang dapat didistribusikan.

Segmentasi yang sebelumnya hanya crude, clean petroleum product, dan LPG, kata dia, ke depannya akan merambah ke segmen dimethyl ether (DME), petrochemicals, dan dry bulk.

Segmen green cargo yang terdiri atas LNG maupun biodiesel juga telah masuk ke dalam roadmap dalam pengembangan jenis kargo masa depan, serta mengemban amanat stakeholders dalam peningkatan aspek ESG perusahaan.

“Penambahan rantai bisnis sejak selesai proses transformasi, dari yang sebelumnya hanya bisnis shipping dan marine business menjadi shipping, marine, logistics, and port business merupakan modal besar bagi PIS, sehingga diperlukan rencana strategis untuk mencapai aspirasi tersebut, salah satunya adalah penambahan jumlah armada kapal milik, dan hal ini dapat dicapai dengan tersedianya alokasi capital expenditure sesuai perencanaan,” jelasnya.

Komentar
Share60Tweet38SendShareShare11Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PIS-PGN Bersinergi Tingkatkan Utilisasi LNG Domestik

Pertamina International Shipping Bidik Eropa Usai Asia Pasifik

PT Pertamina International Shipping (PIS) berencana melanjutkan ekspansinya ke Eropa setelah mengembangkan bisnis di wilayah Asia Pasifik. Direktur Utama PIS...

Pertamina  Layani Banker Rendah Sulfur di Cilacap

Pertamina International Shipping Operasikan FSO Hingga 2031

PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan operasional kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Abherka telah diperpanjang hingga tahun 2031 untuk...

Pertamina  Layani Banker Rendah Sulfur di Cilacap

Pertamina Beli 69 Kapal Baru, Rogoh US$3 Miliar

PT Pertamina International Shipping (PIS) menyediakan angkutan gas dan jenis-jenis kapal lainnya yang siap menyalurkan kargo energi lebih hijau. CEO...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In