ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perombakan direksi PT Pos Indonesia. Kamis 24 September 2020.
Dalam putusan Kementerian BUMN yang diterima redaksi, Faizal Rochmad Djomadi diangkat sebagai Direktur Utama untuk memimpin PT Pos Indonesia.
Kemudian Direktur SDM dan Umum dijabat Tonggo Marbun, Direktur Keuangan dijabat Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman dan Direktur Kelembagaan dipercayakan untuk Nezar Patria serta Hariadi sebagai Direktur Kurir dan Logistik.
Berikut sosok enam punggawa baru PT Pos Indonesia yang baru:
1. Faizal Rochmad Djomadi
Faizal Rochmad Djoemadi pernah menjabat sebagai Direktur Digital Business Telkom sebelum digantikan oleh pendiri Bukalapak, Muhammad Fajrin Rasyid dalam RUPS Tahunan Telkom pada Juni 2020.
Sebelumnya Faizal Rochmad juga pernah memimpin Telekomunikasi Indonesia International atau lebih dikenal dengan nama Telin, anak perusahaan BUMN Telkom yang fokus pada pengembangan lini bisnis di luar negeri.
2. Tonggo Marbun
Tonggo Marbun sebelumnya menjabat sebagai Senior Vice President Human Capital Engagement di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Ia juga pernah menjabat sebagai Regional Operation Head Sulawesi & Maluku.
3. Endy Pattia Rahmadi Abdurahman
Endy Pattia merupakan Komisaris Independenden PT Zurich, Ex Chief Executive Officer di Bank Muamalat Indonesia Tbk selama tiga tahun.
4. Nezar Patria
Nezar merupakan putra kelahiran Sigli, Aceh, 5 Oktober 1970, ia merupakan Pemimpin Redaksi Jakarta Post dan juga pernah menjadi wartawan Tempo.
5. Hariadi Budi Santoso Sukamdani
Hariadi merupakan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia bidang Moneter, Fiskal dan Kebijakan Publik, Presiden Komisaris PT Hotel Sahid Jaya International Tbk.
Dia adalah lulusan Fakultas Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Magister Manajemen Universitas Indonesia, Hariadi mengawali karirnya sebagai Direktur Utama PT Sahid Detolin Textile pada tahun 1992.
6. Charles Sitorus
Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Komersial di PT Pos Indonesia.
Charles menyelesaikan S1-nya di Institut Pertanian Bogor Fakultas Teknologi Pertanian, Jurusan Teknologi Industri Pertanian.
Sebelum berlabuh di Pos Indonesia telah malang melintang di beberpa perusahaaan telekomunikasi terkemuka.
Terakhir sebelum meduduki jabatan direktur di Pos Indonesia, Chales menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) selama satu tahun pada saat yang sama sejak tahun 2013 sebagai Direktur Pengembangan, PD. Pembangunan Sarana Jaya.
Ia juga pernah berkerja di PT. Bakrie Telekom kemudian ke PT. Smart Telecom sebagai Direktur Sales.












