ASPEK.ID, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera melakukan langkah antisipasi terhadap penyebaran hantavirus di Indonesia. Ia mengingatkan agar penanganan virus tersebut tidak dianggap sepele hingga berujung meluas seperti pandemi COVID-19.
“Terkait dengan virus hantavirus, semua stakeholder sebaiknya untuk mengantisipasi dan melakukan mitigasi jangan sampai kemudian nanti menganggap hal ini hal yang tidak perlu diantisipasi dan dimitigasi, kemudian menjadi luas dan melebar dan terjadi hal yang tidak diinginkan dan menjadi seperti yang terjadi waktu terjadi di COVID,” kata Puan usai rapat paripurna di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5).
Puan menilai langkah pencegahan harus dilakukan sejak awal, termasuk memperketat pengawasan di pintu masuk Indonesia. Menurutnya, antisipasi dini penting untuk menekan potensi penyebaran virus.
“Jadi apa pun hal-hal yang kemudian virus-virus yang nantinya bisa meluas dan melebar atau, apa, tercemar dengan mudah, ya sebaiknya sudah diantisipasi dari awal. Pintu-pintu yang memang harus dicegah ya sebaiknya dicegah sehingga jangan sampai meluas tanpa diantisipasi,” ujarnya.
Ia juga mengatakan DPR akan meminta penjelasan dari pihak terkait mengenai langkah penanganan dan pencegahan hantavirus di Indonesia. Pembahasan itu akan dilakukan melalui komisi yang membidangi sektor kesehatan.
“Karena hari ini baru pembukaan sidang di DPR, nanti tentu saja komisi yang terkait kami akan minta untuk meminta penjelasan dari stakeholder yang terkait untuk melakukan pencegahan-pencegahan atau antisipasi terkait dengan hal tersebut,” tutur Puan.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengungkap kasus hantavirus yang ditemukan di Indonesia didominasi tipe HFRS atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome yang menyerang ginjal. Hingga kini tercatat 23 kasus terkonfirmasi yang tersebar di sembilan provinsi. []























