• Latest
  • Trending
Awal Tahun, Penjualan Mobil Turun 2,6 Persen

Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Baru Semester I Capai 167.774 Unit

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Naikkan Usia Pensiun Hingga Umur 70 Tahun

Wapres Gibran Tinjau  Pendangkalan Sungai di Cilacap

Wapres Gibran Tinjau Pendangkalan Sungai di Cilacap

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Jadi Harapan Bagi 45 Ribu Anak Jalanan

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Singapura Akan Gugat RI Bila Ada Pelanggaran Kontrak Gas

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

22 Napi Tipikor Berpotensi Bebas, Ada OC Kaligis, Setnov hingga Sejumlah Kepala Daerah

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Tercantum di LHKPN Bisa Dirampas

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Senin ini Rupiah Diprediksi Loyo Karena Faktor ini

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Komisioner KPU-Bawaslu Diusulkan Ditambah

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Gubernur DKI Renovasi Bundaran HI hingga Semanggi Tanpa APBD

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Baru Semester I Capai 167.774 Unit

by Zamzami Ali
Juli 14, 2021
in EKONOMI
Awal Tahun, Penjualan Mobil Turun 2,6 Persen

[Foto: Azwar Ipank/Aspek.id]

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa penjualan mobil peserta relaksasi pajak otomotif berupa pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) mencapai 167.774 unit pada periode Januari-Juni 2021.

“Berdasarkan hasil evaluasi kami, secara perlahan kebijakan relaksasi PPnBM DTP mulai meningkatkan penjualan jenis kendaraan bermotor yang ditetapkan untuk mendapatkan relaksasi PPnBM DTP,” kata Menperin saat menghadiri Investor Daily Summit secara virtual dilansir Antara di Jakarta, Rabu (14/7).

Hal tersebut diyakini akan berdampak positif bagi pemulihan sektor industri otomotif yang memiliki efek berantai yang cukup luas bagi sektor industri lainnya sehingga pada akhir tahun akan mampu mendongkrak perekonomian nasional.

BacaJuga

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Menko Airlangga Bantah Rencana Pemerintah Bagikan HP Gratis ke Warga

Gubernur Jakarta Gratiskan Transportasi Umum Bagi Pencari Kerja di 2027

Sampai akhir Juni 2021, penjualan mobil peserta PPnBM DTP di bawah 1.500 cc tercatat 138 ribu unit atau meningkat sebesar 31,34 persen dibandingkan periode sama 2020 yang angkanya 105 ribu unit.

“Proyeksi penjualan mobil peserta PPnBM DTP kurang dari 1.500 cc pada periode Juni sampai dengan Agustus 2021 akan mampu mencapai 158 ribu unit,” ujar Menperin.

Sementara itu, penjualan mobil peserta PPnBM DTP dengan kategori lebih dari 1.500 cc tercatat 29.123 unit atau meningkat 38,02 persen dibandingkan periode sama 2020 yang 21.071 unit.

Secara keseluruhan, kinerja produksi kendaraan bermotor roda empat (KBM R4) atau lebih periode Januari sampai dengan Mei 2021 tercatat 413 ribu unit  dan penjualan (wholesales) sebesar 320 ribu unit.

Dalam rangka mendorong penjualan kendaraan bermotor produksi dalam negeri, pemerintah memperpanjang relaksasi PPnBM-DTP sampai dengan 31 Desember 2021 untuk KBM R4 dengan kapasitas mesin sampai 2.500 cc.

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Awal Tahun, Penjualan Mobil Turun 2,6 Persen

Insentif Pajak Mobil Baru Mampu Dongkrak Pertumbuhan Manufaktur

Insentif diskon pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) kendaraan roda empat terbukti mampu memberikan stimulus bagi peningkatan...

Awal Tahun, Penjualan Mobil Turun 2,6 Persen

Kendaraan Bermotor LCGC dan 1500cc Tetap Dapat Insentif Pajak

Insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) pada tahun 2021 menunjukkan tren positif. Oleh karena itu, pemerintah tetap...

Awal Tahun, Penjualan Mobil Turun 2,6 Persen

Aturan Baru, Pajak Mobil Kini Mengacu Kadar Emisi

Pemerintah mengeluarkan aturan tarif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) bagi kendaraan bermotor berdasarkan tingkat efisiensi konsumsi BBM dan kadar...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In