• Latest
  • Trending

Relawan Prabowo: Anies Baswedan Seperti Tukang Obat Tebarkan Fitnah

Peluang Said Iqbal Masuk Kabinet Menguat, Istana Masih Bahas Jabatan yang Cocok

Said Iqbal Dikabarkan Bakal Dilantik Jadi Penasihat Presiden Besok

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Prabowo Teken Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Terminal 2 Bandara Soetta Berasap, Ini Faktanya

Bos BI Bertemu Dasco-Purbaya, Sepakati 2 Jurus Jaga Rupiah

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Juni 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Relawan Prabowo: Anies Baswedan Seperti Tukang Obat Tebarkan Fitnah

by Aspek
Januari 10, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, POLITIK

Anies Baswedan | Foto: Tirto.id

Masyarakat Indonesia kembali disuguhkan debat ketiga Pilpres 2024, Minggu (7/1) dengan tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.

ketua OKK Relawan Kami Prabowo, Ananda Bahri menyatakan sikap Capres 01 Anies Baswedan yang tidak mengedepankan gagasan dan substansi tema namun malah sibuk menebar fitnah dan terkesan menghasut serta memprovokasi publik untuk merendahkan Prabowo secara kinerja dan pribadi.

BacaJuga

Said Iqbal Dikabarkan Bakal Dilantik Jadi Penasihat Presiden Besok

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Advertisement. Scroll to continue reading.

Fitnah yang pertama adalah terkait  kepemilikan lahan pribadi Prabowo yang menurut Anies Baswedan adalah seluas  340 ribu hektare, dan tuduhan ini tidak benar karena menurut catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin  (8/1/2024), Prabowo memiliki lahan pribadi seluas 8,7 hektare, dan tidak ada korelasi sama sekali antara kepemilikan lahan pribadi Prabowo dengan tema yang telah disepakati dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yaitu soal pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.

Fitnah  kedua Anies Baswedan adalah  menyebutkan bahwa Kementerian Pertahanan dibawah komando Prabowo telah menghabiskan anggaran negara sebesar Rp. 700 trilliun untuk membeli alutista bekas.

Ananda Bahri menjelaskan bahwa seluruh total anggaran Kemenhan  sejak tahun 2019 sd tahun 2023 adalah sebesar Rp.660,37 triliun dan bukan Rp.700 triliun.

Selanjutnya dengan logika dasar saja kita tahu bahwa  tidak mungkin seluruh anggaran sebesar Rp.660,37 triliun ini dihabiskan hanya untuk pembelian alutista karena harus ada instrument anggaran belanja pegawai, belanja modal, serta belanja barang dan jasa.

Sebagai seorang mantan pejabat sekelas Gubernur harusnya Anies Baswedan tahu bahwa sebelum melakukan pembelian alutista, Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Legislatif dalam hal ini komisi 1 DPR RI yang membawahi urusan pertahanan dan salah satu pimpinan komisinya juga merupakan kader partai PKS selaku partai pengusung Anies Baswedan yang turut menyetujui Rancangan Anggaran Belanja Kemenhan selama ini.

jadi data dan logika seperti apa yang digunakan seorang mantan pejabat publik  seperti Anies Baswedan dengan menyebutkan bahwa belanja alutista bekas menghabiskan lebih besar dari anggaran kemenhan kalau bukan karena ingin fitnah, menghasut serta memprovokasi rakyat untuk menjatuhkn Prabowo ujar Ananda Bahri dalam keterangan tertulisnya.

Lanjutnya, Ananda juga menyebut bahwa fitnah-fitnah ini bukan kali pertama dilakukan Anies Baswedan,  sebelumnya Anies juga pernah melontarkan fitnah pada debat perdana (12/12/23) yang menyebutkan bahwa Harun Al Rasyid adalah pendukung Prabowo yang tewas karena melakukkan aksi protes didepan gedung KPU tahun 2019 silam dan realitanya Harun Al Rasyid saat itu masih berusia 15 tahun dan duduk dibangku SMP sehingga belum memiliki hak konstitusional untuk terlibat pada politik praktis.

Namun sampai berita ini diterbitkan Anies belum pernah meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataannya pada debat perdana tersebut.

Ananda bahri menyimpulkan bahwa Anies Baswedan seperti tukang obat yang berusaha meyakinkan konsumen (publik) bahwa obatnya dapat meyembuhkan segala bentuk penyakit dengan cara menjelek jelekkan dan memfitnah produk obat lain demi mendapatkan keuntungan pribadi dan menjadikan produknya diminati publik.

Namun Kami Prabowo percaya bahwa masyarakat hari ini terutama Gen Z dan Milenial sudah sangat cerdas dan kritis sehingga tidak mudah difitnah, diprovokasi dan apalagi diadu domba.

Justru kejadian ini membuat kami bersyukur akhirnya publik bisa benar benar menilai mana pemimpin yang memiliki hati bersih ingin menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan mana pemimpin yang bertopeng seolah sangat beretika dan terdidik namun ternyata suka menebar fitnah demi menjatuhkan lawan, tutupnya.

Komentar
Share53Tweet33SendShareShare9Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Purbaya, Bahlil, hingga Panglima TNI Dipanggil Prabowo ke Hambalang

Purbaya, Bahlil, hingga Panglima TNI Dipanggil Prabowo ke Hambalang

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu...

Teguran Keras Prabowo ke Direksi BUMN, Pintu Masuk Danantara untuk Bersih-bersih

Prabowo dan Raja Charles III Sepakati Pemulihan 57 Taman Nasional

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Raja Inggris Charles III menyepakati kerja sama pemulihan lingkungan hidup, khususnya di kawasan...

Temui Pengusaha Inggris, Prabowo Bahas Investasi dan Lapangan Kerja

Temui Pengusaha Inggris, Prabowo Bahas Investasi dan Lapangan Kerja

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy menghadiri forum bisnis dan investasi yang digelar...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Peluang Said Iqbal Masuk Kabinet Menguat, Istana Masih Bahas Jabatan yang Cocok

Said Iqbal Dikabarkan Bakal Dilantik Jadi Penasihat Presiden Besok

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In