• Latest
  • Trending
Dirut Garuda Kemungkinan Besar ‘Diimpor’, Komisaris Ada Penyegaran

Restrukturisasi Garuda Dibayangi Utang Masa Lalu

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Hadapi Bencana, Purbaya Tambah Rp5 Triliun ke BNPB

Bisnis SMS dan Telepon Turun, Telkom Indonesia Masih Laba Rp 16,46 T

Telkom Siapkan Dividen Hingga 90 Persen dari Laba Bersih 2026

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Penutupan Tujuh Bandara Termasuk Soetta Diperpanjang Hingga Senin Pukul 18.00 WIB

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp 17.664

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang hingga 18.00 WIB

Wapres Gibran Minta Maaf kepada Warga yang Masih Tinggal di Huntara Tapsel

Intelektual Apresiasi Kunker Wapres Gibran ke Wilayah Terdampak Bencana Alam

2 Maskapai Malaysia Stop Sementara Penerbangan ke Aceh

382 Jemaah Umrah ke Soekarno-Hatta, Turun di Aceh

Taspen Bayarkan THR ke 3,23 Juta Pensiunan ASN, Ini Komponen yang Diterima

4 Program Utama TASPEN

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

6 Bandara Masih Ditutup hingga 08.59 WIB, Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga

Erick Thohir Puji Penerapan Prokes di Bandara Soetta

Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang hingga Senin

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Menhub Buka 5 Bandara Alternatif Imbas Erupsi Anak Krakatau

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Ajak Rakyat Berdoa Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Restrukturisasi Garuda Dibayangi Utang Masa Lalu

by Aspek
September 22, 2021
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, BUMN, NEWS
Dirut Garuda Kemungkinan Besar ‘Diimpor’, Komisaris Ada Penyegaran

Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. [Foto: Destinasian.co.id]

Pemerhati penerbangan Alvin Lie menjelaskan  beban utang masa lalu yang ditanggung oleh PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) tak dapat dihapus dengan mengembalikan dan menegosiasikan puluhan pesawat kepada para lessor.  Dari rencana restrukturisasi yang telah disampaikan  ke lessor, Garuda mendorong anak usahanya Citilink mengoperasikan lebih banyak pesawat.  Secara perlahan, lanjutnya, kapasitas bisnis yang dimiliki oleh Garuda bakal menyusut.

Menurutnya, langkah mengembalikan pesawat yang ditempuh oleh Garuda saat ini hanya dapat menghentikan beban keuangan masa depan tetapi tidak untuk beban utang masa lalu. Kelancaran pembayaran utang tersebut menjadi bergantung kepada kapasitas penghasilan yang dimiliki.

 “Tapi kalau dengan semakin sedikit pesawat dioperasikan, makin sedikit rute dilayani, semakin kecil penghasilan. Lessor dan kreditur jugaakanmenanyakan berapa lama pengembalian atau pelunasan hutang-hutangnya. Jadi, ini masih merupakan tantangan tersendiri enggak hanya Garuda tapi juga pemilik dari Garuda,”  sebutnya, Selasa (21/9/2021).

BacaJuga

Hadapi Bencana, Purbaya Tambah Rp5 Triliun ke BNPB

Telkom Siapkan Dividen Hingga 90 Persen dari Laba Bersih 2026

Penutupan Tujuh Bandara Termasuk Soetta Diperpanjang Hingga Senin Pukul 18.00 WIB

Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp 17.664

Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang hingga 18.00 WIB

Intelektual Apresiasi Kunker Wapres Gibran ke Wilayah Terdampak Bencana Alam

Alvin berpendapat pemilik saham harus terlibat setidaknya menalangi pembayaran. Minimal, katanya, pada tahap awal agar hutang Garuda lancar. Tanpa jaminan pembayaran hutang berjalan lancar, dia berpendapat proposal restrukturisasi akan sulit diterima oleh lessor dan kreditur.

“Kalau gagal restrukturisasi ya kemungkinan PKPU jalan gugatan kepailitan. Apakah PKPU akan berhasil ini tantangan besar. Garuda nggak mungkin dibiarkan sendirian. Paling nggak ada yang membantu menyuntikkan dana segar dan membayar tunggakan agar kewajiban Garuda menjadi lancar bukan tertunda lagi,”  jelasnya.

Ketua Masyarakat Hukum Udara Andre Rahadian memprediksikan Garuda akan lebih berkonsentrasi ke pasar domestik dan regional dari jenis pesawat yang dikembalikan kepada lessor dan yang dipilih untuk tetap dioperasikan.

“Kami melihat akan adanya Garuda yang lebih kecil dan akan bersaing di level domestik dan regional,”  ucapnya.

Kondisi global aviasi saat ini membuat leverage dari operator yang hendak mengembalikan pesawat menjadi lebih mudah. Tetap ada konsekuensi biaya yang dibayar dengan negosiasi dan pembayaran penalti.

Dia berpendapat hutang sewa pesawat yang ditanggung oleh maskapai Garuda masih memungkinkan untuk direstrukturisasi tetapi juga akan bergantung kepada proposal yang saat ini diajukan oleh Garuda dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Keberhasilan proposal restrukturisasi yang ditawarkan, tekannya, harus melibatkan cicilan atau jaminan penggunaan pesawat kedepannya.

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kasus Narkoba, Pilot Garuda dan Citilink Dipecat

Garuda Jelaskan Soal Pesawat Pecah Ban di Bandara Sultan Hasanuddin

ASPEK.ID, JAKARTA – Garuda Indonesia memastikan penerbangan GA-604 rute Jakarta–Makassar–Kendari telah mendarat dengan aman dan normal di Bandara Internasional Sultan...

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Ban Garuda Pecah saat Take Off di Jakarta ke Makkasar

  ASPEK.ID, JAKARTA - Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar mengalami pecah ban pada salah satu roda utama saat proses...

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Setoran Danantara Rp120 Triliun ke APBN Kurangi Penerbitaan SBN

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy Manilet menilai setoran keuntungan Danantara sebesar...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In