• Latest
  • Trending
Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores

Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

MotoGP Mandalika Serap 9.000 Pekerja, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Tolak Privasi, WA Tak Bisa Diakses Mulai 15 Mei

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

Pemerintah Tolak Tuduhan Komnas HAM Pelaksanaan MBG Langgar HAM

Malaysia Putuskan Bergabung dengan BRICS

Anwar Ibrahim HP Prabowo Bahas Kabut Asap

Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Dua Kali Lipat

Daftar 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

Seskab Teddy Ajak warga Dukung 2 Pembalap Indonesia di MotoGP Mandalika 2026

Emas Batangan Antam Menguat

Harga Emas Antam 10 Oktober 2026 Naik, Segini Harga 1 Gram

Ketua Dewan Pakar Golkar Tegaskan Pengunduran Airlangga Bukan Karena Tekanan Internal

Gerindra Apresiasi Golkar Dukung Prabowo Jadi Capres di 2029

Jasa Tirta II Luncurkan Project Konservasi Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

Prabowo Tagih Progres Kampung Nelayan, Target 1.386 Akhir 2026

Netflix Razia Sharing Password,  Konsumen Turun

Netflix Berencana PHK 5% Karyawan

85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

Kelas Menengah Berkurang Mengancam Daya Beli

Kapolri Pimpin Sertijab, Komjen Asep Jadi Irwasum

Kapolri Pimpin Sertijab, Komjen Asep Jadi Irwasum

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores

by Muhammad Fadhil
Agustus 24, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores

Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores. (Foto: Istockphoto/PRADEEP87)

ASPEK.ID, JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 memicu retakan sepanjang sekitar 100 meter di bibir Kawah I (Tiwu Ata Polo) Gunung Kelimutu. Selain itu, gempa juga menyebabkan longsoran kecil di Kawah II (Tiwu Koofai Nuwamuri).

Retakan tersebut ditemukan setelah tim Badan Geologi melakukan pengamatan lapangan dan survei menggunakan drone di kawasan Gunung Kelimutu.

Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan hasil survei menunjukkan retakan memiliki panjang sekitar 100 meter dan berada sekitar 6 meter dari bibir Kawah I.

BacaJuga

MotoGP Mandalika Serap 9.000 Pekerja, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

Pemerintah Tolak Tuduhan Komnas HAM Pelaksanaan MBG Langgar HAM

Anwar Ibrahim HP Prabowo Bahas Kabut Asap

Daftar 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Seskab Teddy Ajak warga Dukung 2 Pembalap Indonesia di MotoGP Mandalika 2026

“Berdasarkan hasil pengamatan lapangan dan survei drone, retakan tersebut memiliki panjang sekitar 100 meter,” kata Lana dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

Menurut Lana, kondisi retakan itu perlu diwaspadai karena berpotensi berkembang dan memicu longsoran ke arah Kawah I. Risiko tersebut bisa meningkat apabila terjadi gempa susulan maupun hujan dengan intensitas tinggi saat musim hujan.

“Terutama apabila terjadi gempa susulan atau hujan dengan intensitas tinggi pada musim penghujan,” ujarnya.

Selain retakan di Kawah I, Badan Geologi juga menemukan longsoran kecil di Kawah II yang mengarah ke dalam kawah. Material longsoran merupakan endapan hasil letusan Gunung Kelimutu pada masa lalu dan bergerak ke arah timur laut menuju dasar kawah.

Lana menjelaskan longsoran tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan. Namun, peristiwa itu sempat memunculkan suara gemuruh yang terdengar cukup keras dari puncak Gunung Kelimutu.

“Akibat longsoran tersebut, tidak terjadi dampak signifikan namun suara gemuruh terdengar cukup keras dari puncak Gunung Kelimutu,” katanya.

Meski demikian, status aktivitas Gunung Kelimutu hingga kini masih berada pada Level I (Normal).

Badan Geologi tetap mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas di sekitar retakan di Kawah I, khususnya pada jarak 6-10 meter dari bibir kawah karena berpotensi terjadi longsor.

Selain itu, Badan Geologi merekomendasikan pemantauan berkala terhadap perkembangan retakan guna mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan. Pemasangan rambu peringatan, garis bahaya, serta larangan beraktivitas di sekitar area retakan dan lokasi longsoran juga disarankan untuk meningkatkan keselamatan pengunjung. []

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

No Content Available
Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In