• Latest
  • Trending
Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores

Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

Koreksi Desain IKN, Prabowo Fokus Ketahanan Lingkungan dan Bencana

Mensesneg Klaim Karhutla 4 Provinsi di Pulau Sumatra Sudah Terkendali

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Bakal Samakan Sistem Grading Pegawai di Semua BUMN

Hanura Ganti Logo Jadi Singa Jelang Pemilu 2029

Hanura Ganti Logo Jadi Singa Jelang Pemilu 2029

Taufik Isi Kursi Sekda Aceh Usai Nasir Dicopot Prabowo

Taufik Isi Kursi Sekda Aceh Usai Nasir Dicopot Prabowo

Pulihkan 3.000 Faskes di Sumatera, Kemenkes Butuh Rp 529,3 Miliar

Menkes Budi Masuk Calon Dirjen WHO 2027

Belanda Dukung RI Produksi Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan

Pelaku UMKM Berbasis Sawit Diajak ke Pasar Global

Tunjangan Khusus Pegawai PPATK Naik hingga Rp47,5 Juta

PPATK Tidak Blokir Rekening Donasi Demo Pati ke Jakarta

Kejagung Telusuri Aset Eks Stafsus Nadiem Meski Masih Buron

Kejagung Limpahkan Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra ke Kejari Jakpus

Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXXIII

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Ditutup 30 Agustus, Ini Daftar Kampus yang Masih Sepi Peminat

Adhi Karya Ajukan PMN Rp 3 Triliun untuk 2021

BEI Suspensi Saham ADHI Imbas Tunda Bayar Bunga Dua Obligasi

Survei Indikator: Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Bursa Capres

Gerindra Jabar Buka Suara soal Rumor Dedi Mulyadi Hijrah ke PSI

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores

by Muhammad Fadhil
Agustus 24, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores

Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Imbas Gempa M 7,7 Flores. (Foto: Istockphoto/PRADEEP87)

ASPEK.ID, JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 memicu retakan sepanjang sekitar 100 meter di bibir Kawah I (Tiwu Ata Polo) Gunung Kelimutu. Selain itu, gempa juga menyebabkan longsoran kecil di Kawah II (Tiwu Koofai Nuwamuri).

Retakan tersebut ditemukan setelah tim Badan Geologi melakukan pengamatan lapangan dan survei menggunakan drone di kawasan Gunung Kelimutu.

Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan hasil survei menunjukkan retakan memiliki panjang sekitar 100 meter dan berada sekitar 6 meter dari bibir Kawah I.

BacaJuga

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

Mensesneg Klaim Karhutla 4 Provinsi di Pulau Sumatra Sudah Terkendali

Danantara Bakal Samakan Sistem Grading Pegawai di Semua BUMN

Hanura Ganti Logo Jadi Singa Jelang Pemilu 2029

Taufik Isi Kursi Sekda Aceh Usai Nasir Dicopot Prabowo

Menkes Budi Masuk Calon Dirjen WHO 2027

“Berdasarkan hasil pengamatan lapangan dan survei drone, retakan tersebut memiliki panjang sekitar 100 meter,” kata Lana dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

Menurut Lana, kondisi retakan itu perlu diwaspadai karena berpotensi berkembang dan memicu longsoran ke arah Kawah I. Risiko tersebut bisa meningkat apabila terjadi gempa susulan maupun hujan dengan intensitas tinggi saat musim hujan.

“Terutama apabila terjadi gempa susulan atau hujan dengan intensitas tinggi pada musim penghujan,” ujarnya.

Selain retakan di Kawah I, Badan Geologi juga menemukan longsoran kecil di Kawah II yang mengarah ke dalam kawah. Material longsoran merupakan endapan hasil letusan Gunung Kelimutu pada masa lalu dan bergerak ke arah timur laut menuju dasar kawah.

Lana menjelaskan longsoran tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan. Namun, peristiwa itu sempat memunculkan suara gemuruh yang terdengar cukup keras dari puncak Gunung Kelimutu.

“Akibat longsoran tersebut, tidak terjadi dampak signifikan namun suara gemuruh terdengar cukup keras dari puncak Gunung Kelimutu,” katanya.

Meski demikian, status aktivitas Gunung Kelimutu hingga kini masih berada pada Level I (Normal).

Badan Geologi tetap mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas di sekitar retakan di Kawah I, khususnya pada jarak 6-10 meter dari bibir kawah karena berpotensi terjadi longsor.

Selain itu, Badan Geologi merekomendasikan pemantauan berkala terhadap perkembangan retakan guna mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan. Pemasangan rambu peringatan, garis bahaya, serta larangan beraktivitas di sekitar area retakan dan lokasi longsoran juga disarankan untuk meningkatkan keselamatan pengunjung. []

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

No Content Available
Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In