ASPEK.ID, JAKARTA – Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Mata uang Ringgit Malaysia ikut meresponnya dengan negatif.
Melansir data dari Reuters, ringgit Malaysia tercatat turun 0,89% ke posisi 4.226 per US$ pada Senin (2/3). Pelemahan ini melewati level terendah sepanjang tahun tepatnya pada 3 September 2019 yakni 4.223 per US$.
Nilai tukar ringgit hari ini juga sudah menembus titik terendah sejak Oktober 2017. Saat itu ringgit Malaysia sudah berada di sekitaran 4.220-an.
Keputusan Mahathir diduga dibuat menyusul dinamika politik seputar rencana partainya untuk membentuk pemerintahan baru tanpa politikus senior Anwar Ibrahim, yang dijanjikan akan menjadi penggantinya.
Mahathir Mohamad merayakan hari ulang tahun ke-94 pada Rabu (1/7/2019) lalu. Di usianya saat ini, Mahathir menjadi tokoh tertua di dunia yang sedang memimpin sebuah pemerintahan.
Mahathir Mohamad juga menjadi salah satu pemimpin negara dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah Malaysia sebagai perdana menteri pada periode 1981-2003.
















