Malaysia – Pemerintah dan pelaku industri kesehatan Malaysia memperluas jangkauan layanan medis bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Indonesia. Kota Kuala Terengganu dan Kuantan yang berada di kawasan Pantai Timur kini mulai diperkenalkan sebagai alternatif lokasi perawatan kesehatan selain kota-kota utama seperti Penang, Melaka, dan Kuala Lumpur.
Perkembangan ini didorong oleh peningkatan permintaan atas pilihan fasilitas medis yang menawarkan waktu tunggu fleksibel serta aksesibilitas dari Indonesia. Kedua lokasi tersebut kini dapat dijangkau melalui penerbangan lanjutan domestik dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) maupun jalur darat.
Ekspansi jaringan rumah sakit KMI di kawasan ini difokuskan pada penyediaan layanan spesialis yang setara dengan fasilitas kesehatan di wilayah Pantai Barat Malaysia. Kehadiran opsi baru ini memberikan alternatif bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan perawatan medis dengan suasana lingkungan yang relatif lebih tenang.
Fasilitas kesehatan di Kuala Terengganu menawarkan berbagai penanganan spesialis seperti kardiologi, ortopedi, hingga pediatri bagi pasien internasional.
“Harapannya kami dapat menarik lebih ramai pasien-pasien Indonesia untuk datang mendapat rawatan di KMI Kuala Terengganu, dan pada masa yang sama mengembangkan industri pelancongan di Terengganu,” ujar General Manager KMI Kuala Terengganu Medical Centre, Muhammad Ghazali Zainal Yusof, dalam keterangannya, dikutip Minggu (2/8/2026)
Selain penataan ruang rawat inap tunggal untuk privasi, penyedia layanan medis di kawasan ini juga memadukan konsep pemulihan medis dengan lingkungan alam sekitarnya. Pendekatan tersebut diterapkan guna mendukung kenyamanan fisik dan mental pasien selama menjalani perawatan di luar negeri.
Sementara itu, wilayah Kuantan memperkuat infrastruktur medisnya melalui penyediaan fasilitas spesialis yang mencakup layanan penyakit dalam, bedah, hingga perawatan kanker. Penguatan kapasitas layanan tersebut terus dilakukan guna mengimbangi peningkatan permintaan pasien dari kawasan regional.
Pihak pengelola terus menyiapkan rencana pengembangan fisik guna menambah kapasitas tempat tidur serta pusat keunggulan medis di masa mendatang.
“Hospital kita ini mempunyai semua kepakaran seperti di hospital-hospital lain di Pantai Barat, dan kita sudah merancang membina fasiliti baru yang dilengkapi center of excellence,” kata Medical Director KMI Kuantan Medical Centre, Prof Dr Mokhtar bin Awang.
Diversifikasi wilayah wisata medis di Malaysia ini diperkirakan dapat menambah variasi opsi rujukan kesehatan bagi warga negara asing. Integrasi antara layanan medis terpadu dan potensi wisata pemulihan menjadi strategi utama pengembangan kawasan Pantai Timur tersebut.















