ASPEK.ID, BANJARBARU – Asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin. Sebanyak 12 penerbangan sempat mengalami keterlambatan akibat jarak pandang yang terganggu.
Dari data operasional bandara, terdapat empat penerbangan kedatangan yang mengalami keterlambatan. Keempatnya yakni Citilink QG 484 rute Surabaya-Banjarmasin, Citilink QG 1492 rute Balikpapan-Banjarmasin, Super Air Jet IU 628 rute Jakarta-Banjarmasin, dan Wings Air IW 1395 rute Balikpapan-Banjarmasin.
Sementara itu, delapan penerbangan keberangkatan dari Bandara Syamsudin Noor juga mengalami keterlambatan. Penerbangan tersebut yakni:
1. Citilink QG 483 rute Banjarmasin-Jakarta
2. Super Air Jet IU 639 rute Banjarmasin-Jakarta
3. Wings Air IW 1394 rute Banjarmasin-Balikpapan
4. Lion Air JT 315 rute Banjarmasin-Surabaya
5. Lion Air JT 543 rute Banjarmasin-Semarang
6. Wings Air IW 1481 rute Banjarmasin-Samarinda
7. Citilink QG 485 rute Banjarmasin-Surabaya
8. Citilink QG 1493 rute Banjarmasin-Balikpapan
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin Stephanus Millyas Wardana membenarkan adanya penundaan sejumlah penerbangan. Menurutnya, keterlambatan terjadi akibat jarak pandang yang terdampak kabut asap.
“Saat ini seluruh penerbangan terdampak telah lepas landas dari Bandara Internasional Syamsudin Noor menuju tujuan masing-masing,” kata Stephanus, Rabu (19/8/2026).
Stephanus mengatakan kondisi penerbangan saat ini telah kembali berjalan. Meski demikian, pihak bandara mengimbau calon penumpang mengantisipasi potensi gangguan akibat kondisi kabut asap.
Pengguna jasa disarankan tiba di bandara tiga jam sebelum jadwal keberangkatan. Selanjutnya, proses check-in diharapkan sudah dilakukan dua jam sebelum keberangkatan dan penumpang berada di ruang tunggu satu jam sebelum penerbangan.
“Kami juga mengimbau para pengguna jasa tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan rutin mencuci tangan,” tutupnya. []















