ASPEK.ID JAKARTA – Kasus COVID-19 baru terus menurun di Amerika Utara, tetapi di Amerika Latin infeksi masih meningkat, terutama di Brasil di mana kebangkitan telah menyebabkan rekor kematian harian.
Organisasi Kesehatan Pan American (PAHO) memperingatkan pada hari Rabu (10 Maret).
“Kami prihatin dengan situasi di Brasil. Ini memberikan pengingat yang sadar akan ancaman kebangkitan, daerah yang dilanda virus di masa lalu masih rentan terhadap infeksi hari ini,” kata Direktur PAHO Carissa Etienne dalam sebuah penjelasan seperti dilansir dari Channel New Asia.
Dia mengatakan kasus meningkat di hampir setiap negara bagian Brasil.
Varian baru yang pertama kali ditemukan akhir tahun lalu telah menyebabkan lonjakan infeksi baru, sementara pihak rumah sakit mengalami kekurangan tenaga medis, termasuk oksigen, katanya.
Brazil membutuhkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang “sangat ketat” untuk mengekang lonjakan yang membebani bangsal ICU rumah sakit, kata manajer insiden PAHO Sylvain Aldighieri.
Brasil melaporkan rekor 1.972 kematian akibat COVID-19 dalam 24 jam pada Kamis. Brasil memiliki jumlah total kematian tertinggi kedua setelah Amerika Serikat.






















