• Latest
  • Trending
Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB Akan Bertemu Prabowo

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Pengamat: Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Asap Karhutla Berdampak ke 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Dibatalkan dan Terlambat

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

H+1 Idul Fitri, Bandara Kualanamu Cuma Layani 23 Penumpang

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

by Muhammad Fadhil
Juni 20, 2026
in NEWS
Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (kanan) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, dan dua mantan Wakil Kepala BGN yakni Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program MBG pada BGN tahun 2025-2026. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar

ASPEK.ID, JAKARTA – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya kembali mengungkap sejumlah informasi terkait dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pemeriksaan terbaru di Kejaksaan Agung (Kejagung), Sony disebut menyerahkan daftar nama yang diduga berkaitan dengan pengaturan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengatakan jumlah nama yang disampaikan kliennya kepada penyidik kini bertambah menjadi 41 orang. Sebelumnya, Sony sempat menyebut ada 26 nama yang diduga terlibat.

Menurut Krisna, penambahan nama tersebut ditemukan setelah penyidik membuka percakapan yang menunjukkan adanya usulan titik-titik SPPG untuk pihak tertentu.

BacaJuga

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

Pengamat: Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

Asap Karhutla Berdampak ke 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Dibatalkan dan Terlambat

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

“Jadi satu orang itu mempunyai tabel, ‘Pak [Sony] ini punya ini ya, ini punya ini ya, ini ada punya Bupati ini, begitu,” ujar Krisna, Sabtu (20/6).

“Tadi dibuka [chat] oleh penyidik. Pas dibuka oleh penyidik, ternyata ada tabel terisi usulan orang-orang baru lagi. Jadi bertambah totalnya dari yang 26 ditambah tadi temuan baru, jadi totalnya 41 nama,” imbuhnya.

Krisna belum bersedia membeberkan identitas 41 nama yang dimaksud. Ia juga enggan mengonfirmasi daftar nama yang belakangan beredar di media sosial.

“Ada yang bener ada yang enggak. Pokoknya yang sudah beredar ada yang bener ada yang enggak. Temuan yang baru lagi ini, yang nama-nama baru ini yang belum beredar di mana-mana,” katanya.

Dalam pemeriksaan tersebut, Sony juga mengungkap sosok berinisial NSD. Menurut Krisna, figur itu diduga pernah meminta perubahan yayasan pengelola SPPG yang sudah disetujui tanpa disertai surat resmi.

“Dalam BAP [Berita Acara Pemeriksaan] Pak Sony menjelaskan, NSD ada mengubah yayasan. Yayasan ini namanya ini diubah lagi dengan namanya ini, diubah lagi dengan namanya ini. Jadi tiga kali mengubah. Titik-titik itu, menurut penjelasan Pak Sony tadi dalam BAP adalah titik-titik yang dipunyai oleh NSD,” tuturnya.

Selain soal pengelolaan SPPG, Sony juga menyerahkan informasi terkait dugaan pengadaan CCTV fiktif dalam program MBG. Temuan itu disebut menjadi salah satu bahan yang disampaikan Sony dalam permohonan menjadi Justice Collaborator (JC).

Krisna menjelaskan dugaan tersebut berkaitan dengan pengadaan sekitar 5.000 unit CCTV yang rencananya dipasang di SPPG, termasuk alat pemindai sidik jari bagi penerima manfaat program.

“Satu SPPG itu ada 5 CCTV. Jadi semuanya itu yang harus dipasang 5.000 CCTV dan [alat] sidik jari. Jadi penerima manfaatnya itu harus, harus klik sidik jarinya, gitu. Biar dicocokkan dengan SPPG,” ujarnya.

Menurut Krisna, proyek tersebut sudah berjalan sebelum Sony menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Namun saat dilakukan pengecekan, vendor yang bertanggung jawab disebut tidak dapat menunjukkan bukti pemasangan perangkat tersebut.

“Ditanya sama Pak Sony, ‘Eh, lu kan pasang nih 5.000 CCTV sama sidik jari. Coba diperlihatkan sama saya seperti apa. Saya butuh SDN 01 Jakarta Timur. Coba kamu lihat seperti apa?’. Mereka tidak bisa memperlihatkan,” ungkapnya.

Ia menyebut nilai proyek tersebut mencapai sekitar Rp300 miliar. Karena itu, pihaknya meminta penyidik Kejagung turut menelusuri dugaan pengadaan tersebut beserta pihak-pihak yang terlibat.

“Dia jawab itu total loss. Artinya bahwa itu boleh dikatakan adalah fiktif,” tuturnya. []

Komentar
Share15Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

ASPEK.ID, BALI- Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, kembali turun langsung meninjau penanganan distribusi BBM di lapangan bersama Gubernur Bali,...

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB Akan Bertemu Prabowo

  ASPEK.ID, JAKARTA - Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu...

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Pengamat: Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

ASPEK.ID, JAKARTA - pengamat politik Nurul Fatta menyebutkan  Partai Gerindra mengambil posisi berbeda dengan berupaya meredam polemik dalam meyikapi putusan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In