• Latest
  • Trending
Teken Gross Split Blok Selat Panjang, RI Terima Bonus Rp 70 M

Tambah 6 Kilang, RI Target Produksi Minyak 2 Juta Barel/Hari

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Garuda Terapkan Sistem Bagasi Berbasis Koli, Berat Koper tak Bisa Lagi Diakumulasi

Menteri Agama Usul Biaya Perjalanan Haji Rp 65 Juta Tahun 2025

Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur

Kemenag Bantah Kabar Menag Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

Kemenag Bantah Kabar Menag Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Zulhas Wajibkan Kepala SPPG Hadir di Dapur Jam 2 Malam

Menteri Agama Usul Biaya Perjalanan Haji Rp 65 Juta Tahun 2025

Nasaruddin Umar Dikabarkan Mundur dari Menteri Agama

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Sempat Menguat, IHSG Ditutup Anjlok 1,48% ke Level 6.405

KPK Panggil Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi di LPEI

KPK Panggil Dirut PT Clipan Finance Indonesia Terkait Kasus Suap Bupati Kuansing

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Stop Sementara Pembukaan Dapur MBG Baru

HUT Jokowi Dihadiahi Surat Larangan Pakai Bank Konvensional

BSI: Tabungan Haji dan Umrah Capai 7,69 juta Rekening

Pekerja PT Pos Mengadu ke DPR, Minta Kepastian Gaji Cair 1 September

Pekerja PT Pos Mengadu ke DPR, Minta Kepastian Gaji Cair 1 September

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Tambah 6 Kilang, RI Target Produksi Minyak 2 Juta Barel/Hari

by Zamzami Ali
November 1, 2019
in ENERGI
Teken Gross Split Blok Selat Panjang, RI Terima Bonus Rp 70 M

Ilustrasi kilang minyak. [Foto: Thinkstock]

ASPEK.ID, JAKARTA – Pembangunan kilang minyak baru atau New Grass Root Refinery (NGRR) dan pengembangan kapasitas atau Refinery Development Master Plan (RDMP), memiliki nilai yang sangat strategis bagi Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, Jum’at (1/11/2019) mengatakan, pembangunan dan pengembangan kilang ini akan membuat ketahanan energi Indonesia menjadi lebih baik.

“Kalau kita tidak punya kilang untuk mengolah minyak maka ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi antara lain, jika terjadi short of supply yang mendadak kita terpaksa harus cari pasar yang terkadang harganya mahal. Tetapi kalau ada disini (dalam negeri) kan harganya stabil terus,” ujarnya.

BacaJuga

Indonesia Bangun 14 PLTS Berkapasitas 5,3 GWp Terbesar di Dunia

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali

Pertamina: Seluruh SPBU di Flores Telah Beroperasi

Airlangga Pembatasan Pertalite Menurut Jenis Kendaraan

Seluruh SPBU Shell Diakusisi SEFAS Group

Pemerintah Bakal Kurangi Kuota BBM Subsidi pada 2027 Termasuk Pertalite Bu

Disebutkannya, saat ini terdapat 6 proyek RDMP dan NGRR untuk meningkatkan kapasitas produksi BBM. Keenam proyek tersebut adalah RDMP Cilacap, RDMP Balikpapan, RDMP Balongan, RDMP Dumai, NGRR Tuban dan NGRR Bontang.

Produksi kilang nasional saat ini sekitar 1 juta barel per hari diharapkan akan meningkat menjadi sekitar 2 juta barel per hari dengan hadirnya 6 kilang tersebut. Pemerintah berkomitmen mengupayakan pembangunan dan pengembangan kilang dapat selesai dengan cepat terutama pengembangan peningkatan kapasitas kilang (RDMP).

“Kita memiliki sumber daya alam terutama migas yang cukup sebaiknya bisa kita olah di dalam negeri. Membeli minyak yang bikin hasil produksi luar negeri maka tentunya yang akan menikmati keuntungan dan peningkatan nilai tambahnya tentunya orang lain,” tambah Arifin.

Arifin mengungkapkan, kebutuhan akan BBM akan terus bertambah seiring meningkatkan permintaan namun demikian pembangunan dan pengembangan kilang membutuhkan tahapan-tahapan perencanaan pembangunan dan pengembangan sehingga butuh waktu.

“NGRR ada step-stepnya, dari mulai feasibility study setelah itu land clearing, financial support dan kemudian Enginering Procurement and Construction (EPC). Nah, biasanya setelah financial, EPC jalan. Jadi yang RDMP, pasti bisa jalan dan yang NGRR, harus jalan,” tegas Arifin.

Kebijakan pembangunan kilang minyak baru dan pengembangan kilang minyak eksisting bertujuan meningkatkan pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan memberikan nilai tambah pada pembangunan nasional. Pemerintah memprioritaskan 4 proyek kilang RDMP untuk dapat selesai dengan segera, yakni RDMP Cilacap di Jawa Tengah, RDMP Balikpapan di Kalimantan Timur, RDMP Balongan di Jawa Barat dan RDMP Dumai di Riau.

“Demi mempercepat kebijakan ini, Pemerintah telah menetapkan dukungan legalitas pembangunan kilang melalui Peraturan Presiden Nomor 146 tahun 2015 tentang Pengembangan dan Pembangunan Kilang Dalam Negeri yang mengatur tentang skema pendanaan, pengadaan lahan, offtake product dan tax holiday,” pungkasnya.

Komentar
Share25Tweet16SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo-Bahlil Bahas Tambang Martabe hingga Hilirisasi

Bahlil Ungkap RI Masih Impor 700 Ribu Barel Minyak per Hari

ASPEK.ID, JAKARTA - Indonesia masih bergantung pada impor minyak untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Pasalnya, produksi minyak dalam negeri belum...

PHE WMO Operasikan Kembali Anjungan PHE 12

Impor Migas Ri HabiskanUS$ 22 Miliar

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia sepanjang Januari–Juni 2026 mencapai US$ 137,24 miliar, melonjak 18,69% dibandingkan...

Jubir SDM: Blok Masela Harus Menguntungkan Warga Lokal

Jakarta - Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyorot siapa yang paling diuntungkan dari proyek berskala besar blok Masela?Menurutnya, Proyek...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In