ASPEK.ID, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Rabu (26/8/2026) di zona merah. Setelah sempat bergerak menguat pada awal sesi, IHSG akhirnya ditutup turun 1,48% ke level 6.405,68.
Berdasarkan data RTI, IHSG membuka perdagangan di level 6.507,14 atau menguat dibanding penutupan sebelumnya. Namun, tak lama setelah pembukaan, indeks langsung berbalik arah dan masuk ke zona merah.
IHSG sempat bangkit dan kembali menghijau pada sesi perdagangan. Penguatan tersebut membawa indeks menyentuh level tertinggi harian di posisi 6.532,17.
Meski demikian, tekanan jual kembali mendominasi hingga akhir perdagangan. IHSG ditutup melemah 95,98 poin atau 1,48% ke posisi 6.405,68.
Pelemahan juga terjadi pada mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia. Sebanyak 583 saham ditutup melemah, sementara 118 saham menguat dan 89 saham bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Volume transaksi mencapai 41,4 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,9 triliun. Sementara frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.502.186 kali transaksi.
Secara kumulatif sejak awal tahun atau year-to-date (YtD), IHSG masih mencatat pelemahan sebesar 25,9%. Adapun dalam periode satu tahun terakhir, indeks terkoreksi sekitar 14,9%. []














