• Latest
  • Trending
UNIDA Buka “Gerbang Jerman”: Mahasiswa Bisa Kuliah Sambil Kerja di Industri Eropa

UNIDA Buka “Gerbang Jerman”: Mahasiswa Bisa Kuliah Sambil Kerja di Industri Eropa

Pertamina Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Palue NTT

Pertamina Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Palue NTT

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Istana Bantah Haji Isam Koordinator Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan

Harris Abdi Sembiring Meliala Resmi Pimpin Pertamina Trans Kontinental

Harris Abdi Sembiring Meliala Resmi Pimpin Pertamina Trans Kontinental

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

72 Warga Tersangka Karhutla, Sita Korek Api

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Bareskrim Buru Pemodal di Balik Karhutla Kalimantan

Presiden Prabowo Teken Keppres Pemberhentian M Nasir sebagai Sekda Aceh

Presiden Prabowo Teken Keppres Pemberhentian M Nasir sebagai Sekda Aceh

Pendiri Pasar Muamalah Dinar-Dirham Jadi Tersangka

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Diduga Bakar Lahan untuk Sawit

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Malaysia dan Brunei Menggunakan Mekanisme ASEAN Selesaikan Masalah Kabut Asap Lintas Batas

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

BNPB: 3 Hambatan Padamkan Karhutla

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Polda Bongkar Jaringan Uang Palsu di BSD Rp36 M

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo Saksi Pernikahan Sesprinya, Jokowi Saksi Pernikahan Mempelai Perempuan

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

UNIDA Buka “Gerbang Jerman”: Mahasiswa Bisa Kuliah Sambil Kerja di Industri Eropa

by REDAKSI
Maret 11, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
UNIDA Buka “Gerbang Jerman”: Mahasiswa Bisa Kuliah Sambil Kerja di Industri Eropa


ASPEK.ID – Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Biro Urusan Internasional menggelar pertemuan dengan konsultan pendidikan luar negeri, dalam rangka membahas pengembangan program akses studi dan karier ke Jerman melalui inisiatif pembentukan German Center. Pertemuan tersebut berlangsung di Smart Class Sekolah Pascasarjana, Gedung A UNIDA, pada Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 49 calon PIC yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UNIDA. Selain itu, pertemuan juga dihadiri oleh perwakilan dari SMK Amaliah serta International Tahfidz Boarding School (ITBS) Amaliah.

Kepala Biro Urusan Internasional UNIDA, Dr. Mega Febriani Sya, S.Pd., M.Pd menuturkan bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menentukan calon PIC German Center yang nantinya berada di bawah koordinasi Biro Urusan Internasional UNIDA. Para calon PIC akan berperan dalam mengembangkan sekaligus mendampingi pelaksanaan program yang membuka peluang studi dan karier bagi mahasiswa maupun alumni di Jerman.

BacaJuga

Pertamina Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Palue NTT

Istana Bantah Haji Isam Koordinator Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan

Harris Abdi Sembiring Meliala Resmi Pimpin Pertamina Trans Kontinental

72 Warga Tersangka Karhutla, Sita Korek Api

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Bareskrim Buru Pemodal di Balik Karhutla Kalimantan

Salah satu program yang diperkenalkan dalam pertemuan tersebut adalah skema double track, yaitu program yang memungkinkan mahasiswa menjalani kuliah S1 di UNIDA sekaligus mempersiapkan diri mengikuti program vokasi di Jerman yang dikenal dengan istilah Ausbildung.

Program Ausbildung merupakan sistem pendidikan vokasi di Jerman yang dirancang selaras dengan kebutuhan industri. Dalam program ini, peserta menjalani komposisi pembelajaran yang terdiri dari 70 persen praktik kerja di industri dan 30 persen pembelajaran teori di institusi pendidikan.

Dr. Mega Febriani Sya, S.Pd., M.Pd menjelaskan, peserta program Ausbildung berkesempatan memperoleh pengalaman kerja langsung di perusahaan industri sekaligus mendapatkan penghasilan selama menjalani program. Selain itu, peserta juga akan memperoleh sertifikat vokasi dan sertifikat profesi sesuai dengan bidang yang ditekuni.

“Melalui skema double track, mahasiswa tetap menjalani proses pendidikan S1 di UNIDA sambil mempersiapkan diri mengikuti program Ausbildung. Setelah menyelesaikan program tersebut, mahasiswa berpotensi memiliki dua capaian sekaligus, yaitu ijazah sarjana dari UNIDA dan sertifikat profesi dari program vokasi di Jerman,” tambahnya.

Kepala Biro Urusan Internasional UNIDA menyampaikan bahwa akan dilaksanakan sekitar empat kali pertemuan lanjutan secara daring sebagai bagian dari proses pembekalan bagi para calon PIC. Pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai skema program, persiapan peserta, serta mekanisme akses pendidikan dan karier di Jerman.

Lebih lanjut Dr. Mega Febriani Sya menjelaskan, dalam sistem karier di Jerman, lulusan program Ausbildung umumnya memulai pekerjaan pada level C atau entry level. Oleh karena itu, mahasiswa juga dapat dipersiapkan untuk melanjutkan studi magister (S2) di Jerman agar memiliki peluang mengakses posisi pekerjaan pada level yang lebih tinggi.

“Ke depan, lulusan program double track dan Ausbildung memiliki beberapa pilihan lanjutan, antara lain melanjutkan pendidikan magister berbasis vokasi, melanjutkan program S2 di Jerman, atau kembali ke Indonesia dengan bekal pengalaman kerja internasional serta sertifikat profesi yang diakui industri global,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Networking and International Affairs UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E., menyambut baik inisiatif pembentukan German Center sebagai langkah strategis dalam memperluas jejaring internasional universitas. Menurutnya, program ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa UNIDA untuk memperoleh kesempatan studi sekaligus pengalaman kerja di tingkat global.

“Kami berharap program ini dapat menjadi pintu bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman pendidikan dan karier internasional secara lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Komentar
Share17Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pertamina Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Palue NTT

Pertamina Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Palue NTT

    ASPEK.ID, SIKKA - Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar kepada 534 penyintas gempa...

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Istana Bantah Haji Isam Koordinator Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo menegaskan pemerintah tidak pernah menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji...

Harris Abdi Sembiring Meliala Resmi Pimpin Pertamina Trans Kontinental

Harris Abdi Sembiring Meliala Resmi Pimpin Pertamina Trans Kontinental

JAKARTA — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) resmi memiliki Direktur Utama baru. Pemegang saham perusahaan mengukuhkan Harris Abdi Sembiring Meliala...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In