ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir mengamanhkan sejumlah poin penting terhadap pejabat baru PT Angkasa Pura I (Persero) yang baru dilantik pada Jum’at (13/3) kemarin.
Direktur Kepatuhan, Aset dan Pengadaan PT Angkasa Pura I (Persero) yang baru, Israwadi mengaku siap menjalankan tiga hal yang diamanahkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Israwadi pernah mengemban berbagai jabatan penting diantaranya sebagai sebagai Direktur Keuangan PT Angkasa Pura Hotel di tahun 2012-2016, Corporate Secretary Angkasa Pura I di tahun 2016-2018 dan Vice President Internal Audit Angkasa Pura I di tahun 2018-2020.
“Tiga hal yang diamanahkan oleh Bapak Menteri BUMN Erick Thohir yakni akhlak, loyalitas dan kerja sama tim atau team work. Kalau kita memegang dan menjalankan tiga hal itu aman,” kata Israwadi di Jakarta, Jum’at (13/3).
Dikatakan Israwadi, Direktorat Kepatuhan, Aset dan Pengadaan merupakan struktur baru karena selama ini perseroan banyak melakukan pembangunan dengan capital expenditure yang cukup banyak sehingga harus dikelola secara baik.
“Pertama, saya mengawal tata kelola, kemudian aset-aset milik AP I saya pastikan clean and clear dan saya lempar ke unit lain untuk menghasilkan keuntungan. Kemudian terkait procurement atau pengadaan,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian BUMN melakukan perombakan jajaran Direksi PT Angkasa Pura I (Persero) dengan mengangkat tiga direktur baru, Jum’at (13/3) sore.
Salinan keputusan tersebut diserahkan oleh Asisten Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata II Kementerian BUMN, Silvester Budi Agung di kantor Kementerian BUMN.
Pengangkatan ketiga direktur tersebut berdasarkan SK Menteri BUMN Nomor SK-74/MBU/03/2020 tanggal 13 Maret 2020 tentang Pemberhentian Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Angkasa Pura I.
Tiga direktur tersebut adalah Dendi Tegar Danianto yang diangkat menjadi Direktur Pengembangan Usaha menggantikan Sardjono Jhony Tjitrokusumo dan Andy Saleh Bratamihardja diangkat menjadi Direktur Keuangan menggantikan Novrihandri.
Kemudian yang terakhir adalah Israwadi yang diangkat sebagai Direktur Kepatuhan, Aset, dan Pengadaan perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor operator bandara tersebut.






















