• Latest
  • Trending
Tahun 2019, Ekspor Barata Indonesia Capai Rp 433 Miliar

Tahun 2019, Ekspor Barata Indonesia Capai Rp 433 Miliar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo-Gibran Rakabuming dijadwalkan ikuti Dzikir di Monas

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Kemayoran, 33 Unit Damkar Dikerahkan

Hotel Pullman Jakarta Barat Terbakar, Damkar Lakukan Pendinginan

76 Tahun Indonesia dan Harapan Para Tokoh Bangsa

Istana Mengundang 8.100 Warga Ikuti HUT ke-81 RI

Susul Singapura, Korea Selatan Alami Resesi

Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Dialog dengan Korut

Kamis Pagi, Kualitas udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timur di NTT

9 Perusahaan Indonesia yang Masuk Daftar Forbes Global 2000 tahun 2024

BRI Bagi Dividen Rp52,1 T ke Pemegang Saham

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Bulog Ajak Masyarakat Tahu  Mutu Beras Standar

Kepala BGN Gemas Seolah MBG Habiskan Anggaran Negara

PERURI Luncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Jokowi: NTT Berpotensi Jadi Sentra Rumput Laut, ada 2 Masalah Utama

Prabowo Ramal Perang Rusia-Ukraina Bisa Lebih Lama dari PD II

Prabowo Ramal Perang Rusia-Ukraina Bisa Lebih Lama dari PD II

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Tahun 2019, Ekspor Barata Indonesia Capai Rp 433 Miliar

by Zamzami Ali
Desember 28, 2019
in BUMN
Tahun 2019, Ekspor Barata Indonesia Capai Rp 433 Miliar

Ilustrasi pekerja di PT Barata Indonesia (Persero).

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Barata Indonesia (Persero) berhasil mencatatkan nilai ekspor yang signifikan dan berhasil menembus 31 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp 433 miliar.

Jumlah ini meningkat signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu dimana PT Barata Indoenesia (Persero) hanya berhasil mencatatkan nilai ekspor sebesar 16 juta dolar AS.

Direktur Utama PT Barata Indonesia, Fajar Harry Sampurno mengatakan meningkatnya nilai ekspor perusahaan membuktikan bahwa produk manufaktur tanah air juga mampu bersaing dan tidak kalah dengan produk-produk manufaktur mancanegara.

BacaJuga

Nasabah Bullion BSI Melonjak 700%, Transaksi Emas Tembus 8,06 Ton

PHE Ganti Tiga Direktur Utama Anak Usaha

Pelindo Tambah Jajaran Komisaris, Dua Nama Baru Resmi Bergabung

Reshuffle di KAI, Purnomo Sucipto Tak Lagi Jabat Komisaris

Di Balik Modernisasi Pelabuhan, Pelindo Marine Jadi Kunci Kelancaran Operasi

Prabowo Minta KSSK Gandeng Danantara di Tiap Pengambilan Kebijakan

Ekspor tersebut diperoleh dari Divisi Industri Komponen dan Pemesinan melalui produk Foundry (pengecoran) yaitu komponen Kereta Api serta Divisi Pembangkit yang melakukan ekspor komponen Pembangkit Listrik.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Divisi Industri Komponen dan Pemesinan (DIKP) Barata Indonesia melakukan ekspor ke negara-negara Amerika Utara seperti Amerika Serikat, Meksiko dan juga Kanada. Sementara Divisi Pembangkit lebih variatif karena melakukan ekspor ke berbagai negara di dunia..

”Komitmen ekspor tersebut akan tetap kami tingkatkan guna menguatkan positioning perusahaan di industri manufaktur nasional. Rencananya tahun 2020 kami menargetkan nilai ekspor sebesar 35 Juta USD,” kata Harry dalam keterangannya pekan lalu.

Kemudian dikatakannya, pada tahun 2020 PT Barata Indonesia juga akan terus berencana untuk meningkatkan nilai ekpor sebagai salah satu upaya menjaga eksistensi dalam industri manufaktur dalam negeri serta sebagai  bentuk perseroan dalam meningkatkan devisa negara.

Di sisi lain, pada 2020 perusahaan juga akan melakukan langkah  besar yakni menjadi pemimpin klaster Industri manufaktur yang terdiri dari beberapa perusahaan BUMN yang bergerak di bidang manufaktur.

Perusahaan tersebut terdiri dari PT Barata Indonesia (Persero), PT INKA (Persero), PT Boma Bisma Indra (Persero), PT IKI (Persero), PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) serta  PT Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero).

Saat ini, Tim Pokja Percepatan Pengembangan Industri Manufaktur telah dibentuk dan pihak-pihak terkait telah melakukan konsolidasi untuk mempercepat pembentukan klaster industri manufaktur tersebut.

Pembentukan kluster tersebut juga bukan tanpa landasan. Pembentukan klaster industri manufaktur tersebut merupakan arahan langsung dari Menteri BUMN, Erick Thohir lewat SK Menteri BUMN RI Nomor: SK- 290/MBU/11/2019 Tentang Pembentukan Tim Percepatan Pengembangan Industri Manufaktur.

Barata mengalami beberapa tahapan transformasi sejak berdiri. Berawal dari cikal bakal Perseroan NV BRAAT pada tahun 1924 hingga saat ini telah terjadi perubahan-perubahan yang cukup signifikan namun masih memiliki benang merah bidang usaha yang menjadi keunggulan bagi Perseroan.

Pada 2018, PT Barata Indonesia (Persero) berhasil meraih pendapatan Rp 3,65 trilliun, laba bersih Rp 67,8 miliar dengan total asset sebesar Rp 4,55 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 1,2 triliun.

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Awal Tahun, Penjualan Mobil Turun 2,6 Persen

Insentif Pajak Mobil Baru Mampu Dongkrak Pertumbuhan Manufaktur

Insentif diskon pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) kendaraan roda empat terbukti mampu memberikan stimulus bagi peningkatan...

Kembangkan Potensi Perikanan Maluku, Ambon New Port Segera Dibangun

PMI Manufaktur Indonesia Ungguli Tiongkok, Korsel hingga Rusia

Aktivitas sektor industri manufaktur di tanah air masih cukup menggeliat hingga tutup tahun 2021, sejalan dengan meningkatnya produksi dan permintaan...

Barata Indonesia Bangun Pabrik Gula Bombana

Bobby Sumardiat Atmosudirjo Jadi Dirut Barata Indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Bobby Sumardiat Atmosudirjo sebagai Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero). PT...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo-Gibran Rakabuming dijadwalkan ikuti Dzikir di Monas

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Kemayoran, 33 Unit Damkar Dikerahkan

Hotel Pullman Jakarta Barat Terbakar, Damkar Lakukan Pendinginan

76 Tahun Indonesia dan Harapan Para Tokoh Bangsa

Istana Mengundang 8.100 Warga Ikuti HUT ke-81 RI

Susul Singapura, Korea Selatan Alami Resesi

Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Dialog dengan Korut

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In