• Latest
  • Trending
Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Jokowi: NTT Berpotensi Jadi Sentra Rumput Laut, ada 2 Masalah Utama

9 Perusahaan Indonesia yang Masuk Daftar Forbes Global 2000 tahun 2024

BRI Bagi Dividen Rp52,1 T ke Pemegang Saham

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Bulog Ajak Masyarakat Tahu  Mutu Beras Standar

Kepala BGN Gemas Seolah MBG Habiskan Anggaran Negara

PERURI Luncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih

Prabowo Ramal Perang Rusia-Ukraina Bisa Lebih Lama dari PD II

Prabowo Ramal Perang Rusia-Ukraina Bisa Lebih Lama dari PD II

Gedung Umat Islam akan Dibangun di Kawasan HI, Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

Survei IDM: 81,5% Publik Puas Kinerja Prabowo

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo: Tunjukkan Negara Mana yang Berhasil tapi Elitenya Ribut

Mendes: Waspadai Hoaks Kopdes di Medsos

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Evaluasi Internal usai Pegawai Diduga Peras Bupati Pemalang

Beda Penampilan, Jokowi Berangkat ke NTT Tanpa Kemeja dan Topi PSI

Jokowi Bagikan Kaus Sepanjang Jalan di NTT

Kasus Corona Termuda di Inggris Dialami Bayi Baru Lahir

Bukan Sekadar Nama, Ini Alasan Warga Wonosobo Beri Bayinya Nama MBG

76 Tahun Indonesia dan Harapan Para Tokoh Bangsa

Istana Gelar Merdeka Run Semarakkan Bulan Kemerdekaan 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Jokowi: NTT Berpotensi Jadi Sentra Rumput Laut, ada 2 Masalah Utama

by Aspek
Agustus 1, 2026
in EKONOMI
Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Kupang – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi besar menjadi salah satu sentra produksi rumput laut di Indonesia. Potensi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal karena masih terkendala ketersediaan bibit unggul dan akses pasar. Hal itu disampaikan Jokowi saat meninjau lokasi budidaya rumput laut di Pantai Oesina, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT, Jumat (31/7/2026).

Jokowi mengatakan kunjungannya bertujuan melihat langsung kondisi budidaya rumput laut sekaligus mengidentifikasi persoalan yang dihadapi para petani.

BacaJuga

Bulog Ajak Masyarakat Tahu  Mutu Beras Standar

Kepala BGN Gemas Seolah MBG Habiskan Anggaran Negara

PERURI Luncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih

Istana Janjikan Tukin Guru dan Nakes 3T Naik

Kemenhan Wisuda 33.785 Calon Manajer Kopdes

Bank Indonesia Sulap 5 Ton Uang Rupiah Tak Layak Edar Jadi Bahan Bakar Semen

“Saya ingin melihat kegiatan riil budidaya rumput laut yang ada di NTT. Beberapa bulan sebelumnya kami juga sudah melihat langsung ke lapangan untuk mengetahui apa saja kekurangan dan tantangan yang harus kita selesaikan bersama,” ujar Jokowi.

Berdasarkan hasil peninjauannya, Jokowi menilai masih banyak aspek yang perlu dibenahi agar produktivitas rumput laut di NTT dapat meningkat. Salah satunya adalah sarana pascapanen yang hingga kini masih menggunakan peralatan sederhana.

“Saya melihat potensi besar rumput laut ada di Provinsi NTT, tetapi belum dikerjakan dan digarap secara baik. Misalnya, rak untuk menyimpan rumput laut masih tradisional. Itu yang akan kita perbaiki,” katanya.

Menurut Jokowi, terdapat dua persoalan utama yang harus segera diatasi agar pengembangan budidaya rumput laut berjalan optimal. Persoalan pertama adalah keterbatasan bibit unggul yang selama ini kerap dikeluhkan petani. Sementara persoalan kedua berkaitan dengan kepastian pasar agar hasil panen dapat terserap.

“Yang paling penting ada dua hal. Pertama berkaitan dengan bibit unggul karena di sini selalu kekurangan bibit unggul. Kedua berkaitan dengan akses pasar. Kalau nanti produksi meningkat dalam jumlah besar, siapa yang akan membeli? Kalau menumpuk, harganya pasti turun. Itu yang ingin kita bantu,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Jokowi mengatakan yayasan yang dibentuknya akan mendampingi petani rumput laut, mulai dari penyediaan bibit unggul hingga membantu pemasaran hasil panen. Ia berharap pendampingan tersebut dapat meningkatkan kualitas produksi sekaligus kesejahteraan petani.

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Beda Penampilan, Jokowi Berangkat ke NTT Tanpa Kemeja dan Topi PSI

Jokowi Bagikan Kaus Sepanjang Jalan di NTT

Kupang - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tiba di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam agenda safari politiknya,...

GELOMBANG ELEKTORAL JOKOWI: 2029 SAATNYA BERGESER KE PSI

Jokowi Jalan Santai Hingga Hadiri Rakorda PSI di NTT

NTT - Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Christian Widodo, memastikan seluruh persiapan menyambut kunjungan...

GELOMBANG ELEKTORAL JOKOWI: 2029 SAATNYA BERGESER KE PSI

Jokowi Penuhi Undangan Warga ke NTT pada 31 Juli

jakarta  - Jokowi akan  ke NTT pada 31 Juli- hingga 2 Agustus untuk memenuhi undangan masyarakat dan menghadiri rapat koordinasi...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

9 Perusahaan Indonesia yang Masuk Daftar Forbes Global 2000 tahun 2024

BRI Bagi Dividen Rp52,1 T ke Pemegang Saham

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Bulog Ajak Masyarakat Tahu  Mutu Beras Standar

Kepala BGN Gemas Seolah MBG Habiskan Anggaran Negara

PERURI Luncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In