• Latest
  • Trending
Melihat Progres Pembangunan Bendungan Keureuto

Melihat Progres Pembangunan Bendungan Keureuto

Kejagung Tahan Tersangka Baru di Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah

Kejagung Tahan Tersangka Baru di Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah

Komisi II: WFH Hari Jumat Tidak Ideal, Akan Berubah Jadi Long Weekend

Legislator PKB Usul Pilkada Cukup Pilih Kepala Daerah, Wakil Ditunjuk Setelah Menang

Koreksi Desain IKN, Prabowo Fokus Ketahanan Lingkungan dan Bencana

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Awal Agustus

KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak Kemenkeu

KPK Akui Kasus Harun Masiku Belum Tuntas, Setyo: Pimpinan Masih Kepikiran

Nasabah Bullion BSI Melonjak 700%, Transaksi Emas Tembus 8,06 Ton

Nasabah Bullion BSI Melonjak 700%, Transaksi Emas Tembus 8,06 Ton

Presiden Prabowo akan Rombak Total Direksi Bank Himbara

Prabowo Ingatkan Lagi Kepala Daerah: Jangan Kerahkan Rakyat Sambut Saya

12 Kepala Daerah Terjaring OTT Sepanjang 2026, KPK: Bukan Karena Kami Menarget

12 Kepala Daerah Terjaring OTT Sepanjang 2026, KPK: Bukan Karena Kami Menarget

Prabowo Instruksikan Dirut KAI dan Kemenhub Bangun Kereta Trans-Sumatra

DPR Minta Bareskrim Usut Kematian Kepala Rumah Tangga Eks Jampidsus

DPR Minta Bareskrim Usut Kematian Kepala Rumah Tangga Eks Jampidsus

BGN Tutup 833 Dapur MBG

MK: Larang MBG Gunakan Anggaran Pendidikan di APBN

Dampak El Nino Bagi Kesehatan

Jurus Indonesia Cegah Karhutla & Kekeringan

85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

Albania Butuh Pekerja Terampil dari Indonesia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Melihat Progres Pembangunan Bendungan Keureuto

by REDAKSI
Februari 22, 2020
in INFRASTRUKTUR
Melihat Progres Pembangunan Bendungan Keureuto

Bendungan Keureuto di Aceh. [Foto: Setkab]

ASPEK.ID – Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Keureuto untuk mengurangi risiko bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Pembangunan bendungan merupakan bagian dari rencana induk (master plan) pengendalian banjir di Kabupaten Aceh Utara sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat untuk mengendalikan banjir mulai dari hulu hingga di hilir.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan perubahan iklim menjadi tantangan dalam pengelolaan SDA di Indonesia. Pergeseran dan perubahan masa musim hujan dan kemarau, perubahan temperatur, cuaca, serta pola hujan cenderung durasinya lebih pendek namun dengan intensitas yang tinggi sehingga kerap mengakibatkan banjir.

BacaJuga

Prabowo Instruksikan Dirut KAI dan Kemenhub Bangun Kereta Trans-Sumatra

Pemerintahan Prabowo Laksanakan Strategi Hadapi El Nino

Zulhas Bantah Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 Triliun

Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy Bahas Percepatan Jakarta Kota Global

Kementerian PU: 4 Jalan Tol Bisa Mendarat Pesawat Tempur

BUMN Karya Selesai Bangun 238 Huntara untuk korban Banjir Sumatera

“Untuk itu kita memerlukan banyak bendungan agar risiko banjir dapat dikurangi secara signifikan” kata Menteri Basuki.

Bendungan Keureuto membendung Sungai Krueng Keureuto yang memiliki 6 anak sungai sebagai penyebab utama banjir pada daerah hilir. Dengan kapasitas tampung 215 juta/m3 memiliki manfaat utama untuk mereduksi banjir yang kerap menggenangi wilayah di Lhoksukon sebagai Ibu Kota Kabupaten Aceh Utara.

Pada konstruksi bendungan ini juga disediakan tampungan khusus banjir sebesar 30,50 juta m3 yang mampu mengurangi debit banjir sampai dengan periode ulang 50 tahun sehingga total mereduksi banjir seluas 1.225,53 m3/detik.

Bendungan ini dibangun sejak tahun 2015 dengan biaya APBN sebesar Rp 1,7 triliun. Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap melalui tiga paket dengan masing-masing kontraktor, PT. Brantas Abipraya (Persero)-PT. Pelita Nusa Perkasa (KSO) untuk paket 1, PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk paket 2, PT. Hutama Karya-Perapen paket 3. Saat ini progres konstruksi bendungan telah mencapai 68 % dan ditargetkan selesai akhir 2020.

Selain sebagai infrastruktur pengendalian banjir, bendungan ini diharapkan dapat memiliki manfaat untuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan penyediaan air baku sebesar 0,50 m3/detik, menyuplai air irigasi seluas 9.420 hektar yang terdiri dari intensifikasi Daerah Irigasi (DI) Alue Ubay seluas 2.743 hektar dan ekstensifikasi D.I Pasee Kanan seluas 6.677 hektar. Kehadiran bendungan juga berpotensi menjadi sumber pembangkit listrik sebesar (PLTA) sebesar 6,34 MW.

Bendungan Keureuto merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 Ditjen Sumber Daya Air dalam periode 2015-2019 sebagai upaya mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan di Provinsi Aceh.

Peningkatan jaringan irigasi juga dilakukan Kementerian PUPR dengan membangun 3 Daerah Irigasi (DI) di Provinsi Aceh yakni DI Lhok Guci di Kabupaten Aceh Barat, DI Jambo Aye Kanan di Kabupaten Aceh Utara dan Timur, dan DI Rajui di Kabupaten Pidie.

Pembangunan DI Lhok Guci telah mulai dikerjakan secara bertahap sejak 2017 dengan total biaya sebesar Rp 2,7 triliun. Saat ini progres pengerjaannya mencapai 53,5 % dan ditargetkan selesai 2024. Keberadaan DI Lhok Guci akan berpotensi menyuplai air irigasi lahan pertanian di Aceh Barat seluas 12.700 hektar.

Untuk DI Jambo Aye Kanan mulai dibangun pada 2017 dengan total kebutuhan anggaran sebesar Rp. 384,3 miliar yang bersumber dari APBN. Progres pembangunannya mencapai 70,10 % dan ditargetkan selesai 2023 untuk memenuhi kebutuhan air irigasi seluas 3.028 hektar.

Sementara untuk pembangunan DI Rajui tahap 1 telah selesai pada 2019 dengan anggaran sebesar Rp 101,4 miliar. Jaringan irigasi Rajui akan mampu memenuhi kebutuhan irigasi pertanian di Kabupaten Pidie seluas 1.000 hektar.

Komentar
Share59Tweet37SendShareShare10Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Brantas Abipraya Kebut Selesaikan Bendungan Sepaku Semoi di IKN

Brantas Abipraya Paparkan Keberhasilan Bangun Infrastruktur Air

PT Brantas Abipraya (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi sukses memamerkan keberhasilannya dalam membangun infrastruktur air di Indonesia. Karya-karya...

Menteri Basuki ke Presiden Terpiih:  Lanjutkan Infrastruktur

Menteri PUPR  Basuki Hadimuljono mengimbau pemimpin baru ke depan dapat melanjutkan pembangunan infrastruktur guna mendongkrak tingkat kemakmuran Indonesia. Usai menggunakan...

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Jokowi Bandingkan Infrastruktur RI dengan China-Korsel

Jokowi mengakui dirinya jorjoran membangun infrastruktur selama menjabat sejak 2014. Namun, pembangunan yang dilakukan menurutnya masih jauh tertinggal dengan negara...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Kejagung Tahan Tersangka Baru di Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah

Kejagung Tahan Tersangka Baru di Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah

Komisi II: WFH Hari Jumat Tidak Ideal, Akan Berubah Jadi Long Weekend

Legislator PKB Usul Pilkada Cukup Pilih Kepala Daerah, Wakil Ditunjuk Setelah Menang

Koreksi Desain IKN, Prabowo Fokus Ketahanan Lingkungan dan Bencana

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Awal Agustus

KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak Kemenkeu

KPK Akui Kasus Harun Masiku Belum Tuntas, Setyo: Pimpinan Masih Kepikiran

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In