• Latest
  • Trending
Intemediasi Sektor Keuangan Melambat pada Februari 2020

Intemediasi Sektor Keuangan Melambat pada Februari 2020

Rapat Paripurna DPR Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman 2026-2031

Rapat Paripurna DPR Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman 2026-2031

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Mendag Akui Harga Pangan Naik Efek MBG, Masih Wajar

BRIN Respons Gagasan Ambulans Terbang Prabowo

BRIN Respons Gagasan Ambulans Terbang Prabowo

Ekspansi Internasional, Citilink Datangkan Airbus A330-900 NEO

Citilink Buka Rute Baru dari Bandung ke Lima Kota Besar Mulai Minggu ini

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

Paripurna DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Prediksi BMKG: Gempa Susulan di NTT Masih Terjadi hingga 3-4 Pekan

Amran Cerita Bill Clinton Bahas Kopi Gayo saat Bertemu di Luar Negeri

Mentan Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terlibat Korupsi Miliaran

Bella Beradu Akting dengan Aktor Senior di Film Layar Lebar

Bella Beradu Akting dengan Aktor Senior di Film Layar Lebar

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$ 453,4 Miliar

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka

Hari Ini! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Gugat Penetapan Tersangka

Penonton Bioskop Indonesia Turun 16,7 Persen Selama Paruh Pertama 2026

PFN Bakal Luncurkan Jaringaan Bioskop Negara Sinewara pada 2027

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

DPR Targetkan RUU Perampasan Aaset disahkan Sebelum Desember

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Intemediasi Sektor Keuangan Melambat pada Februari 2020

by REDAKSI
Maret 31, 2020
in PERBANKAN
Intemediasi Sektor Keuangan Melambat pada Februari 2020

Ilustrasi.

ASPEK.ID, JAKARTA – Pertumbuhan kredit perbankan menunjukkan perlambatan dan kualitas aset mulai melemah pada bulan Februari.

Hal itu sesuai dengan data yang ditampilkan oleh Bank Mandiri di website resminya. Intermediasi sektor jasa keuangan cenderung menunjukkan perlambatan dan kondisi kualitas aset mulai melemah karena dampak dari penyebaran COVID-19.

Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh sebesar 6,80% yoy, lebih tinggi dari pertumbuhan kredit.

BacaJuga

BI-ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia

OJK Dukung Insentif BI Bagi Bank yang Pegang SBN dan SRBI

Bank Dorong UMKM Naik Kelas, Penyaluran KUR Rp169 Triliun

BRI Salurkan KUR Rp103 T ke 2 Juta Debitur

Alasan Istana Kirim 1 Nama Jadi Gubernur BI ke DPR

Pasar Sambut Positif Penunjukan Destry, Rupiah Menguat ke Rp 17.767 per Dolar AS

Selain itu, sepanjang Februari 2020 industri asuransi berhasil menghimpun premi sebesar Rp46,5 triliun dan tumbuh sebesar 4,73% yoy.

Sementara, likuiditas cenderung longgar karena perlambatan pertumbuhan kredit.

Liquidity coverage ratio dan rasio alat likuid/non-core deposit pada Februari 2020 masing-masing sebesar 212,30% dan 108,12% atau jauh di atas threshold masing-masing sebesar 100% dan 50%.

OJK telah dan akan mengeluarkan berbagai kebijakan di sektor perbankan, pasar modal dan industri keuangan non bank.

Kebijakan stimulus di sektor perbankan yang sudah berjalan antara lain penilaian kualitas kredit/pembiayaan/penyediaan dana lain hanya berdasarkan ketepatan pembayaran pokok dan/atau bunga untuk kredit sampai dengan IDR10 miliar dan peningkatan kualitas kredit/pembiayaan menjadi lancar setelah direstrukturisasi.

Ke depan, ketidakpastian kondisi perekonomian global dan domestik masih cukup tinggi.

IMF menyatakan pandemi COVID-19 telah mendorong ekonomi global ke dalam resesi yang mungkin lebih buruk daripada tahun 2009.

Komentar
Share24Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Purbaya: Ekonomi Nasional Tumbuh 6% di Akhir 2026

Jakarta - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,6-6,0 persen sepanjang 2026. Proyeksi pertumbuhan tersebut...

Menpora Erick Thohir: Event Olahraga Kelas Dunia Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jakarta - Menpora Erick Thohir menegaskan penyelenggaraan ajang olahraga internasional di Indonesia tidak lagi sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat. Menurutnya,...

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

IKN & PSN Jadi Katalis Ekonomi Kaltim 2024 Tumbuh 6,3%

Kaltim -  Perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan akan tumbuh hingga 6,30% (yoy) pada akhir tahun 2024.  Kepala Kantor Perwakilan Bank...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In