• Latest
  • Trending
Intemediasi Sektor Keuangan Melambat pada Februari 2020

Intemediasi Sektor Keuangan Melambat pada Februari 2020

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

3 Cara Habibie Kendalikan Dolar AS Hanya Rp6.550

Kemenhan-TNI Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Indonesia Nomor 1 Militer Terkuat di Asia Tenggara

5 Drone Dipaksa Turun di MotoGP Mandalika

Cara InJourney Airports Dukung MotoGP Mandalika di Lombok, 9-11 Oktober

Update KM Virgo: 6 Korban Meninggal Teridentifikasi, 129 Penumpang Masih Dicari

Pencarian Korban KM Virgo Diperluas ke Kalteng-Kalbar

Bantai Persikad Depok 4-0, PSMS Pimpin Grup A Pegadaian Championship 2026/27

Bantai Persikad Depok 4-0, PSMS Pimpin Grup A Pegadaian Championship 2026/27

Dony Oskaria Sambangi Kantor Menkeu, Utang KCIC Jadi Agenda Pembahasan Utama

Danantara Masuk ke Proyek Etanol, ini Alasannya 

Survei Indikator: Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Bursa Capres

Dedi Mulyadi Dinilai Blunder Putuskan Sepihak Proyek Data

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

5 Provinsi dengan Titik Panas Tertinggi

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Pagi Minggu Gempa Hentak NTT dan Aceh

Singapore Airlines Dilarang Masuk Hongkong

10 Maskapai dengan Layanan Wi-Fi Terbaik Dunia

Panglima TNI Rotasi Sejumlah Kabinda, Termasuk Jawa Barat, Tengah dan Timur

Beredar Info Panglima TINI Mutasi Pangdam

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Targetkan RI Punya 5 Bank Syariah Raksasa pada 2027

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Intemediasi Sektor Keuangan Melambat pada Februari 2020

by REDAKSI
Maret 31, 2020
in PERBANKAN
Intemediasi Sektor Keuangan Melambat pada Februari 2020

Ilustrasi.

ASPEK.ID, JAKARTA – Pertumbuhan kredit perbankan menunjukkan perlambatan dan kualitas aset mulai melemah pada bulan Februari.

Hal itu sesuai dengan data yang ditampilkan oleh Bank Mandiri di website resminya. Intermediasi sektor jasa keuangan cenderung menunjukkan perlambatan dan kondisi kualitas aset mulai melemah karena dampak dari penyebaran COVID-19.

Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh sebesar 6,80% yoy, lebih tinggi dari pertumbuhan kredit.

BacaJuga

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Pemerintah Mulai Oktober 2026

PT Bukit Asam Tbk Tambah Utang Rp6 Triliun dari BRI dan Mandiri

Kemenkeu Ubah Aturan, BI Tak Lagi Jadi Tempat Penempatan Uang Negara

OJK Tutup 15 Bank per September 2026

BCA Bantah Info Haji Isam Mau Akuisisi BCA

Airlangga: 74 Juta WNI Tidak Punya Rekening Bank

Selain itu, sepanjang Februari 2020 industri asuransi berhasil menghimpun premi sebesar Rp46,5 triliun dan tumbuh sebesar 4,73% yoy.

Sementara, likuiditas cenderung longgar karena perlambatan pertumbuhan kredit.

Liquidity coverage ratio dan rasio alat likuid/non-core deposit pada Februari 2020 masing-masing sebesar 212,30% dan 108,12% atau jauh di atas threshold masing-masing sebesar 100% dan 50%.

OJK telah dan akan mengeluarkan berbagai kebijakan di sektor perbankan, pasar modal dan industri keuangan non bank.

Kebijakan stimulus di sektor perbankan yang sudah berjalan antara lain penilaian kualitas kredit/pembiayaan/penyediaan dana lain hanya berdasarkan ketepatan pembayaran pokok dan/atau bunga untuk kredit sampai dengan IDR10 miliar dan peningkatan kualitas kredit/pembiayaan menjadi lancar setelah direstrukturisasi.

Ke depan, ketidakpastian kondisi perekonomian global dan domestik masih cukup tinggi.

IMF menyatakan pandemi COVID-19 telah mendorong ekonomi global ke dalam resesi yang mungkin lebih buruk daripada tahun 2009.

Komentar
Share25Tweet16SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Istana Bahas Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga

  ASPEK.ID, JAKARTA- Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto mengatakan pemerintah tengah mengevaluasi data desil yang menjadi salah...

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Purbaya: Kesejahteraan Masyarakat Membaik

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan sejumlah indikator yang menunjukkan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Anggaran...

Studi: Penyebab Utama Perceraian  Bukan Orang Ketiga

MUI  Ungkap Penyebab Tingginya Perceraian

  ASPEK.ID, SEMARANG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M. Anwar Iskandar menyoroti tingginya dan terus meningkatnya angka perceraian...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In