ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perombakan terhadap Dewan Pengawas Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Senin (15/6/2020).
Penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir Nomor SK-205/MBU/06/2020 tanggal 15 Juni 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Pengawas Perusahaan Umum (Perum) LKBN Antara.
Ketua Dewan Pengawas LKBN Antara sebelumnya, Sutrimo beserta Santoso dan Deddy Hermawan sebagai Anggota Dewan Pengawas, diberhentikan dengan hormat.
Baca juga Menteri BUMN Rombak Dewan Pengawas LKBN Antara
Erick Thohir mengangkat Widodo Muktiyo diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas baru serta Widiarsi Agustina sebagai Anggota Dewan Pengawas serta Mayong Suryo Laksono dan Monang Sinaga sebagai Anggota Dewan Pengawas Independen.
Perum LKBN Antara sebagaimana dilansir dari laman Wikipedia merupakan kantor berita di Indonesia, yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.
Perum LKBN Antara merupakan BUMN yang diberikan tugas oleh Pemerintah untuk melakukan peliputan dan penyebarluasan informasi yang cepat, akurat, dan penting, ke seluruh wilayah Indonesia dan dunia internasional.
Berikut ini profil singkat Widodo Muktiyo, Ketua Dewan Pengawas baru LKBN Antara:
Profil Singkat
Prof. Dr. Widodo Muktiyo saat ini juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Widodo Muktiyo mengawali karier sebagai Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi di Universitas Sebelas Maret Surakarta pada tahun 2008.
Dia kemudian menjadi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Sebelas Maret Surakarta pada tahun 2015 lalu.
Dia sempat merintis berdirinya Perhimpunan Hubungan Masyarakat (PERHUMAS) di Solo pada tahun 1999 dan pada tahun 2001 dia mendirikan Media Watch Surakarta (MWS).
Beberapa buku juga pernah ditulis oleh pria kelahiran Klaten, 27 Februari 1964 ini seperti Pengantar Ilmu Komunikasi (1992), Ekonomi Pembangunan (1994) dan Bagaimana Cara Menjual dan Membangun Citra (2004).





















