• Latest
  • Trending

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Dual Fuel

Pelindo Marine Ajak Anak Kenjeran Belajar Lingkungan dan Kapal Tunda

Pelindo Marine Ajak Anak Kenjeran Belajar Lingkungan dan Kapal Tunda

Kamis Pagi, Kualitas udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Rosan: Realisasi Investasi Nasional di Jakarta Nomor 1 di RI

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Bos MBG Siapkan Skema Baru Insentif SPPG Rp 6 Juta per Hari

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

Pengamanan Demo 27 Agustus di DPR Dibagi 6 Zona

Polisi Tangkap 322 Terduga Perusuh Usai Aksi di DPR

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Purbaya Yakin Pertumbuhan 6 Persen pada 2027 Ciptakan 2,4 Juta Lapangan Kerja

Prabowo Panggil Panglima Jilah ke Istana

Prabowo Panggil Panglima Jilah ke Istana

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Bakal Setor Dividen Rp 120 Triliun ke Kas Negara Tahun Ini

Purbaya Sebut BUMN Ekspor Bisa Tambah Pendapatan Negara hingga 2 Kali Lipat

Purbaya Kantongi Nama Pegawai Pajak Nakal yang Mau Dipecat

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Polda Riau Tetapkan 40 Tersangka Karhutla

AS Buka Opsi Lepas Sanksi Minyak Rusia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Pertamina Temukan Potensi Minyak Jumbo 1,4 Miliar Barel di Sumatera

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Uji Coba Aturan Harga Minimum Saham Rp 1

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Dual Fuel

by Zamzami Ali
Juli 30, 2020
in BUMN, ENERGI

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam yang didukung SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk usaha, menjalin sinergi bersama PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pertamina Gas (Pertagas).

Kerja sama dilakukan dalam Proyek Konversi Bahan Bakar Kapal menggunakan Liquefied Natural Gas (LNG) melalui penerapan teknologi Diesel Dual Fuel (DDF).

PTK merupakan salah satu penyedia kapal yang dioperasikan PHM di WK Mahakam, sedangkan Pertagas berpengalaman dalam pengisian maupun transportasi darat LNG ISO Tank.

BacaJuga

Pelindo Marine Ajak Anak Kenjeran Belajar Lingkungan dan Kapal Tunda

Danantara Bakal Setor Dividen Rp 120 Triliun ke Kas Negara Tahun Ini

Pertamina Temukan Potensi Minyak Jumbo 1,4 Miliar Barel di Sumatera

Thailand Akan Bangun Energi Listrik Tenaga Nuklir

Danantara Dukung KPR Rp 50 T pada 2026

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

Kolaborasi itu diformalkan melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman, yang dilaksanakan secara daring, di Jakarta, pada Rabu, 29 Juli 2020.

Penandatanganan Nota Kesepahaman pertama adalah antara PTH Direktur Utama PHM Danar Dojoadhi dan Direktur Utama PTK Nepos MT Pakpahan.

Dalam Nota Kesepahamanan tersebut diatur antara lain PTK akan mengkonversi kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) Trans Moloco berbahan bakar High Speed Diesel (HSD) menjadi berbahan bakar ganda LNG: HSD (60:40).

Kemudian dilanjutkan penandatanganan Nota Kesepahaman kedua oleh Danar dan Direktur Utama Pertagas Wiko Migantoro. Di dalamnya diatur studi kelayakan transportasi LNG ISO Tank dari PT Badak LNG ke terminal pengisian LNG di jetty kapal PHM.

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Arief S. Handoko, Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Tata Kelola Migas Kementerian ESDM Nanang Untung, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Mustafid Gunawan, Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Mulyono, Chief Executive Officer PT Pertamina Hulu Energi Budiman Parhusip dan Direktur Utama PHI Chalid Said Salim.

Danar mengatakan, PHM bangga karena merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pertama yang mengembangkan teknologi DDF dalam sarana logistik lepas pantai.

Bila berhasil, lanjut Danar, penerapan teknologi tersebut akan mengurangi biaya diesel kapal dalam kegiatan operasi hingga 30 persen.

“Saya meyakini inisiatif ini bisa berkontribusi dalam peningkatan efisiensi operasi di WK Mahakam, selain juga memanfaatkan sumber energi yang lebih bersih,” ungkap Danar.

Pada kesempatan yang sama, Chalid menyampaikan bahwa inisiatif itu merupakan wujud inovasi yang memiliki nilai tambah sangat signifikan, terutama sebagai wujud sinergi antar anak perusahaan PT Pertamina (Persero).

“Kerja sama itu merupakan milestone penting dalam sinergi unit usaha Pertamina bidang logistik,” katanya.

Selain itu, Mulyono memberikan apresiasi kepada PHM, PTK dan Pertagas yang telah mendukung program Pemerintah dalam mengurangi impor bahan bakar kapal HSD sehingga berkontribusi melakukan penghematan devisa negara.

“Saya mendorong agar pilot project terssebut dapat terus ditingkatkan semaksimalnya, sehingga nantinya seluruh kapal yang beroperasi di WK Mahakam dapat menggunakan bahan bakar LNG yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Melihat hal tersebut, Arief menyambut baik kolaborasi antar anak usaha PT Pertamina (Persero). Dirinya mengatakan bahwa penggunaan LNG untuk bahan bakar kapal sangat baik, apalagi Indonesia memiliki cadangan gas yang cukup banyak dan akan mengurangi impor HSD.

“Dalam konteks perubahan iklim, SKK Migas juga mendorong perubahan dari penggunaan minyak ke gas yang adalah clean energy,” ujar Arief.

Langkah konversi dari diesel ke gas telah terangkum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 128 K/70/MEM/2020 tentang Gugus Tugas Ketahanan dan Pemanfaatan Energi yang di antaranya memandatkan penyusunan langkah-langkah untuk mengkonversi penggunaan bahan bakar diesel ke gas alam.

Teknologi DDF menggabungkan penggunaan HSD dan LNG sebagai bahan bakar kapal. Dalam proyek ini PTK akan memodifikasi mesin pada AHTS Trans Moloco sebagai prototipe teknologi DDF yang diharapkan mulai beroperasi pada Agustus 2021.

Bila proyek ini berhasil, maka akan dikembangkan ke fase industri pada kapal-kapal lainnya yang dioperasikan di WK Mahakam. Di industri perkapalan, penggunaan LNG sebagai bahan bakar kapal sendiri sudah terbukti. 

Komentar
Share24Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

AS Buka Opsi Lepas Sanksi Minyak Rusia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Pertamina Temukan Potensi Minyak Jumbo 1,4 Miliar Barel di Sumatera

ASPEK,ID, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengidentifikasi potensi cadangan minyak raksasa atau giant discovery di Blok Jambi Merang, Sumatra Selatan....

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

  ASPEK.ID, MANGGARAI - Tim gabungan relawan Pertamina Patra Niaga, Pertamina Foundation dan relawan lokal berhasil menembus Dusun Watu Hedok,...

Pertamina Tambah Titik Operasional BBM Satu Harga di NTB

Pertamina: Seluruh SPBU di Flores Telah Beroperasi

ASPEK.ID, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pulau Flores, NTT, telah...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In