ASPEK.ID, JAKARTA – Kegigihannya dalam menakhodai PT Pertamina (Persero) melalui triple shock akibat pandemi COVID-19 berbuah manis. Media bisnis global, Fortune menobatkan Nicke Widyawati sebagai salah satu perempuan paling berpengaruh di dunia (Most Powerful Women International) 2020.
Nicke langsung menempati peringkat 16 dari 50 perempuan dunia yang dinilai memiliki kemampuan mengendalikan perusahaan yang dipimpinnya selama pandemi.
Ia dinilai Fortune sangat layak menerima apresiasi tersebut karena mampu melakukan terobosan untuk mengendalikan kinerja Pertamina sekaligus berkontribusi maksimal terhadap penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.
Perempuan kelahiran Tasikmalaya, 25 Desember 1967 ini memang tangguh. Sejak Pemerintah secara resmi mengumumkan pandemi COVID-19 di Indonesia, Nicke langsung mengambil langkah tegas.
Secara virtual, di hadapan 32 ribu perwira Pertamina, ia memaparkan kebijakan strategis untuk menjaga kinerja perusahaan dari segi operasional dan finansial.
Hal ini dilakukan untuk menyikapi perkembangan terkini pandemi COVID-19 yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan warga dunia tapi terhadap perlambatan ekonomi dunia.
Berikut ini 10 kebijakan strategis Nicke Widyawati selama pandemi Covid-19 sebagaimana dilansir dari laman resmi Pertamina, Senin (26/10).
1 Pertamina harus menjamin ketersediaan energi kesampai ke seluruh pelosok negeri di tengah pandemi COVID-19 .
2. Pertamina tetap menjalankan proyek-proyek strategis yang menyerap ribuan tenaga kerja dan menggerakan industri nasional.
3. Nicke Konsisten menjalankan dan memastikan program mandatori Pemerintah.
4. Secara korporasi, Nicke sigap memimpin Pertamina Group dalam melakukan berbagai upaya untuk membantu Pemerintah dalam penanganan dampak COVID-19.
5. Nicke mendorong Pertamina untuk memberikan dukungan penuh kepada UMKM.
6. Effisiensi biaya operasional (operating expenses/opex) untuk semua Pertamina Group sebesar 30 persen dan belanja modal (capital expenditure/capex) hampir 25 persen, dengan tetap meningkatkan produktifitas.
Baca juga Enam Subholding Pertamina Diresmikan Targetkan US$100 Miliar, Apa saja?
7. Di tengah pandemi, Nicke bersikap terbuka untuk bersinergi dengan pihak lain mengembangkan berbagai program strategis Pertamina.
8. Nicke memimpin restrukturisasi Pertamina sebagai holding migas.
9. Nicke berhasil berkontribusi aktif dalam penurunan import serta penyediaan energi yang lebih bersih untuk masyarakat melalui program B30 lebih cepat dari target yang ditetapkan Pemerintah.
10. Konsisten meningkatkan transparansi dan menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance.























