ASPEK. ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir membantah pergantian bos BUMN untuk membuang orang Rini Soemarno, Menteri BUMN sebelumnya.
Menurut pendiri Mahaka Group itu, masih banyak direksi lama semasa Rini yang dipertahankan karena kinerjanya bagus.
“Dari jumlah perusahaan ‘kan sekarang tinggal 41 BUMN. Dari 41 BUMN, 20 diganti. (Sisanya) 21 masih (yang lama),” kata Menteri BUMN Erick Thohir, dalam tayangan di akun Youtube Karni Ilyas Club baru-baru ini.
“Contohnya AP I dan II, lalu Telkom, lalu BRI. Jadi pengangkatan dan pergantian atau mempertahankan bukan didasari karena suka atau tidak suka,” ucap Erick Thohir.
Erick menjelaskan yang dilakukan di Kementerian BUMN merupakan bagian dari roadmap transformasi. Di antaranya dengan membentuk klaster-klaster BUMN, dari sebelumnya 27 klaster menjadi 12 klaster.
Direksi BUMN yang masih dipertahankan, menurutnya adalah yang sejalan dengan roadmap transformasi tersebut dan memiliki key performance indicator (KPI) sesuai target seperti Dirut Pertamina Nicke Widyawati.






















