ASPEK.ID, JAKARTA – Ketua Komite Penanganan COVID-19 Erick Thohir memastikan pengelolaan lembaga investasi Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Hal tersebut dikatakan oleh Pendiri Mahaka Group yang juga Menteri BUMN itu pada pertemuan World Economic Forum (WEF) Special Virtual on Indonesia sesi kedua, melalui video konferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (25/11).
Acara itu diikuti oleh puluhan petinggi perusahaan global.
“Indonesia solid dalam penegakan hukum. Kita pastikan pengelolaan sovereign wealth fund transparan dan akuntabel,” ujar Erick.
Erick menyampaikan Indonesia melakukan sovereign wealth fund untuk percepatan proyek strategis pemerintah.
Indonesia juga disebut Erick, sangat mendukung investasi yang akan dilakukan pengusaha dalam dan luar negeri.
Oleh karena itu, Undang-Undang Cipta Kerja dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi Indonesia.
“Investasi penting yang menjadi tujuan Indonesia yakni terkait pembangunan infrastruktur, kawasan industri wisata, hingga food estate atau lumbung pangan,” tandasnya.













