ASPEK.ID, JAKARTA – Setelah menguat dalam beberapa hari terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup di zona merah, Kamis (14/1).
IHSG ditutup melemah 6,89 poin atau 0,11 persen ke posisi 6.428,32. Sementara saat dibuka menguat 10,7 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.445,9 pada Kamis (14/1) pagi tadi.
Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,96 poin atau 0,39 persen ke posisi 1.006,85 dan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,51 poin atau 0,05 persen ke posisi 1.002,38.
Secara sektoral, lima sektor terkoreksi dengan sektor properti paling dalam yaitu minus 0,96 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor konsumer masing-masing minus 0,63 persen dan minus 0,57 persen.
Sedangkan lima sektor meningkat dengan sektor industri dasar paling tinggi yaitu 1,61 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor perdagangan masing-masing 0,73 persen dan 0,33 persen.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing juga beraksi dengan aksi jual beli saham dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp2,86 triliun.
Sementara itu, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat tipis saat penutupan perdagangan pada Kamis (14/1).
Rupiah ditutup menguat 1 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp14.059 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.060 per dolar AS.
Sedangkan pada pembukaan perdagangan Kamis (14/1) pagi tadi, rupiah justru melemah 30 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp14.090 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.060 per dolar AS.
























