ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan usai divaksin Covid-19, masyarakat masih berpeluang tertular Covid-19.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan
“Jangan habis disuntik merasa jadi Superman, merasa lebih kuat dari Kapolres atau bapak Brigjen. Kekebalan itu baru optimal 28 hari setelah suntikan kedua. Itu tidak mengubah bapak ibu menjadi Superman,” kata Budi, Sabtu (13/3).
Budi mengatakan masyarakat yang telah divaksin akan memiliki antibodi. Oleh karena itu, kalau virus datang diharapkan bisa mati dalam satu hingga dua hari.
“Karena ada tentaranya di dalam, jadi menularkannya tidak banyak. Namun, bapak ibu tetap masih bisa kena. Mudah-mudahan kalau masuk rumah sakit dirawatnya tidak lama,” kata Budi.
Budi mengingatkan bahwa hingga kini belum ada penelitian yang memastikan kalau masyarakat yang sudah divaksin tidak bisa lagi tertular Covid-19.
“Tetap bisa kena, tapi tubuh kita lebih kuat,” ungkapnya.
Menkes mewanti-wanti masyarakat sehabis disuntik tetap mengenakan masker ketika beraktivitas. Apalagi, vaksin baru optimal 28 hari setelah suntikan kedua.
“Setelah disuntik vaksin tetap pakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan. Balik lagi, ini membuat kita lebih kuat. Kalau terinfeksi bisa cepat sembuh dan tidak usah masuk rumah sakit. Tapi ini tidak menjadikan kita superman atau manusia setengah dewa,” tandasnya.















