• Latest
  • Trending
Banjir Bandang Nepal-Tibet: 1.300 Orang Hilang, 165 Meninggal

Banjir Bandang Nepal-Tibet: 1.300 Orang Hilang, 165 Meninggal

Gibran hingga Cak Imin Hadiri Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang

Gibran hingga Cak Imin Hadiri Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

DPR Sahkan Sarjito Jadi Kepala Pengawas Bursa Mineral OJK

Komisi I DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang

Komisi I DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang

Merger Gojek-Tokopedia Permudah UMKM Go Digital

Morgan Stanley Borong 3,79 Miliar Saham GOTO di Harga Rp 23

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka

Sidang Putusan Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Digelar Sore Ini

Demokrat: Semeru Meletus Tanpa Peringatan Dini; Panggil Menteri ESDM

170 Pendaki Semeru Dievakuasi Imbas Kebakaran Hutan

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Purbaya: Kesejahteraan Masyarakat Membaik

DPR-Pemerintah Sinkronkan Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Terkait Dugaan Korupsi MBG,  Kejagung Periksa Saksi dari Pos Indonesia dan Perum Peruri

Polda Metro Jakarta Sita Bom Molotov dan Golok dari Pendemo 27 Agustus

Polda Metro Jakarta Sita Bom Molotov dan Golok dari Pendemo 27 Agustus

Tepung Singkong Bisa Jadi Senjata Lawan Karhutla? Ini Penjelasan BRIN

Tepung Singkong Bisa Jadi Senjata Lawan Karhutla? Ini Penjelasan BRIN

Kebakaran di Jakarta Utara Hanguskan 60 Rumah

Kebakaran di Jakarta Utara Hanguskan 60 Rumah

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Banjir Bandang Nepal-Tibet: 1.300 Orang Hilang, 165 Meninggal

by Muhammad Fadhil
Agustus 27, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Banjir Bandang Nepal-Tibet: 1.300 Orang Hilang, 165 Meninggal

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

ASPEK.ID, JAKARTA – Tim penyelamat terus berpacu dengan waktu mencari lebih dari 1.300 orang yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah perbatasan Nepal dan Tibet. Bencana dahsyat ini telah menewaskan sedikitnya 165 orang serta menghancurkan sejumlah desa di sepanjang aliran sungai.

Dilansir AFP, Kamis (27/8/2026), banjir dipicu runtuhnya gletser yang memicu aliran lumpur dan puing dalam skala besar. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebut material dari gletser yang runtuh menyapu rumah-rumah dan permukiman di sepanjang jalurnya.

Di Nepal, arus banjir menghantam kawasan di sepanjang Sungai Bhote Koshi dan Trishuli dengan kekuatan besar. Polisi Nepal telah menemukan 162 jenazah, sementara Badan Penanggulangan Bencana Nepal mencatat 823 orang masih belum diketahui keberadaannya.

BacaJuga

Gibran hingga Cak Imin Hadiri Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang

DPR Sahkan Sarjito Jadi Kepala Pengawas Bursa Mineral OJK

Komisi I DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang

Morgan Stanley Borong 3,79 Miliar Saham GOTO di Harga Rp 23

Sidang Putusan Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Digelar Sore Ini

170 Pendaki Semeru Dievakuasi Imbas Kebakaran Hutan

Dari jumlah tersebut, ratusan merupakan warga Nepal dan wisatawan asing yang berada di kawasan pegunungan saat bencana terjadi.

Sementara itu, di wilayah Tibet, media pemerintah China melaporkan tanah longsor di Pelabuhan Gyirong menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Sebanyak 558 orang lainnya, termasuk sekitar 260 warga negara asing, masih dinyatakan hilang.

Petugas penyelamat kini menyisir endapan lumpur yang menimbun bangunan-bangunan bertingkat. Mereka menggunakan anjing pelacak, perahu cepat, hingga kendaraan darurat untuk mencari korban yang diduga masih tertimbun material banjir.

Dewan Pariwisata Nepal menyebut wisatawan yang hilang berasal dari berbagai negara, di antaranya India, Australia, Inggris, Malaysia, Belanda, Portugal, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Salah satu perusahaan pendakian, Himalayan Glacier, mengungkap sebanyak 47 orang dari satu rombongan pendaki, termasuk dua anak-anak, masih hilang.

“Tim kami sedang memeriksa rumah sakit tempat para korban dibawa,” kata Direktur Himalayan Glacier, Sanket Pandey.

Sejarawan lingkungan dari Universitas La Trobe, Australia, Ruth Gamble, menggambarkan banjir tersebut sebagai “tsunami daratan”. Menurutnya, gelombang lumpur dan puing melaju hampir 170 kilometer menyusuri Lembah Bhote Koshi hingga Nepal bagian tengah.

Wilayah terdampak diketahui merupakan jalur wisata populer yang menghubungkan Kathmandu, Nepal, dengan Lhasa di Tibet, sehingga banyak wisatawan asing berada di lokasi saat bencana melanda.

Presiden China Xi Jinping meminta seluruh aparat memprioritaskan pencarian dan penyelamatan korban hilang. Pemerintah Tibet mengerahkan hampir 800 personel darurat, sekitar 150 kendaraan, anjing pelacak, dan perahu cepat untuk mendukung operasi penyelamatan.

Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) juga telah mengirim bantuan darurat berupa selimut, kotak P3K, tandu, hingga kantong jenazah untuk membantu penanganan korban di wilayah terdampak. []

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

Belum Ada Laporan WNI Terdampak Banjir Nepal

  ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan belum ada laporan mengenai Warga Negara Indonesia (WNI)...

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

    ASPEK.ID, NEPAL  - Tim penyelamat masih mencari ratusan orang yang hilang setelah longsoran lumpur dan bebatuan menghantam sungai...

Ganja Diusulkan Jadi Komoditas Ekspor, Ini Respon Istana

Provinsi di Nepal Legalkan Ganja untuk Medis

Jakarta - Pemerintah Provinsi Gandaki di Nepal melegalkan budi daya dan penggunaan ganja untuk keperluan medis, meski kegiatan tersebut masih...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In