ASPEK.ID, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan dalam mengelola dan membawahi 43 pelabuhan umum di 7 provinsi di Indonesia.
Ketujuh provinsi tersebut adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Didirikan pada 1 Desember 1992, perseroan saat ini memiliki penyertaan langsung di 6 anak perusahaan dan penyertaan tidak langsung di 13 cucu perusahaan.
Pelindo III bergerak dalam beragam sektor terkait jasa kepelabuhan seperti logistik, layanan kesehatan, petikemas, pengelola terminal curah cair dan gas, sarana bantu pemanduan, operator terminal, penyedia tenaga kerja, jasa pemeliharaan, pengelolaan alur pelayaran, kawasan industri, bongkar muat dan sebagainya.
Salah satu pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo III Group yakni Pelabuhan Tenau, Kupang, NTT, yang masuk ke dalam wilayah kerja Regional Bali Nusra.
Pelabuhan ini pertama kali dibangun pada tahun 1964 dengan panjang dermaga 23 meter dan terletak di bagian selatan Kota Kupang tepatnya di Selat Semau.
Terminal multipurpose yang ada di Pelabuhan Tenau Kupang memiliki kapasitas hingga 1,5 juta ton kargo dan 104.900 TEUs petikemas per tahun. Total panjang dermaga kini mencapai 110 meter.
Pelabuhan ini juga telah memiliki 2 unit container crane (CC) bertenaga listrik dan 4 unit RTG untuk menunjang kegiatan operasionalnya.
Dengan fasilitas yang memadai tersebut, Pelabuhan Tenau Kupang diharapkan mampu untuk terus menjadi pusat penggerak ekonomi dan industri di Pulau Timor, NTT dan sekitarnya.






















