ASPEK.ID, JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia buka suara terkait beredarnya nama calon Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Sosok yang disebut-sebut bakal memimpin perusahaan pelat merah baru itu adalah Luke Thomas Mahony, mantan petinggi PT Vale Indonesia Tbk.
DSI sendiri merupakan BUMN yang dibentuk pemerintah untuk mengelola tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).
Menanggapi kabar tersebut, Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, belum mau memastikan siapa sosok yang akan mengisi posisi Dirut DSI.
Menurutnya, pengumuman resmi terkait struktur pimpinan DSI akan disampaikan dalam konferensi pers khusus.
“Nanti kalau saya jawab sekarang, nggak ada press conference lagi. Nanti ya, karena kita juga harus rekrut yang bagus-bagus. Ada, calon sudah ada. Masih ini dan pasti segera diumumkan,” ujar Rosan, Rabu (20/5) malam.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam.
Melalui aturan tersebut, ekspor sejumlah komoditas strategis nantinya wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah.
Prabowo mengatakan kebijakan baru itu diterbitkan untuk memperkuat pengawasan ekspor SDA Indonesia, sekaligus menekan potensi pelarian devisa hasil ekspor (DHE) dan praktik kurang bayar pajak.
“Hari ini pemerintah Republik Indonesia yang saya pimpin menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam,” kata Prabowo dalam rapat paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu (20/5/2026). []
























