• Latest
  • Trending

INA Ambil Alih Saham Mandiri & BRI Rp45 T

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Ketiduran Saat Sidang, Ketua Parlemen Singapura Minta Maaf

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Trump Buka Pintu untuk Presiden Iran Datang ke New York Hadiri Sidang Umum PBB

1.191 Situs Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

BEI Kaji Tambah Jam Perdagangan 30 Menit

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Evaluasi Serius

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

Menteri Nusron Wahid: Hormati Proses Hukum Terkait OTT KPK

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Bicara Risiko Hukuman Mati

Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Menlu Sugiono Ungkap Pertimbangannya

Menlu Sugiono Wakili Prabowo Hadiri Sidang Umum PBB di New York Pekan Depan

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Dibuka Menguat ke 6.505, Bursa Asia Kompak Hijau

Wali Kota Madiun Dituntut 7 Tahun 2 Bulan Penjara

Wali Kota Madiun Dituntut 7 Tahun 2 Bulan Penjara

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Melonjak Rp 25.000 di Tengah Tren Pelemahan

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Defisit APBN Rp240 Triliun Sampai Agustus 2026

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Politikus PAN Bebizie Serahkan Rp 895 Juta ke KPK

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, September 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

INA Ambil Alih Saham Mandiri & BRI Rp45 T

by REDAKSI
Desember 27, 2021
in EKONOMI

Pemerintah mengalihkan sebagian kepemilikan saham di PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI ke lembaga pengelola investasi resmi negara atau Indonesia Investment Authority (INA).

Rencana pengalihan saham itu diumumkan melalui keterbukaan informasi baik oleh Bank Mandiri maupun BRI.

Dana abadi Indonesia atau sovereign wealth fund (SWF) bernama Indonesia Investment Authority (INA) resmi menjadi pemegang saham dua bank pelat merah, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

BacaJuga

IHSG Dibuka Menguat ke 6.505, Bursa Asia Kompak Hijau

Harga Emas Antam Melonjak Rp 25.000 di Tengah Tren Pelemahan

Defisit APBN Rp240 Triliun Sampai Agustus 2026

19 Kelompok Perhutanan Sosial di Aceh Dapat Pendampingan dan Akses Pembiayaan

MBG Sudah Habiskan Rp 139,77 Triliun

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Pemerintah mengalihkan saham Bank Mandiri sebesar 3.733.333.333 saham seri B ke INA dengan harga pengalihan Rp 6.073 yang dilakukan transaksi pada tanggal 23 Desember 2021.

Dengan pengalihan saham itu, kepemilikan saham pemerintah di Bank Mandiri turun dari 27.999.999.999 atau setara 60%, menjadi 24.266.666.666 atau setara 52%, sehingga kepemilikan INA menjadi sebanyak 8%. Selain masih menjadi pemegang saham mayoritas, pemerintah juga masih memiliki 1 saham seri A.

Sementara untuk BRI pemerintah mengalihkan 5.498.021.834 lembar saham seri B ke INA. Harga pengalihan sahamnya Rp 4.061 dengan transaksi dilakukan pada 23 Desember 2021.

Sehingga total nilai saham BRI dan Bank Mandiri yang dialihkan pemerintah ke INA nilainya mencapai Rp 44,9 triliun. Terdiri dari nilai pengalihan saham di Bank Mandiri sebesar Rp 22,67 triliun dan di BRI sebesar Rp 22,32 triliun.

Pengalihan saham ini merupakan pemenuhan dari PP 74 tahun 2020 dan PP 111 tahun 2021. Harga pelaksanaan aksi korporasi ini juga ditetapkan berdasarkan KMK 515 tahun 2021.

Pengalihan saham Bank Mandiri dan BRI ini merupakan realisasi penambahan modal pemerintah kepada INA dengan nilai Rp 60 triliun berdasarkan PP 110/2021 yang diteken Presiden Joko Widodo pada 29 Oktober 2021 lalu.

Komentar
Share28Tweet18SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Komitmen Pelindo III Soal Pungli

Pelindo Ajak INA Kembangkan Belawan

PT  Pelindo memulai langkah transformatif bekerja sama dengan konsorsium Indonesia Investment Authority (INA)  untuk pengembangan dan pengoperasian Pelabuhan Belawan di...

3 Anak Usaha Hutama Karya IPO, Target Rp2 T

INA Kerja Sama Waskita & Hutama Karya

Jokowi sambut baik kerja sama yang dilakukan oleh lembaga pengelola investasi Indonesia Investment Authority (INA) dengan PT Hutama Karya dan...

LPI (INA) Terima Suntikan Modal Rp60 Triliun

Presiden Jokowi menyuntikkan dana segar lewat Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp60 triliun untuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Keputusan tersebut...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In