• Latest
  • Trending
Belanja di Arab, Jamaah Haji Dikenakan PPN 15%

Belanja di Arab, Jamaah Haji Dikenakan PPN 15%

1.191 Situs Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

BEI Kaji Tambah Jam Perdagangan 30 Menit

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Evaluasi Serius

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

Menteri Nusron Wahid: Hormati Proses Hukum Terkait OTT KPK

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Bicara Risiko Hukuman Mati

Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Menlu Sugiono Ungkap Pertimbangannya

Menlu Sugiono Wakili Prabowo Hadiri Sidang Umum PBB di New York Pekan Depan

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Dibuka Menguat ke 6.505, Bursa Asia Kompak Hijau

Wali Kota Madiun Dituntut 7 Tahun 2 Bulan Penjara

Wali Kota Madiun Dituntut 7 Tahun 2 Bulan Penjara

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Melonjak Rp 25.000 di Tengah Tren Pelemahan

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Defisit APBN Rp240 Triliun Sampai Agustus 2026

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Politikus PAN Bebizie Serahkan Rp 895 Juta ke KPK

Derli dan Sultanul Jadi Andalan Indonesia di Asian Games 2026

Derli dan Sultanul Jadi Andalan Indonesia di Asian Games 2026

Alasan Investor Global Lirik RI

Indonesia Bidik Investasi AI dan Pasar UMKM di Nanning CAEXPO 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, September 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Belanja di Arab, Jamaah Haji Dikenakan PPN 15%

by Aspek
Juni 24, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Belanja di Arab, Jamaah Haji Dikenakan PPN 15%

Pemerintah Arab Saudi menetapkan pajak pertambahan nilai (PPN) 15%  yang ditambahkan di luar harga yang tertera di setiap label harga barang atau layanan jasa. Ini artinya, jemaah haji Indonesia yang belanja berbagai kebutuhan sehari-hari di Arab mesti memahami adanya tarif pajak tersebut.

Dengan tarif pajak tersebut, setiap belanja 1 juta rupiah, jamaah haji mesti bersiap mengeluarkan uang tambahan untuk pajak Rp150.000u, atau jika harga 1 juta sudah termasuk pajak, maka harga sebenarnya sebelum pajak hanya Rp869,565. 

BacaJuga

BEI Kaji Tambah Jam Perdagangan 30 Menit

94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Evaluasi Serius

Menteri Nusron Wahid: Hormati Proses Hukum Terkait OTT KPK

Prabowo Bicara Risiko Hukuman Mati

Menlu Sugiono Wakili Prabowo Hadiri Sidang Umum PBB di New York Pekan Depan

IHSG Dibuka Menguat ke 6.505, Bursa Asia Kompak Hijau

Dikutip dari nu online, setiap jamaah haji mendapatkan uang saku dari pemerintah sebesar 1.500 riyal yang jika dirupiahkan senilai sekitar 6 juta, dengan asumsi kasar kurs riyal dengan 1 rupiah 1 sama dengan 4.000. Sebelumnya tarif PPN hanya 5 persen. Pemerintah Arab Saudi menaikkan tarif PPN pada 1 Juli 2020 sebagai dampak dari Covid-19 yang menyebabkan pendapatan negara mengalami penurunan.

Arab Saudi merupakan negara yang pendapatan negaranya didominasi oleh ekspor minyak. Saat Covid-19 harga minyak dunia anjlok akibat permintaan yang turun dikarenakan terjadinya lockdown di berbagai tempat. 

Tahun Ini Selain pajak yang lebih tinggi, jamaah haji Indonesia juga perlu memahami bahwa harga beberapa item barang di Arab Saudi lebih mahal dibandingkan dengan di Indonesia.  Sekalipun sebagian harga barang lebih mahal di Arab Saudi, namun kemampuan daya beli penduduk masing-masing negara berbeda.

Berdasarkan data yang dikutip dari cia.gov, real GDP per kapita Indonesia tahun 2020 sekitar 11.400 Dolar Amerika sedangkan Arab Saudi mencapai 44.300 Dolar Amerika. Artinya, sekalipun jika dihitung berdasarkan nominal uang yang dibayar lebih mahal, namun di kantong terasa lebih murah karena mereka punya uang yang banyak.

Komentar
Share31Tweet20SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

5 Holding BUMN Belum Gandeng Ditjen Pajak

DJP Bongkar Modus Perusahaan Baja Hindari Pajak

  ASPEK.ID, JAKARTA - Praktik ketidakpatuhan perpajakan di sektor industri besi dan baja dibongkar Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Sejumlah modus operandi yang...

Relawan Pajak untuk Negeri 2027 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Tahapannya

Relawan Pajak untuk Negeri 2027 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Tahapannya

ASPEK.ID, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan resmi membuka pendaftaran program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) untuk pendayagunaan...

Purbaya Sebut BUMN Ekspor Bisa Tambah Pendapatan Negara hingga 2 Kali Lipat

Purbaya Kantongi Nama Pegawai Pajak Nakal yang Mau Dipecat

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya dugaan keterlibatan oknum pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam praktik...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In