• Latest
  • Trending
PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

Sawit Aceh Mampu Pengaruhi Pasar CPO Dunia

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Prabowo Teken Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Terminal 2 Bandara Soetta Berasap, Ini Faktanya

Bos BI Bertemu Dasco-Purbaya, Sepakati 2 Jurus Jaga Rupiah

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

UM Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Padi hingga Jagung

UM Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Padi hingga Jagung

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Sawit Aceh Mampu Pengaruhi Pasar CPO Dunia

by Zamzami Ali
Maret 8, 2024
in BERITA TERBARU, NEWS
PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

Ilustrasi HGU perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Aceh Timur, Aceh. [Foto: Zamzami/Aspek.id]

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan dan strategis karena potensi dan kontribusinya yang besar dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh khususnya Aceh Timur.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Direktorat Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian, Dr Prayudi Syamsuri, M.Si mengemukakan fakta bahwa jika sawit Aceh mengalami gagal produksi, maka hal itu akan berimbas dan mempengaruhi pasar Crude Palm Oil atau CPO dunia.

Hal itu dikatakan Prayudi saat kunjungan lapangan Komite Pengarah Inisiatif Nasional Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan dan Cerdas terhadap Iklim (NI-SCOPS) di Kabupaten Aceh Timur, Jumat (1/3/2024) lalu.

BacaJuga

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Advertisement. Scroll to continue reading.

Turut hadir dalam rombongan antara lain sejumlah pejabat Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Luar Negeri, perwakilan Kedubes Belanda dan Kedubes Inggris, KPH 3 Wilayah Aceh, Bappeda Aceh, Distanbun Aceh, Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, Forum Konservasi Leuser, Yayasan Ekosistem Lestari, Yayasan Konservasi Alam Timur Aceh, PUPL Aceh Timur dan Aceh Tamiang, serta mitra terkait lainnya.

“Dari sisi produktivitas, Aceh berkontribusi sebesar 3,36 persen terhadap luasan lahan dan 2,14 persen luasan kelapa sawit dan produksi CPO nasional. Luas lahannya 470.826 ha dengan produksi CPO 966 ribu ton per tahun. Aceh Timur ada di peringkat kedua dengan luas 73 ribu ha, di bawah Nagan Raya dengan luas 96 ribu ha,” jelasnya.

Oleh karena itu, pembangunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (KSB) menjadi pilar utama dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan di Provinsi Aceh, sehingga Pemerintah Aceh telah mengeluarkan Peta Jalan KSB yang dimuat di berbagai dokumen perencanaan pembangunan seperti Rencana Pertumbuhan Hijau 2020-2050 yang menjadi referensi pengembangan RTRW, RPJP dan RPJM.

Peta Jalan KSB ini memberikan arahan dan strategi untuk mewujudkan kelapa sawit berkelanjutan, terutama untuk mencapai rantai pasok yang bebas deforestasi, konversi gambut, dan eksploitasi (NDPE).

Pengembangan KSB sendiri adalah proses terintegrasi mulai dari hulu (perkebunan dan pengolahan pasca panen) hingga hilir (pengolahan produk turunan dan sampingan) dengan memperhatikan aspek ekonomi dan sosial termasuk keseimbangan lingkungan secara seimbang.

Maka dari itu, perlu legalisasi produk seperti Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB), Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO), Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) khusus tanaman sawit untuk membuktikan bahwa Aceh Timur memproduksi sawit yang berkelanjutan dengan komitmen menjaga kelestarian ekosistem khususnya Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Prayudi mengatakan, STDB sangat bermanfaat untuk petani karena dapat mengurai berbagai permasalahan di perkebunan sawit rakyat, terutama petani sawit swadaya.

“Bahkan dengan adanya pembuktian dari legalisasi lahan dan pemetaan kawasan, petani swadaya juga mendapatkan manfaat berupa intensif dan dukungan dari pemerintah setempat sangat dibutuhkan agar semua target ini dapat tercapai,” harap Prayudi.

Sementara Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa dan Sumberdaya Alam Kementerian Perekonomian, Dr. Ir. Musdhalifah Machmud, MT mengatakan, pemerintah pusat saat ini sedang mendorong percepatan I-STDB dan ISPO agar segera tuntas, khususnya di Aceh Timur harus 100 persen.

“Maka dari itu kami butuh dukungan dan suport dari Pemerintah Daerah agar perkembangan sawit berkelanjutan dan komuniditi lainnya berkembang,” katanya.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Timur, Ir Mahyuddin, M.Si mengatakan bahwa Kabupaten Aceh Timur mendukung penuh PPI Compact sebagai model tata kelola yang melibatkan pemerintah dan swasta untuk mendorong pertumbuhan hijau dan inklusif serta mendorong bisnis yang berkelanjutan melalui tiga pilar utama: produksi, proteksi, inklusi sosial, serta mendorong peningkatan produksi, dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan dan akses semua pihak pada kehidupan yang lebih baik.

“Kedepan, kami juga berharap akan ada program-program kegiatan berkelanjutan yang didukung oleh Kementerian Perekonomian, Kementerian Pertanian dan pihak terkait lainnya terutama lembaga mitra yang selama ini telah banyak membantu,” kata Mahyuddin. [ZA]

Komentar
Share17Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

Eks Menperin: RI  Raja Sawit, Malaysia yang Tentukan Harga

Mantan menteri perindustrian (Menperin) periode 2014-2016 Saleh Husin menilai seharusnya Indonesia yang merupakan produsen sawit terbesar bisa memegang peranan sebagai...

Belanda Dukung RI Produksi Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan

Belanda Laba Besar Jual CPO RI

Meski tak berperan sebagai produsen minyak kelapa sawit, Belanda memperoleh keuntungan besar dari hasil perdagangan komoditas sawit Indonesia.  Ketua Tim...

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Eksportir Tidak Simpan Dolar di Indonesia Dikenakan Sanksi

Menkeu Sri Mulyani menerbitkan aturan baru terkait sanksi administratif bagi para eksportir nakal atau yang melanggar regulasi devisa hasil ekspor...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Prabowo Teken Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In