Calon Presiden Amerika Serika, Donald Trump terluka di bagian telinga setelah ditembak pria bersenjata saat berdiri di mimbar kampanye rapat umum di Butler, Pennsylvania.
Saat suara tembakan terdengar, Trump tiba-tiba langsung memegang telinga kanannya dengan tangan kanannya, lalu berlutut di belakang podium sebelum agen Secret Service dengan cepat menutupi dan melindunginya.
Sementara itu, FBI mengidentifikasi pelaku penembakan adalah Thomas Matthew Crooks.
Dikutip dari CNN, Crooks adalah seorang remaja berusia 20 tahun yang tinggal di pinggiran kota Pittsburgh Bethel Park, sekitar 56 km dari lokasi kampanye Trump.
Ia lulusan Sekolah Menengah Atas Bethel Park pada tahun 2022.
Crooks juga terdaftar sebagai pemilih Partai Republik dari Pennsylvania. Namun uniknya dia juga pernah menyumbang dana ke kelompok yang mendukung Demokrat pada Januari 2020, dengan mendonasikan US$15 atau sekitar Rp241 ribu ke Progressive Turnout Project melalui platform donasi Demokrat ActBlue, demikian dikutip CNN.
Progressive Turnout Project merupakan kelompok partisipasi pemilih liberal.
Sejauh ini tak banyak informasi soal Crooks.
























