ASPEK.ID, SOLO – Persis Solo menghadapi laga hidup-mati saat menjamu Dewa United pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Duel tersebut digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5) pukul 19.00 WIB.
Laga ini menjadi sangat krusial bagi Laskar Sambernyawa yang masih terjebak di zona degradasi. Persis kini menempati posisi ke-16 klasemen dengan koleksi 28 poin, tertinggal empat angka dari Madura United yang berada satu tingkat di atasnya.
Dengan hanya menyisakan dua pertandingan, kemenangan menjadi harga mati bagi Persis jika ingin menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Namun, nasib Persis juga bergantung pada hasil pertandingan Madura United melawan PSIM Yogyakarta pada Minggu (17/5). Jika Persis menang tetapi Madura United juga meraih tiga poin, maka Persis dipastikan terdegradasi.
Sementara itu, hasil imbang atau kekalahan saat menghadapi Dewa United juga akan langsung mengubur harapan tim asal Solo tersebut untuk bertahan di Super League.
Pelatih Persis, Milomir Seslija, mengakui pertandingan kontra Dewa United menjadi salah satu laga terpenting bagi timnya musim ini. Karena itu, ia meminta para pemain tampil habis-habisan.
“Besok kita sudah memiliki waktu yang cukup banyak untuk bersiap dan juga pemulihan untuk melakoni laga penting. Dan melawan Dewa United besok, kita harus menyiapkan banyak hal dan salah satunya kita ingin punya kesempatan yang baik untuk melawan Dewa United,” kata Milomir Seslija, Sabtu (16/5).
Persis sendiri datang dengan modal kurang meyakinkan setelah hanya meraih satu hasil imbang dan menelan dua kekalahan dalam tiga laga terakhir.
Milo mengatakan timnya sudah memaksimalkan persiapan jelang pertandingan. Selain mematangkan aspek teknik dan taktik, ia juga menaruh perhatian besar pada mental dan disiplin pemain.
“Besok kami akan menghadapi Dewa United, tim yang sangat baik dan kami tahu harus berbuat apa secara psikologis, secara mental. Kami harus lebih sabar karena kami besok menghadapi salah satu tim terbaik Indonesia seperti Borneo FC dan Persib Bandung,” ucap Milo.
Pelatih asal Bosnia itu juga tak terlalu memikirkan rekor tak terkalahkan yang dimiliki Dewa United dalam beberapa pertandingan terakhir. Menurutnya, Persis tetap punya peluang memberikan perlawanan sengit, apalagi bermain di hadapan pendukung sendiri.
“Catatan unbeaten-nya Dewa United kurang lebih seperti Bhayangkara FC, ketika mereka datang ke sini. Mereka mendapatkan perlawanan sengit dari kami. Dewa United tim yang baik, tapi besok kita akan memberikan permainan yang kuat. Besok kita akan berjuang sekuat tenaga untuk Persis dan kota ini. Persis punya suporter yang luar biasa saya bangga dan merasa tersentuh, mereka selalu mengapresiasi perjuangan tim,” pungkasnya. []
























