• Latest
  • Trending
5 Produk Ekspor Dengan Pertumbuhan Positif Tertinggi

RI Marak Impor China, Kemendag Tidak Mau Jadi Kambing Hitam

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

Hingga 2024, Volume Dagang RI-AS Capai USD 60 Miliar

AS Patok Tarif RI 10%, Purbaya ini Kabar Bagus

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Kata Jampidsus Febrie soal Asal-usul Uang di Kafe Cipete dan Rumah Sentul

Penuhi Panggilan Tim 9, Febrie Adriansyah Mulai Diperiksa Terkait Dugaan TPPU

Hotman Paris Ngaku Ditelepon Prabowo soal Kasus Nadiem

Kasus Laporan Hotman Paris Berlanjut, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi

Indonesia-China Teken 3 MoU Senilai Rp 36 Triliun

Akhir Pekan Rupiah Melemah ke Rp 17.979 per Dolar AS

Perusahaan BUMN Ini Buka Lowongan Kerja

BUMN Karya Selesai Bangun 238 Huntara untuk korban Banjir Sumatera

JPU: Bupati Bikin Perusahaan Minta Kepala Dinas Menang Tender

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka

Kejagung Panggil Lagi Febrie Adriansyah, Ancam Jemput Paksa Jika Mangkir

Banjir Terjang Gayo Lues, BPBD Data Korban Terdampak

Banjir Terjang Gayo Lues, BPBD Data Korban Terdampak

Jaksa Agung Lantik Asep Nana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Resmi Jabat Jampidsus

Jaksa Agung Lantik Asep Nana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Resmi Jabat Jampidsus

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

RI Marak Impor China, Kemendag Tidak Mau Jadi Kambing Hitam

by Murizal
Juli 16, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
5 Produk Ekspor Dengan Pertumbuhan Positif Tertinggi

Suasana di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, yang dikelola oleh PT Pelindo (Persero). [Foto: Anto Wicaksono/Aspek.id]

Jakarta –  Kementerian Perdagangan (Kemendag) tidak mau disalahkan atas banjirnya produk impor di dalam negeri. Klaim itu didasari oleh tindakan pengamanan perdagangan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional Bara K. Hasibuan mengatakan, bahwa pihaknya aktif melakukan berbagai upaya untuk melindungi industri lokal melalui instrumen pengenaan bea masuk antidumping (BMAD) dan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP).

BacaJuga

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

AS Patok Tarif RI 10%, Purbaya ini Kabar Bagus

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Penuhi Panggilan Tim 9, Febrie Adriansyah Mulai Diperiksa Terkait Dugaan TPPU

Kasus Laporan Hotman Paris Berlanjut, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi

Indonesia-China Teken 3 MoU Senilai Rp 36 Triliun

“Kami mendapat kesan bahwa dengan masuknya barang-barang impor ini sehingga banyak keluhan dari industri lokal seakan-akan kesalahan itu di Kemendag, kami ingin meluruskannya,” ujar Bara dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Senin (15/7/2024).

Ketua Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI), Franciska Simanjuntak menyebut sejak 2003 hingga saat ini, Indonesia telah menerapkan tindakan pengamanan terhadap 28 produk impor. Menurutnya, jumlah tersebut meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir dan menjadikan Indonesia di peringkat pertama negara yang menerapkan tindakan safeguard.

“Kita sudah menerapkan 28 tindakan pengamanan perdagangan, kita termasuk yang aktif. Kedua, ada India di bawah Indonesia. Kemudian ada Turki, Filipina dan Yordania,” ungkap Franciska.

Dia membeberkan, saat ini pihaknya tengah fokus menyelidiki empat produk yaitu benang kapas, benang filamen artifisial, kain tenunan dari kapas, serta kain tenunan dari benang filamen artifisial.

“Ini sedang berlangsung penyelidikannya dan diharapkan selesai pada September 2024-Oktober tahun ini,” katanya.

Sementara itu, pengenaan safeguard untuk kain serta karpet dan tekstil penutup lantai tengah menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

“Mudah-mudahan dalam 1-2 minggu ini akan keluar,” ucapnya.

Selain itu, data World Trade Organization (WTO) mencatat Indonesia berada di peringkat ke-13 negara yang aktif menerapkan BMAD dengan total mencapai 154 penyelidikan. Sejumlah produk yang tengah diselidiki anti dumping antara lain ubin keramik, nylon film, hot rolled coil, biaxially oriented polyethylene terephtalate, I dan H section dari baja, tinplate, pp copymer, hot rolled plate, dan polyethylene terephthalate.

Franciska menegaskan bahwa pengenaan BMAD dan BMTP tidak hanya dilakukan kepada produk asal China, tapi juga negara lainnya seperti Korea, Jepang, dan Amerika Serikat. Pengenaan safeguard maupun BMAD didasari pada lonjakan impor yang signifikan dan terbukti mengakibatkan kerugian terhadap industri dalam negeri.

“Kami tidak menyasar hanya RRT [China], ini semua terlihat dari bagaimana mereka masuk ke Indonesia,” kata dia disadur dari bisnis.com.

Komentar
Share21Tweet13SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indonesia-China Teken 3 MoU Senilai Rp 36 Triliun

Jakarta - Indonesia-China menandatangani tiga nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan nilai ekonomi sekitar US$ 2 miliar atau setara Rp...

Robot Polisi China Mulai Bertugas, Deteksi Pelanggaran & Tilang Otomatis

Robot Polisi China Mulai Bertugas, Deteksi Pelanggaran & Tilang Otomatis

Teknologi masa depan kini benar-benar hadir di jalanan. Sebuah robot polisi lalu lintas inovatif pertama kali ditempatkan untuk bertugas di...

Prabowo Larang Menteri & Eselon I Pakai Mobil Impor

Prabowo Larang Menteri & Eselon I Pakai Mobil Impor

Jakarta -  PT Pindad bicara rencana Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan semua menteri dan pejabat eselon I dalam Kabinet Merah...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

Hingga 2024, Volume Dagang RI-AS Capai USD 60 Miliar

AS Patok Tarif RI 10%, Purbaya ini Kabar Bagus

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Kata Jampidsus Febrie soal Asal-usul Uang di Kafe Cipete dan Rumah Sentul

Penuhi Panggilan Tim 9, Febrie Adriansyah Mulai Diperiksa Terkait Dugaan TPPU

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In