• Latest
  • Trending
World Bank Setujui Pinjaman RI USD 300 Juta

Bank Dunia: 108 Negara Terjebak Middle Income Trap

Tiga Jet Tempur F-16 Terbang di Monas Jumat

Tiga Jet Tempur F-16 Terbang di Monas Jumat

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Rupiah Perkasa Pagi Ini, Dolar AS Sempat Turun ke Rp 17.707

71 Orang Diciduk Saat Penggerebekan Kasino Sukoharjo, Bareskrim Kejar Aktor Utama

71 Orang Diciduk Saat Penggerebekan Kasino Sukoharjo, Bareskrim Kejar Aktor Utama

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Melorot, Cek Rincian Lengkapnya

Indonesia Beli 12 Jet Tempur dari Italia

Pesawat Tempur Bolak-balik di Langit Jakarta Bikin Geger Warga, Ini Penjelasan TNI

Febrie Diduga Terima Rp40 M Terkait Korupsi ASABRI dan Jiwasraya

Febrie Diduga Terima Rp40 M Terkait Korupsi ASABRI dan Jiwasraya

Jasa Marga Tutup Sementara Gerbang Tol dalam Kota

Jasa Marga Tutup Sementara Gerbang Tol dalam Kota

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Komdigi: Live Streaming Demo DPR Cari Viral dan Monetisasi

PT Industri Nuklir Indonesia Buka Lowongan Kerja

Thailand Akan Bangun Energi Listrik Tenaga Nuklir

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Danantara Dukung KPR Rp 50 T pada 2026

Prabowo Tugaskan Tito Jenguk Wali Nanggroe di Penang

Prabowo Tugaskan Tito Jenguk Wali Nanggroe di Penang

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Agustus 28, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bank Dunia: 108 Negara Terjebak Middle Income Trap

by Aspek
Agustus 3, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, GLOBAL
World Bank Setujui Pinjaman RI USD 300 Juta

[Bank Dunia/World Bank]

New York –  Bank Dunia (World Bank) mengatakan banyak negara terjebak dalam status berpendapatan menengah (middle income trap)  lantaran mengandalkan strategi kuno untuk beralih menjadi negara maju. 

Mengacu dari laporan World Development Report 2024: The Middle Income Trap yang dirilis pada Kamis (1/8/2024), Bank Dunia melaporkan ada 108 negara diklasifikasikan sebagai negara berpendapatan menengah pada akhir 2024. 

BacaJuga

Tiga Jet Tempur F-16 Terbang di Monas Jumat

Rupiah Perkasa Pagi Ini, Dolar AS Sempat Turun ke Rp 17.707

71 Orang Diciduk Saat Penggerebekan Kasino Sukoharjo, Bareskrim Kejar Aktor Utama

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Melorot, Cek Rincian Lengkapnya

Pesawat Tempur Bolak-balik di Langit Jakarta Bikin Geger Warga, Ini Penjelasan TNI

Febrie Diduga Terima Rp40 M Terkait Korupsi ASABRI dan Jiwasraya

Adapun, negara-negara tersebut memiliki masing-masing produk domestik bruto (PDB) per kapita tahunan dalam kisaran US$1.136-US$13.845, atau sekitar Rp18 juta-Rp224 juta. 

“Banyak negara-negara ini yang mengandalkan strategi kuno untuk menjadi negara maju. Mereka terlalu lama bergantung pada investasi—atau beralih ke inovasi sebelum waktunya,” jelas Kepala Ekonom Grup Bank Dunia dan Wakil Presiden Senior untuk Ekonomi Pembangunan, Indermit Gill, dalam keterangan resmi yang dikutip pada Jumat (2/8). 

Dia menuturkan negara-negara tersebut perlu melakukan pendekatan baru. Pertama, negara berpendapatan menengah berfokus pada investasi, lalu menambah penekanan pada pemasukan teknologi baru dari luar negeri, dan terakhir menerapkan strategi tiga cabang yang menyeimbangkan investasi, pemasukan dan inovasi. 

Hal itu, lanjutnya, meningkatkan tekanan demografi, ekologi dan geopolitik, maka tidak ada ruang untuk kesalahan.  Direktur World Development Report 2024 Somik V. Lall menuturkan bahwa jalan ke depan tidak akan mudah. Namun, negara-negara mungkin membuat kemajuan bahkan dalam kondisi yang menantang pada saat ini. 

Sebagai catatan, negara-negara yang “terjebak” tersebut merupakan rumah bagi 6 miliar orang atau 75% dari populasi global, dengan dua dari setiap tiga orang hidup dalam kemiskinan ekstrem.   Negara-negara tersebut menghasilkan lebih dari 40% produk domestik bruto (PDB) global dan lebih dari 60% emisi karbon. 

Negara-negara tersebut juga menghadapi tantangan yang jauh lebih besar dari pendahulunya yang dapat keluar dari perangkap pendapatan menengah. Hal ini karena populasi yang menua dengan cepat, meningkatnya proteksionisme di negara-negara maju, dan kebutuhan untuk mempercepat transisi energi. 

Dalam laporan tersebut, Bank Dunia kemudian mengusulkan “strategi 3i” bagi negara-negara untuk mencapai status berpendapatan tinggi. Bergantung pada tahap perkembangannya, semua negara dinilai perlu mengadopsi campuran kebijakan yang berurutan dan semakin canggih. 

“Korea Selatan menjadi contoh dalam ketiga fase strategi 3i. Pada 1960, pendapatan per kapita negara tersebut hanya sebesar US$1.200 dan pada akhid 2023 angka tersebut meningkat menjadi US$33.000,” tulis Bank Dunia.

Komentar
Share67Tweet42SendShareShare12Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Cara Cek Pajak Kendaraan Via WhatsApp

Bank Dunia: Separuh Perusahaan RI Lakukan Penggelapan pajak

Jakarta - Bank Dunia atau World Bank menemukan bahwa sekitar setengah dari perusahaan yang menjadi subjek Pajak Penghasilan (PPh) Badan...

Alasan Malaysia Jadi Tujuan Utama Pekerja Indonesia

Malaysia selangkah Lagi Jadi Negara Maju

Kuala lumpur - Pemerintah Malaysia mengklaim negaranya selangkah lagi menyandang status negara berpendapatan tinggi atau negara maju menurut Bank Dunia....

Menteri AHY Kembali Gandeng World Bank Sukseskan Program ILASP

Menteri AHY Kembali Gandeng World Bank Sukseskan Program ILASP

Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima audiensi dari World Bank...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In