• Latest
  • Trending
Sudah Waktunya Sabang Menjadi “Singapura” Aceh

Sudah Waktunya Sabang Menjadi “Singapura” Aceh

Ketegangan Memuncak, Pasukan AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

Ketegangan Memuncak, Pasukan AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

Kasus Pengeroyokan Guru di Jambi Picu Urgensi UU Perlindungan Guru

Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat Dibuka, Catat Tanggal & Cara Daftar

ANTAM Rombak Kursi Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Pengurus Terbarunya

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Tangkap 5 ASN BPK, Diduga Terima Suap dari Pemkab Muara Enim

Strategi Bahlil Tekan Impor Migas

Bahlil Dapat Perintah Prabowo, Harga BBM Pertalite Tidak Naik!

Bareskrim Geledah Kantor DSI, Kerugian Akibat Penipuan Capai Rp 2,4 T

Bareskrim Tetapkan Eks Petinggi OJK Jadi Tersangka Kasus Dana Syariah Indonesia

DEN Pasang Target Stop Impor BBM, Jalan Panjang Menuju Swasembada Energi

Bahlil Izin Panggil Prabowo ‘Kakanda’: Supaya Olahannya Cepat Masuk

Dudung Sidak Dapur MBG di Jakbar, Temukan Belatung hingga Area Kotor

Dudung Buka Opsi Anak Orang Kaya Tak Lagi Dapat Makan Bergizi Gratis

2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipecat dari TNI, 2 Lainnya Lolos

2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipecat dari TNI, 2 Lainnya Lolos

Rupiah Menguat, Dolar AS Tergelincir ke Rp 17.926

Oditur Ungkap Motif dan Cara 4 TNI Siram Andrie Yunus

Empat Anggota TNI Penyerang Aktivis KontraS Hadapi Sidang Vonis Hari Ini

Sony Sonjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang, Apa Isinya?

Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sudah Ajukan JC, Sebut 26 Nama dalam BAP

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Sudah Waktunya Sabang Menjadi “Singapura” Aceh

by REDAKSI
Maret 13, 2025
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, OPINI
Sudah Waktunya Sabang Menjadi “Singapura” Aceh

OLEH: SERGIE ALTHAF AMIR
(Ketua Umum Gerakan Rasional Publik)

Selat Malaka adalah salah satu dari perairan paling strategis di dunia. Disana, ada 94,000 kapal yang melintas setiap tahun, dan secara keseluruhan dilewati oleh kapal-kapal yang mengangkut kurang lebihnya 30% dari semua barang yang diperdagangkan secara global.

Sabang, sebagai pulau yang letaknya tepat di “pintu masuk” selat Malaka, mempunyai posisi yang strategis sebagai pelabuhan – posisi strategis yang sudah seharusnya dimanfaatkan untuk pertumbuhan ekonomi provinsi Aceh secara khusus dan Republik Indonesia secara keseluruhan.

BacaJuga

Ketegangan Memuncak, Pasukan AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat Dibuka, Catat Tanggal & Cara Daftar

ANTAM Rombak Kursi Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Pengurus Terbarunya

KPK Tangkap 5 ASN BPK, Diduga Terima Suap dari Pemkab Muara Enim

Bahlil Dapat Perintah Prabowo, Harga BBM Pertalite Tidak Naik!

Bareskrim Tetapkan Eks Petinggi OJK Jadi Tersangka Kasus Dana Syariah Indonesia

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejarah mencatat Sabang memang dikenal karena pelabuhannya sejak abad ke 19 hingga awal abad ke 20, dan pernah menyandang sebagai pintu gerbang Indonesia pada masa kejayaannya dua abad silam. Bahkan Pelabuhan Sabang di era Perang Dunia ke 2 punya peran yang sangat penting lebih penting dibandingkan dengan Singapura.

Tentu, pemerintahan-pemerintahan yang menguasai Indonesia di masa lalu tidak buta akan potensi yang dimiliki oleh Sabang. Dilansir Pemerintah Kota Sabang, Sabang pertama kali ditetapkan sebagai pelabuhan bebas atau (vrijhaven) oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1895.

Setelah kemerdekaan Indonesia, status ini mengalami beberapa perubahan. Pada 1963, pemerintah Indonesia menetapkan kembali Sabang sebagai pelabuhan bebas, tetapi kemudian ditutup pada 1985 melalui Undang-Undang No. 10 Tahun 1985 di era Orde Baru.

Namun kejayaan pelabuhan Sabang akhirnya merosot di tahun 1985, setelah status Sabang sebagai daerah perdagangan bebas dan pelabuhan bebas ditutup oleh Pemerintah RI melalui Undang-undang Nomor 10 Tahun 1985, hal itu dikarenakan maraknya penyelundupan dan akan dibukanya Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. Keputusan itulah yang membuat Sabang menjadi tertinggal.

Pada 2000, di era Reformasi, Sabang kembali berstatus kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2000 di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Walaupun sempat diakhiri untuk sementara pada tahun 2004 sebab tragedi tsunami dan situasi keamanan Aceh, Sabang sampai sekarang masih mempunyai status pelabuhan bebas.

Sayangnya, dalam semua upaya di masa lalu untuk menjadikan Sabang sebagai kota pelabuhan yang makmur, upaya tersebut gagal akibat kurangnya investasi dari pemerintah pusat maupun perusahaan-perusahaan asing, maraknya penyelundupan, korupsi yang sistematis, serta kompetisi dengan pelabuhan-pelabuhan regional lainnya seperti Singapura dan Pelabuhan Klang.

Namun, hal ini tidak mengubah fakta bahwa, secara potensial, pengembangan Sabang sebagai pelabuhan bebas yang besar dapat secara signifikan meningkatkan kondisi ekonomi.

Mengingat bahwa upaya untuk mentransformasi Sabang sebagai pelabuhan bebas yang makmur telah terjadi lebih dari 20 tahun yang lalu, dalam kondisi ekonomi dan politik Indonesia yang kini sangat berbeda, sudah saatnya Sabang diberikan kesempatan lagi untuk mencapai potensinya sebagai pusat ekonomi dan perdagangan.

Status pelabuhan bebas Sabang sudah seharusnya menjadi suatu hal yang benar-benar diimplementasi secara penuh.

Di tahun 2024 lalu, terdengar kabar bahwa Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (KemenkoMarves) mengusulkan Sabang dijadikan pelabuhan Hub Transit. Tentunya gagasan ini bisa menjadi awal untuk membangunkan kembali Pelabuhan Sabang yang sudah cukup lama tertidur.

Jika kita mengamati sejarah Singapura, negara di Asia Tenggara dengan indeks kualitas hidup tertinggi, kita dapat melihat bahwa alasan utama dibalik kekayaannya saat ini adalah keberhasilannya sebagai pelabuhan bebas yang mampu menarik investor asing serta menjadi pusat perdagangan berkat kebijakan ekonominya yang cenderung mengarah kepada kebijakan ekonomi free market.

Namun, menjadikan sabang sebagai Singapura hanya akan menjadi dongeng belaka jika tidak diikuti dengan komitmen serius dari Pemerintah Pusat dan Daerah, tidak akan mungkin pelabuhan Sabang akan bangun dari tidurnya jika harga BBM industri di Sabang lebih mahal dibandingkan dengan Batam.

Tidak ada alasan mengapa Sabang, yang memiliki posisi strategis lebih unggul—karena terletak langsung di pintu masuk kapal-kapal dari Lautan Hindia ke Selat Malaka—tidak dapat mereplikasi kesuksesan ekonomi seperti Singapura. Untuk mencapai kesuksesan ekonomi, Sabang sebagai pelabuhan bebas harus benar-benar mempunyai kebijakan yang mencerminkan status tersebut.

Komentar
Share90Tweet57SendShareShare16Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Ketegangan Memuncak, Pasukan AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

Ketegangan Memuncak, Pasukan AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

ASPEK.ID, JAKARTA - Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran. Operasi tersebut dilakukan setelah Presiden Donald...

Kasus Pengeroyokan Guru di Jambi Picu Urgensi UU Perlindungan Guru

Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat Dibuka, Catat Tanggal & Cara Daftar

ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru untuk Sekolah Rakyat (SR)...

ANTAM Rombak Kursi Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Pengurus Terbarunya

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menetapkan perubahan susunan pengurus perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Ketegangan Memuncak, Pasukan AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

Ketegangan Memuncak, Pasukan AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

Kasus Pengeroyokan Guru di Jambi Picu Urgensi UU Perlindungan Guru

Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat Dibuka, Catat Tanggal & Cara Daftar

ANTAM Rombak Kursi Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Pengurus Terbarunya

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Tangkap 5 ASN BPK, Diduga Terima Suap dari Pemkab Muara Enim

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In