• Latest
  • Trending
Dudung Sidak Dapur MBG di Jakbar, Temukan Belatung hingga Area Kotor

Dudung Buka Opsi Anak Orang Kaya Tak Lagi Dapat Makan Bergizi Gratis

Bareskrim Geledah Kantor DSI, Kerugian Akibat Penipuan Capai Rp 2,4 T

Bareskrim Tetapkan Eks Petinggi OJK Jadi Tersangka Kasus Dana Syariah Indonesia

DEN Pasang Target Stop Impor BBM, Jalan Panjang Menuju Swasembada Energi

Bahlil Izin Panggil Prabowo ‘Kakanda’: Supaya Olahannya Cepat Masuk

2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipecat dari TNI, 2 Lainnya Lolos

2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipecat dari TNI, 2 Lainnya Lolos

Rupiah Menguat, Dolar AS Tergelincir ke Rp 17.926

Oditur Ungkap Motif dan Cara 4 TNI Siram Andrie Yunus

Empat Anggota TNI Penyerang Aktivis KontraS Hadapi Sidang Vonis Hari Ini

Sony Sonjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang, Apa Isinya?

Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sudah Ajukan JC, Sebut 26 Nama dalam BAP

Harga BBM Pertamax Turun Jadi Rp 11.800 Per Liter Mulai 1 Februari

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green, Ini Daftarnya

Pesawat Haji Mendarat Darurat, Menhaj Tegur Keras Saudia Airlines

Pesawat Haji Surabaya Mendarat Darurat di Oman

BI Rate Naik ke 5,5%, Siap-siap Cicilan KPR dan Pinjol Ikut Naik

BI Rate Naik ke 5,5%, Siap-siap Cicilan KPR dan Pinjol Ikut Naik

Nadiem soal Tuntutan 18 Tahun: Lebih Berat dari Teroris

JPU Tetap Tuntut Nadiem Makarim dengan Pidana 18 Tahun Penjara

Dilantik Basuki, 555 PNS Otorita IKN Jadi Garda Awal Pemerintahan Ibu Kota Baru

Dilantik Basuki, 555 PNS Otorita IKN Jadi Garda Awal Pemerintahan Ibu Kota Baru

OJK Tunjuk Friderica Widyasari Jadi ADK Pengganti Ketua–Wakil Ketua

Bos OJK Ungkap Penyebab IHSG Melonjak 7%, Buyback Saham Jadi Sentimen Positif

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Dudung Buka Opsi Anak Orang Kaya Tak Lagi Dapat Makan Bergizi Gratis

by Redaksi
Juni 10, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Dudung Sidak Dapur MBG di Jakbar, Temukan Belatung hingga Area Kotor

Dudung menyidak 2 dapur MBG di Jakarta Barat. (Dok. Istimewa)

ASPEK.ID, JAKARTA – Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji penajaman sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam skema yang sedang dievaluasi, anak-anak dari keluarga mampu berpotensi tidak lagi menjadi penerima manfaat program tersebut.

Menurut Dudung, langkah itu merupakan bagian dari upaya efisiensi melalui refocusing penerima manfaat agar bantuan pemerintah lebih tepat sasaran. Ia menegaskan efisiensi yang dimaksud bukan sekadar memangkas anggaran, melainkan memastikan program menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan dukungan gizi.

“Artinya efisiensi itu begini, contoh misalnya sekolah di Jakarta ini ada SMP (Santo) Aloysius. Dia sebetulnya yang menerima manfaat yang pantas hanya 40 persen itu nanti akan dihitung. Maka efisiensi dari penyaluran,” kata Dudung dalam konferensi pers di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Rabu (10/6).

BacaJuga

Bareskrim Tetapkan Eks Petinggi OJK Jadi Tersangka Kasus Dana Syariah Indonesia

Bahlil Izin Panggil Prabowo ‘Kakanda’: Supaya Olahannya Cepat Masuk

2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipecat dari TNI, 2 Lainnya Lolos

Rupiah Menguat, Dolar AS Tergelincir ke Rp 17.926

Empat Anggota TNI Penyerang Aktivis KontraS Hadapi Sidang Vonis Hari Ini

Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sudah Ajukan JC, Sebut 26 Nama dalam BAP

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dudung menjelaskan pemerintah akan mengevaluasi komposisi penerima manfaat di sejumlah sekolah yang dinilai memiliki latar belakang ekonomi lebih baik. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan sasaran program ke depan.

“Itu tadi efisiensi jadi tepat sasaran tadi, refocusing maksudnya itu. Artinya kalau misalnya ini tidak perlu, mereka anak-anak orang kaya ya enggak akan dikasih,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang juga menyampaikan rencana penataan ulang penerima manfaat MBG. Menurutnya, program tersebut perlu lebih difokuskan kepada kelompok yang membutuhkan intervensi gizi.

Nanik menilai sekolah-sekolah dengan kondisi ekonomi relatif baik menjadi salah satu kelompok yang layak dievaluasi dalam proses penajaman sasaran penerima manfaat.

“Rasanya tidak perlu ya, kalau misalnya sekolah-sekolah kaya (mendapat MBG). Kan ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus. Jadi kita lebih arahkan nanti benar-benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi,” kata Nanik.

Saat ini jumlah penerima manfaat MBG tercatat sekitar 63 juta orang. Pemerintah berencana menghitung ulang kebutuhan penerima program guna memastikan seluruh alokasi anggaran benar-benar diberikan kepada kelompok yang membutuhkan.

Menurut Nanik, langkah refocusing tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas program sekaligus memastikan penggunaan anggaran negara lebih tepat sasaran. []

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bareskrim Geledah Kantor DSI, Kerugian Akibat Penipuan Capai Rp 2,4 T

Bareskrim Tetapkan Eks Petinggi OJK Jadi Tersangka Kasus Dana Syariah Indonesia

ASPEK.ID, JAKARTA - Bareskrim Polri kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan penipuan investasi dan penggelapan yang melibatkan PT Dana...

DEN Pasang Target Stop Impor BBM, Jalan Panjang Menuju Swasembada Energi

Bahlil Izin Panggil Prabowo ‘Kakanda’: Supaya Olahannya Cepat Masuk

ASPEK.ID, LAMPUNG - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketua Dewan Kehormatan HIPMI, Bahlil Lahadalia, melontarkan candaan...

2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipecat dari TNI, 2 Lainnya Lolos

2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipecat dari TNI, 2 Lainnya Lolos

ASPEK.ID, JAKARTA - Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis terhadap empat prajurit TNI yang menjadi terdakwa dalam kasus penyiraman air...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Bareskrim Geledah Kantor DSI, Kerugian Akibat Penipuan Capai Rp 2,4 T

Bareskrim Tetapkan Eks Petinggi OJK Jadi Tersangka Kasus Dana Syariah Indonesia

DEN Pasang Target Stop Impor BBM, Jalan Panjang Menuju Swasembada Energi

Bahlil Izin Panggil Prabowo ‘Kakanda’: Supaya Olahannya Cepat Masuk

Dudung Sidak Dapur MBG di Jakbar, Temukan Belatung hingga Area Kotor

Dudung Buka Opsi Anak Orang Kaya Tak Lagi Dapat Makan Bergizi Gratis

2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipecat dari TNI, 2 Lainnya Lolos

2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipecat dari TNI, 2 Lainnya Lolos

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In