• Latest
  • Trending
Sudah Waktunya Sabang Menjadi “Singapura” Aceh

Sudah Waktunya Sabang Menjadi “Singapura” Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Sudah Waktunya Sabang Menjadi “Singapura” Aceh

by REDAKSI
Maret 13, 2025
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, OPINI
Sudah Waktunya Sabang Menjadi “Singapura” Aceh

OLEH: SERGIE ALTHAF AMIR
(Ketua Umum Gerakan Rasional Publik)

Selat Malaka adalah salah satu dari perairan paling strategis di dunia. Disana, ada 94,000 kapal yang melintas setiap tahun, dan secara keseluruhan dilewati oleh kapal-kapal yang mengangkut kurang lebihnya 30% dari semua barang yang diperdagangkan secara global.

Sabang, sebagai pulau yang letaknya tepat di “pintu masuk” selat Malaka, mempunyai posisi yang strategis sebagai pelabuhan – posisi strategis yang sudah seharusnya dimanfaatkan untuk pertumbuhan ekonomi provinsi Aceh secara khusus dan Republik Indonesia secara keseluruhan.

BacaJuga

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejarah mencatat Sabang memang dikenal karena pelabuhannya sejak abad ke 19 hingga awal abad ke 20, dan pernah menyandang sebagai pintu gerbang Indonesia pada masa kejayaannya dua abad silam. Bahkan Pelabuhan Sabang di era Perang Dunia ke 2 punya peran yang sangat penting lebih penting dibandingkan dengan Singapura.

Tentu, pemerintahan-pemerintahan yang menguasai Indonesia di masa lalu tidak buta akan potensi yang dimiliki oleh Sabang. Dilansir Pemerintah Kota Sabang, Sabang pertama kali ditetapkan sebagai pelabuhan bebas atau (vrijhaven) oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1895.

Setelah kemerdekaan Indonesia, status ini mengalami beberapa perubahan. Pada 1963, pemerintah Indonesia menetapkan kembali Sabang sebagai pelabuhan bebas, tetapi kemudian ditutup pada 1985 melalui Undang-Undang No. 10 Tahun 1985 di era Orde Baru.

Namun kejayaan pelabuhan Sabang akhirnya merosot di tahun 1985, setelah status Sabang sebagai daerah perdagangan bebas dan pelabuhan bebas ditutup oleh Pemerintah RI melalui Undang-undang Nomor 10 Tahun 1985, hal itu dikarenakan maraknya penyelundupan dan akan dibukanya Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. Keputusan itulah yang membuat Sabang menjadi tertinggal.

Pada 2000, di era Reformasi, Sabang kembali berstatus kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2000 di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Walaupun sempat diakhiri untuk sementara pada tahun 2004 sebab tragedi tsunami dan situasi keamanan Aceh, Sabang sampai sekarang masih mempunyai status pelabuhan bebas.

Sayangnya, dalam semua upaya di masa lalu untuk menjadikan Sabang sebagai kota pelabuhan yang makmur, upaya tersebut gagal akibat kurangnya investasi dari pemerintah pusat maupun perusahaan-perusahaan asing, maraknya penyelundupan, korupsi yang sistematis, serta kompetisi dengan pelabuhan-pelabuhan regional lainnya seperti Singapura dan Pelabuhan Klang.

Namun, hal ini tidak mengubah fakta bahwa, secara potensial, pengembangan Sabang sebagai pelabuhan bebas yang besar dapat secara signifikan meningkatkan kondisi ekonomi.

Mengingat bahwa upaya untuk mentransformasi Sabang sebagai pelabuhan bebas yang makmur telah terjadi lebih dari 20 tahun yang lalu, dalam kondisi ekonomi dan politik Indonesia yang kini sangat berbeda, sudah saatnya Sabang diberikan kesempatan lagi untuk mencapai potensinya sebagai pusat ekonomi dan perdagangan.

Status pelabuhan bebas Sabang sudah seharusnya menjadi suatu hal yang benar-benar diimplementasi secara penuh.

Di tahun 2024 lalu, terdengar kabar bahwa Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (KemenkoMarves) mengusulkan Sabang dijadikan pelabuhan Hub Transit. Tentunya gagasan ini bisa menjadi awal untuk membangunkan kembali Pelabuhan Sabang yang sudah cukup lama tertidur.

Jika kita mengamati sejarah Singapura, negara di Asia Tenggara dengan indeks kualitas hidup tertinggi, kita dapat melihat bahwa alasan utama dibalik kekayaannya saat ini adalah keberhasilannya sebagai pelabuhan bebas yang mampu menarik investor asing serta menjadi pusat perdagangan berkat kebijakan ekonominya yang cenderung mengarah kepada kebijakan ekonomi free market.

Namun, menjadikan sabang sebagai Singapura hanya akan menjadi dongeng belaka jika tidak diikuti dengan komitmen serius dari Pemerintah Pusat dan Daerah, tidak akan mungkin pelabuhan Sabang akan bangun dari tidurnya jika harga BBM industri di Sabang lebih mahal dibandingkan dengan Batam.

Tidak ada alasan mengapa Sabang, yang memiliki posisi strategis lebih unggul—karena terletak langsung di pintu masuk kapal-kapal dari Lautan Hindia ke Selat Malaka—tidak dapat mereplikasi kesuksesan ekonomi seperti Singapura. Untuk mencapai kesuksesan ekonomi, Sabang sebagai pelabuhan bebas harus benar-benar mempunyai kebijakan yang mencerminkan status tersebut.

Komentar
Share78Tweet49SendShareShare14Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

ASPEK.ID, JAKARTA - Atjeh Connection Foundation kembali mengirimkan dukungan nyata untuk masyarakat Aceh yang dilanda banjir dan longsor. Sebanyak 2...

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

ASPEK.ID, ACEH TIMUR - Sejak akses transportasi putus pekan lalu, bantuan kini mulai dapat disalurkan ke wilayah bencana banjir dan...

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

ASPEK.ID - Instalasi Pengolahan Air  Limbah (IPAL) resmi beroperasi mulai Selasa, 2 Desember 2025, di bantaran Sungai Kali  Tebu , Kenjeran, Surabaya , yang  merupakan bagian...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Profil Rudi As Aturridha yangDitunjuk Jadi Plt Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KAI

Profil Rudi As Aturridha yangDitunjuk Jadi Plt Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KAI

Jadi Direktur PNM di Usia Muda, Ini Profil Noer Fajriansyah

Jadi Direktur PNM di Usia Muda, Ini Profil Noer Fajriansyah

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Kirim 2 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan IPAL untuk Jaga Sungai Kali Tebu Surabaya

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In