ASPEK.ID – Pemerintah Iran menjanjikan hadiah besar kepada warga yang berhasil menemukan dan menyerahkan pilot Amerika Serikat (AS) setelah insiden penembakan jatuh pesawat tempur di wilayahnya.
Ajakan tersebut disampaikan melalui siaran televisi nasional. Dalam siaran itu, warga diminta berpartisipasi membantu aparat keamanan, dengan imbalan signifikan bagi siapa pun yang berhasil menangkap pilot dalam kondisi hidup.
“Jika Anda menangkap dan menyerahkan pilot atau para pilot musuh dalam keadaan hidup kepada aparat penegak hukum dan militer, Anda akan menerima hadiah dan penghargaan yang bernilai,” kata pembawa berita tersebut, Sabtu (4/4).
Laporan dari kantor berita semi-resmi menyebutkan, pemerintah daerah di Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad telah menyiapkan hadiah sebesar 10 miliar toman atau sekitar US$76 ribu, setara kurang lebih Rp1,2 miliar.
Insiden ini terjadi setelah militer Iran mengklaim berhasil menembak jatuh dua pesawat tempur milik AS di wilayahnya. Salah satu pesawat disebut jatuh di bagian barat daya Iran, sementara lainnya dilaporkan jatuh di sekitar Selat Hormuz.
Pihak militer Iran melalui juru bicara markas pertahanan udara menyatakan bahwa sistem mereka berhasil menghancurkan jet tempur F-15 milik AS. Tidak lama berselang, Iran juga mengklaim telah menjatuhkan pesawat A-10 yang kemudian jatuh ke perairan Teluk.
Sejumlah laporan media internasional menyebutkan kondisi pilot berbeda-beda. Pilot A-10 dilaporkan selamat, sementara satu awak F-15 disebut telah berhasil diselamatkan. Namun, satu kru lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Situasi ini menambah ketegangan di kawasan, di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. []















