• Latest
  • Trending
Pemerintah Tak Hapus Cuti Hamil dan Haid di UU Cipta Kerja

Andi Gani Sebut 55 Ribu Buruh Terancam PHK dalam 10 Hari

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

IHSG Lengser ke 4.934, Mayoritas Saham Masuk Zona Merah

IHSG Lengser ke 4.934, Mayoritas Saham Masuk Zona Merah

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Serukan Taubat Nasuha, MUI Desak Prabowo Serius Tangani Karhutla

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Turunkan Batas ARB Saham Jadi 7% Mulai Hari Ini

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

KPK: Pejabat BNPB Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Pembebasan Tagihan dan Diskon Listrik Bertahap Mulai Hari Ini

Bahlil: 2030 Seluruh Desa di RI ada Listrik

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Prabowo HUT, Jokowi Doakan Sehat

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa Dangkal M 5,3 Hentak Labuan Bajo

Peluang Anies Diusung oleh PDI Perjuangan dan PKB

Survei Capres PPI: Prabowo Masih Unggul, Anies Menyusul

Relawan Selamatkan 100 Orangutan dari Kebakaran Hutan

Relawan Selamatkan 100 Orangutan dari Kebakaran Hutan

Jelang Wajib Halal 17 Oktober, Khatib Jumat Diimbau Syiarkan Pentingnya Sertifikasi Halal

Pemerintah Tunda Wajib Sertifikat Halal ke 2028

Jusuf Hamka  Berpenghasilan Rp55 Miliar/Hari

Jusuf Hamka Borong Saham Senilai Rp5 Triliun

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Andi Gani Sebut 55 Ribu Buruh Terancam PHK dalam 10 Hari

by Muhammad Fadhil
Juni 23, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Pemerintah Tak Hapus Cuti Hamil dan Haid di UU Cipta Kerja

Ilustrasi buruh. [ANTARA FOTO/Iman Firmansyah]

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkap potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 55 ribu buruh dalam waktu dekat. Menurutnya, ancaman tersebut dipicu melonjaknya harga gas industri yang membebani sektor manufaktur.

Pernyataan itu disampaikan Andi Gani saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Jakarta Pusat, Selasa (23/6). Dalam kesempatan itu, ia berbicara langsung di hadapan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Andi Gani mengatakan industri keramik menjadi salah satu sektor yang saat ini menghadapi tekanan berat akibat kenaikan harga gas industri. Ia menyebut puluhan ribu pekerja dari perusahaan keramik berisiko kehilangan pekerjaan apabila kondisi tersebut tidak segera diatasi.

BacaJuga

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

IHSG Lengser ke 4.934, Mayoritas Saham Masuk Zona Merah

Serukan Taubat Nasuha, MUI Desak Prabowo Serius Tangani Karhutla

BEI Turunkan Batas ARB Saham Jadi 7% Mulai Hari Ini

KPK: Pejabat BNPB Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Bahlil: 2030 Seluruh Desa di RI ada Listrik

“Minggu depan, maksimal sepuluh hari ke depan, 55.000 orang ter-PHK. Ini menjadi kekhawatiran kita semua karena gas industri,” tuturnya.

Menurut Andi Gani, pemerintah perlu segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Ia menilai lonjakan harga gas industri telah meningkatkan beban operasional perusahaan secara signifikan.

“Ini menjadi kemirisan buat kita semua karena itu saya minta Bang Dasco yang bisa mencari jalan cepat keluar masalah gas industri karena harga gas itu dari 6 dolar, sekarang per hari ini sudah 23 dolar,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dampak kenaikan harga gas tidak hanya dirasakan industri keramik. Jika tidak ada solusi dalam waktu dekat, sektor lain yang bergantung pada gas industri, termasuk tekstil, berpotensi mengalami tekanan serupa dan memicu gelombang PHK lanjutan.

“Jadi ini sangat mengerikan. Sebentar lagi menyusul tekstil, pokoknya yang makai gas industri pasti akan berat,” imbuhnya. []

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

  ASPEK.ID, JAKARTA - Sekretariat Kabinet (Setkab) RI dalam siaran resminya mengungkap Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) António Guterres...

IHSG Lengser ke 4.934, Mayoritas Saham Masuk Zona Merah

IHSG Lengser ke 4.934, Mayoritas Saham Masuk Zona Merah

ASPEK.ID, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (19/10/2026). Tekanan jual membuat indeks saham domestik...

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Serukan Taubat Nasuha, MUI Desak Prabowo Serius Tangani Karhutla

ASPEK.ID, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian lebih besar terhadap penanganan kebakaran hutan dan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In