• Latest
  • Trending
Cara Cek Pajak Kendaraan Via WhatsApp

Bank Dunia: Separuh Perusahaan RI Lakukan Penggelapan pajak

China Laporkan Kasus Pertama Flu Burung H10N3 pada Manusia

Malaysia Kembangkan Wisata Medis untuk Warga RI

Penonton Bioskop Indonesia Turun 16,7 Persen Selama Paruh Pertama 2026

Penonton Bioskop Indonesia Turun 16,7 Persen Selama Paruh Pertama 2026

Jelang RUPS, Ini Rumor Nama-nama Petinggi PLN

Jakarta dan Tangsel Padam Lampu Pagi ini, PLN Jelaskan Penyebab

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Purbaya Jamin Tak Pakai Babinsa untuk Kejar Target Pajak

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Mayor Teddy Lapor LHKPN Rp 15,38 Miliar

Seskab Teddy: Pelaku Usaha Apresiasi Ketahanan Ekonomi Nasional Era Prabowo

Pertamina Patra Niaga Berduka Cita Atas Kecelakaan  di Trans Kalimantan

Pertamina Patra Niaga Berduka Cita Atas Kecelakaan  di Trans Kalimantan

Prabowo Pasang Pangkat kepada Anak Petani Lulusan Terbaik IPDN

Prabowo Pasang Pangkat kepada Anak Petani Lulusan Terbaik IPDN

Basuki Pacu Pembangunan Gedung MK dan KY di IKN

Basuki Pacu Pembangunan Gedung MK dan KY di IKN

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Ratusan Siswa Keracunan, BGN Stop Dapur MBG

Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Tumbang Tipis dari Bulgaria

Jelang Lawan Vietnam, Indonesia Punya Memori Indah di Pakansari

Bantu UMKM Indonesia, Google Kucurkan Rp155 Miliar

Google Perbaiki Celah Keamanan Chrome Berkat AI

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 3, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bank Dunia: Separuh Perusahaan RI Lakukan Penggelapan pajak

by Aspek
Agustus 3, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM
Cara Cek Pajak Kendaraan Via WhatsApp

Jakarta – Bank Dunia atau World Bank menemukan bahwa sekitar setengah dari perusahaan yang menjadi subjek Pajak Penghasilan (PPh) Badan atau corporate income tax mengaku mudah melakukan penghindaran pajak (tax avoidance). 

Hal ini tercantum dalam Laporan Bank Dunia bertajuk Unlocking Businesses’ Tax Potential For Growth. Laporan ini salah satunya mengkaji persepsi perusahaan terhadap kemudahan dalam penghindaran pajak. Respons perusahaan ini dirangkum dalam survei yang digelar Bank Dunia bertajuk World Bank Enterprise Survey (WBES) pada 2023.

BacaJuga

Malaysia Kembangkan Wisata Medis untuk Warga RI

Jakarta dan Tangsel Padam Lampu Pagi ini, PLN Jelaskan Penyebab

Purbaya Jamin Tak Pakai Babinsa untuk Kejar Target Pajak

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Pertamina Patra Niaga Berduka Cita Atas Kecelakaan  di Trans Kalimantan

Prabowo Pasang Pangkat kepada Anak Petani Lulusan Terbaik IPDN

“Di antara bisnis yang tunduk pada PPh Badan, 52% melaporkan bahwa menghindari pembayaran penuh itu mudah atau sangat mudah, dengan variasi minimal di seluruh ukuran perusahaan dan sektor,” dikutip dari laporan tersebut, Minggu (2/8/2026). 

Perusahaan di wilayah Indonesia Timur, Sumatra, dan Jawa (tidak termasuk Jakarta) menilai bahwa penghindaran pajak lebih sulit. Sementara itu, perusahaan di Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara, serta Jakarta justru melaporkan kemudahan yang tinggi untuk penghindaran pajak. 

Di sisi lain, untuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN), 44% perusahaan yang disurvei menyatakan bahwa penghindaran pembayaran penuh merupakan hal yang mudah. Usaha kecil dan bisnis ritel cenderung menganggap penghindaran tidak semudah sebagaimana yang dipersepsikan oleh industri dan sektor jasa.

Secara kewilayahan, daerah-daerah yang melaporkan kemudahan penghindaran PPh badan turut menilai mudahnya melakukan praktik yang sama untuk PPN. 

“Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan mekanisme pemantauan dan kepatuhan di wilayah tertentu dapat secara signifikan meningkatkan pengumpulan pendapatan,” ujar Bank Dunia. 

Menurut lembaga multilateral ini, ada beberapa faktor yang membentuk persepsi dunia usaha terhadap kemudahan penghindaran pajak. Contohnya, kemampuan otoritas pajak dalam mendeteksi hingga menegakkan hukum terhadap pelaku penghindaran. 

Faktor lain yang turut dinilai membentuk persepsi ini adalah kompleksitas perpajakan, kapabilitas serta struktur keuangan perusahaan. 

Bank Dunia turut menyoroti bahwa kepatuhan pajak (tax compliance) turut berhubungan dengan kepercayaan yang besar terhadap otoritas pajak. Di Indonesia, dalam hal ini berarti Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu).  Adapun survei WBES dilakukan terhadap 2.995 perusahaan di seluruh 38 provinsi.

Responden dipilih melalui metode stratified random sampling berdasarkan sektor, jumlah tenaga kerja dan lokasinya. Dari survei tersebut, terdapat estimasi bahwa 25% sampai 27% perusahaan Indonesia melakukan penghindaran pajak. Prevalensi tinggi praktik tersebut terjadi pada perusahaan non-eksportir, yang beranggapan bahwa administrasi perpajakan adalah tantangan besar, serta bagi yang menghadapi kompetisi tinggi informal. 

“Sebagian besar perusahaan terdaftar di Indonesia mengakui melakukan penggelapan pajak, yang menyebabkan kerugian pendapatan yang besar,” terang Bank Dunia. 

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Purbaya Jamin Tak Pakai Babinsa untuk Kejar Target Pajak

Jakarta  -  Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak memakai Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk mengejar target pajak di...

Alasan Malaysia Jadi Tujuan Utama Pekerja Indonesia

Malaysia selangkah Lagi Jadi Negara Maju

Kuala lumpur - Pemerintah Malaysia mengklaim negaranya selangkah lagi menyandang status negara berpendapatan tinggi atau negara maju menurut Bank Dunia....

5 Holding BUMN Belum Gandeng Ditjen Pajak

DJP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Pendamping Tugas Pajak, Warga Tidak Perlu Takut

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjelaskan keterlibatan Babinsa dari TNI AD dan Bhabinkamtibmas dari Polri dalam operasional perpajakan  tidak...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In