• Latest
  • Trending
Cara Cek Pajak Kendaraan Via WhatsApp

Bank Dunia: Separuh Perusahaan RI Lakukan Penggelapan pajak

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

Awasi Penerapan Digital ID, Nezar Patria: Lindungi Konsumen dan Pengguna Layanan

Nezar Patria: 3 Strategis Dosen Hadapi AI Generatif

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun di Paruh Pertama 2024

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Sebut Dua Mentornya dalam Menjalankan Pemerintahan

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Prabowo: Pendapatan Danantara Naik 400 Persen

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Anak Usaha Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp4 Triliun

Pemerintah Dorong Waskita Karya Jadi Operator Tol

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Investasi Rp44,75 Triliun ke JBS Group di Australia & Selandia Baru

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bank Dunia: Separuh Perusahaan RI Lakukan Penggelapan pajak

by Aspek
Agustus 3, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM
Cara Cek Pajak Kendaraan Via WhatsApp

Jakarta – Bank Dunia atau World Bank menemukan bahwa sekitar setengah dari perusahaan yang menjadi subjek Pajak Penghasilan (PPh) Badan atau corporate income tax mengaku mudah melakukan penghindaran pajak (tax avoidance). 

Hal ini tercantum dalam Laporan Bank Dunia bertajuk Unlocking Businesses’ Tax Potential For Growth. Laporan ini salah satunya mengkaji persepsi perusahaan terhadap kemudahan dalam penghindaran pajak. Respons perusahaan ini dirangkum dalam survei yang digelar Bank Dunia bertajuk World Bank Enterprise Survey (WBES) pada 2023.

BacaJuga

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Prabowo Sebut Dua Mentornya dalam Menjalankan Pemerintahan

“Di antara bisnis yang tunduk pada PPh Badan, 52% melaporkan bahwa menghindari pembayaran penuh itu mudah atau sangat mudah, dengan variasi minimal di seluruh ukuran perusahaan dan sektor,” dikutip dari laporan tersebut, Minggu (2/8/2026). 

Perusahaan di wilayah Indonesia Timur, Sumatra, dan Jawa (tidak termasuk Jakarta) menilai bahwa penghindaran pajak lebih sulit. Sementara itu, perusahaan di Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara, serta Jakarta justru melaporkan kemudahan yang tinggi untuk penghindaran pajak. 

Di sisi lain, untuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN), 44% perusahaan yang disurvei menyatakan bahwa penghindaran pembayaran penuh merupakan hal yang mudah. Usaha kecil dan bisnis ritel cenderung menganggap penghindaran tidak semudah sebagaimana yang dipersepsikan oleh industri dan sektor jasa.

Secara kewilayahan, daerah-daerah yang melaporkan kemudahan penghindaran PPh badan turut menilai mudahnya melakukan praktik yang sama untuk PPN. 

“Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan mekanisme pemantauan dan kepatuhan di wilayah tertentu dapat secara signifikan meningkatkan pengumpulan pendapatan,” ujar Bank Dunia. 

Menurut lembaga multilateral ini, ada beberapa faktor yang membentuk persepsi dunia usaha terhadap kemudahan penghindaran pajak. Contohnya, kemampuan otoritas pajak dalam mendeteksi hingga menegakkan hukum terhadap pelaku penghindaran. 

Faktor lain yang turut dinilai membentuk persepsi ini adalah kompleksitas perpajakan, kapabilitas serta struktur keuangan perusahaan. 

Bank Dunia turut menyoroti bahwa kepatuhan pajak (tax compliance) turut berhubungan dengan kepercayaan yang besar terhadap otoritas pajak. Di Indonesia, dalam hal ini berarti Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu).  Adapun survei WBES dilakukan terhadap 2.995 perusahaan di seluruh 38 provinsi.

Responden dipilih melalui metode stratified random sampling berdasarkan sektor, jumlah tenaga kerja dan lokasinya. Dari survei tersebut, terdapat estimasi bahwa 25% sampai 27% perusahaan Indonesia melakukan penghindaran pajak. Prevalensi tinggi praktik tersebut terjadi pada perusahaan non-eksportir, yang beranggapan bahwa administrasi perpajakan adalah tantangan besar, serta bagi yang menghadapi kompetisi tinggi informal. 

“Sebagian besar perusahaan terdaftar di Indonesia mengakui melakukan penggelapan pajak, yang menyebabkan kerugian pendapatan yang besar,” terang Bank Dunia. 

Komentar
Share10Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Demi Jaga Daya Beli Jepang Potong Pajak Makanan Jadi 1 persen

Demi Jaga Daya Beli Jepang Potong Pajak Makanan Jadi 1 persen

Tokyo - Pemerintah Jepang mulai April 2027 memotong tarif pajak konsumsi untuk makanan dari 8 persen menjadi 1 persen selama...

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Purbaya Bantah Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kutip Pajak

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak pernah mengerahkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) maupun Bhayangkara Pembina Keamanan...

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Matangkan Uji Coba SPP-TDLN Bersama Bank

Jakarta — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mempersiapkan implementasi pemungutan PPN melalui sistem pemungutan pajak transaksi digital...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In