ASPEK.ID, JAKARTA – Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty mengungkapkan kesiapan negaranya untuk menjajaki peluang kerja sama pengembangan nuklir dengan Indonesia. Dalam diskusi mengenai prospek kerja sama bilateral setelah kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada Juli 2026, Chakravorty menjelaskan India terus mencari peluang dan sektor yang dapat dikerjasamakan dengan Indonesia.
“Kami bahkan ingin mendukung program nuklir Indonesia,” kata Chakravorty seperti dilansir dari Antara, Rabu (19/8/2026).
Meski mengakui kerja sama India dan Indonesia saat ini sudah cukup luas dan mencakup sektor-sektor kunci seperti pendidikan, farmasi, hingga teknologi antariksa, Chakravorty menyebut masih banyak sektor lain yang dapat dijajaki.
Menurut Chakravorty, Indonesia memiliki keinginan untuk mengembangkan program nuklir sipil untuk tujuan damai. Karena itu, India tertarik mengambil bagian dan berkontribusi dalam pengembangan program tersebut.
Terlebih lagi, India memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang tersebut.
“Kami memiliki pengalaman yang panjang di bidang tersebut, dan kita dapat menjadi mitra dalam pengembangannya,” kata Chakravorty.
Semangat memperluas kerja sama bilateral, termasuk di bidang nuklir, merupakan salah satu hasil dari kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Narendra Modi ke masing-masing negara.
Chakravorty menyebut kunjungan Presiden Prabowo ke India pada Januari 2025 membawa dinamika dan energi baru yang memperkuat hubungan Indonesia-India.
“Sementara, kunjungan PM Modi ke Indonesia bulan lalu membawa dinamika dan dorongan baru pada kemitraan bilateral,” tambahnya.
Dia juga berharap penguatan hubungan bilateral dapat mendorong masyarakat Indonesia menjadikan India sebagai pilihan pertama dalam berbagai aspek kehidupan, seperti ketika ingin berwisata ke luar negeri, mencari komoditas dagang, atau melanjutkan pendidikan.
















