• Latest
  • Trending
Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaaan Rektor Unsoed

Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaaan Rektor Unsoed

Kasal: Asap Karhutla di Kalsel Tak Separah yang Ramai di Media Sosial

Kasal: Asap Karhutla di Kalsel Tak Separah yang Ramai di Media Sosial

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Pemerintah Selidiki 4 Korporasi soal Karhutla Kalbar, Prabowo Minta Tindak Tegas

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

BNPB: 8.900 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan Selatan

Direktur Vale Indonesia Budiawansyah Mundur

Direktur Vale Indonesia Budiawansyah Mundur

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 87 Orang, Pengungsi Tembus 150.576 Jiwa

Prabowo Sapa Petugas yang Padamkan Karhutla di Kalimantan Barat

Prabowo Sapa Petugas yang Padamkan Karhutla di Kalimantan Barat

Setelah Terima Rp1,12 Miliar, Rektor Unsoed Diduga Beri Akses Bawahan Loloskan Calon Mahasiswa Baru

KPK Bongkar Peran Guru SMA di Kasus Jalur Mandiri Unsoed

Mirza Fakhrul Sah Jadi Presiden Bangladesh, Langsung Lantik Anggota Kabinet Baru

Mirza Fakhrul Sah Jadi Presiden Bangladesh, Langsung Lantik Anggota Kabinet Baru

Eksplorasi di Blok Rokan Berbuah Hasil, Pertamina Konfirmasi Hidrokarbon di Sumur MTH-001

BPMA Percepat Legalisasi Sumur Minyak Masyarakat

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Buka Suara soal Nasib Mahasiswa yang Diduga Diperas Masuk Unsoed

Polisi Gerebek Pabrik Uang Palsu Rp 36 M di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Polisi Gerebek Pabrik Uang Palsu Rp 36 M di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Garudayaksa FC Raih Tiket Promosi ke Super League

Garudayaksa FC Bidik Papan Atas di Musim Perdana

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaaan Rektor Unsoed

by Muhammad Fadhil
Agustus 21, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaaan Rektor Unsoed

Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, yang terjerat OTT KPK, tercatat memiliki total harta Rp3,12 miliar. (unsoed.ac.id)

ASPEK.ID, JAKARTA – Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto, Jawa Tengah. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Akhmad tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp 3.124.541.326.

LHKPN Akhmad Sodiq disampaikan pada 19 Maret 2026 untuk pelaporan periodik tahun 2025. Sebagian besar hartanya berasal dari aset tanah dan bangunan di Kabupaten Banyumas.

Tercatat, Akhmad memiliki empat bidang tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan sekitar Rp 2,5 miliar. Aset tersebut meliputi tanah seluas 505 meter persegi senilai Rp 1,3 miliar, tanah seluas 1.051 meter persegi senilai Rp 395 juta, tanah seluas 1.129 meter persegi senilai Rp 510 juta, serta tanah dan bangunan seluas 1.050 meter persegi senilai Rp 295 juta. Seluruh aset itu dilaporkan sebagai hasil sendiri.

BacaJuga

Kasal: Asap Karhutla di Kalsel Tak Separah yang Ramai di Media Sosial

Pemerintah Selidiki 4 Korporasi soal Karhutla Kalbar, Prabowo Minta Tindak Tegas

BNPB: 8.900 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan Selatan

Direktur Vale Indonesia Budiawansyah Mundur

Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 87 Orang, Pengungsi Tembus 150.576 Jiwa

Prabowo Sapa Petugas yang Padamkan Karhutla di Kalimantan Barat

Selain properti, Akhmad juga melaporkan kepemilikan lima kendaraan, terdiri atas tiga sepeda motor dan dua mobil dengan total nilai Rp 285 juta.

Dalam laporan tersebut, ia juga mencantumkan harta bergerak lainnya senilai Rp 463,9 juta, kas dan setara kas sebesar Rp 49.941.326, serta harta lainnya senilai Rp 3.299.541.326. Sementara itu, Akhmad memiliki utang Rp 175 juta sehingga total kekayaan bersih yang dilaporkan mencapai Rp 3,12 miliar.

Akhmad Sodiq merupakan akademisi yang lama berkarier di Universitas Jenderal Soedirman. Ia menempuh pendidikan sarjana di Unsoed, kemudian melanjutkan studi magister bidang Animal Science di Georg-August Universitaet Goettingen, Jerman, dan meraih gelar doktor di Universitaet Kassel, Jerman.

Di luar dunia akademik, Akhmad aktif di berbagai organisasi. Ia tercatat sebagai Dewan Kehormatan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), pengurus PCNU Kabupaten Banyumas, hingga terlibat di sejumlah organisasi peternakan seperti Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah, Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia, dan Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Unsoed.

Ia juga pernah menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Satyalancana Karya Satya XX Tahun, Unsoed Award Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, dan penghargaan sebagai dosen berprestasi.

Akhmad terpilih sebagai Rektor Unsoed untuk masa jabatan 2022–2026 pada Maret 2022. Sebelum menjabat rektor, ia merupakan Wakil Rektor Bidang Akademik.

Pada Juni 2026, Akhmad sempat menjadi sasaran aksi demonstrasi mahasiswa Unsoed. Aksi itu memprotes keputusan kampus mengirim mahasiswa mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan ke Indonesia Timur terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mahasiswa menilai pengiriman tersebut tidak mencerminkan sikap dan semangat perjuangan mahasiswa terhadap program MBG dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Saat itu, Akhmad menjelaskan kampus menerima surat resmi dari Sekretariat Wakil Presiden yang menunjuk mahasiswa untuk mengikuti agenda tersebut.

Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Purwokerto pada Kamis (20/8) dan mengamankan sejumlah pihak, termasuk Akhmad Sodiq.

“Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (21/8).

KPK menyebut operasi tersebut berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Dugaan itu mengarah pada pengondisian penerimaan mahasiswa melalui transaksi yang terjadi sejak tahap awal seleksi masuk perguruan tinggi.

“Terlebih dugaan korupsi terjadi saat proses awal penerimaan. Artinya, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus. Gerbang yang semestinya menjadi gapura cita-cita dan masa depan bangsa,” ujar Budi. []

Komentar
Share10Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Buka Suara soal Nasib Mahasiswa yang Diduga Diperas Masuk Unsoed

ASPEK.ID, JAKARTA - KPK memastikan mahasiswa yang diduga menjadi korban pemerasan dalam kasus penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman...

22 Napi Tipikor Berpotensi Bebas, Ada OC Kaligis, Setnov hingga Sejumlah Kepala Daerah

KPK OTT Dosen Teladan Unsoed

ASPEK. JAKARTA - Dua Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT). Keduanya yakni Wakil...

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK OTT Rektor Unsoed, 14 orang Ditangkap, 9 Diperiksa di Jakarta

ASPEK.ID, JAKARTA - KPK menangkap 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) Rektor Universitas Soedirman (Unsoed), Akhmas Sodiq. Sodiq diamankan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In